Kekebalan Tubuh Berubah saat Hamil? Ini Penanganannya

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 September 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Angka kehamilan diperkirakan meningkat di tengah pandemi. Kehamilan tentunya membawa banyak perubahan di dalam tubuh Ibu. Salah satunya adalah perubahan kekebalan tubuh saat hamil. Yuk, cari tahu penyebab perubahan tersebut dan cara menjaga sistem imun tubuh tetap sehat di tengah kehamilan.

Penyebab kekebalan tubuh berubah saat hamil

Menurut kajian The Immune System in Pregnancy: A Unique Complexity, ada beberapa hal yang memicu perubahan pada sistem kekebalan tubuh di ibu hamil.

Perubahan di sistem kekebalan tubuh

Fungsi sistem kekebalan tubuh adalah melindungi tubuh dari penyakit. Namun, kehamilan membawa sedikit perubahan pada sistem kekebalan tubuh. Perubahan ini mendorong sistem imun untuk melindungi tubuh ibu hamil sembari menjaga janin yang sedang tumbuh.

Sederhananya, cara kerja sistem kekebalan tubuh berubah menjadi lebih unik dan rumit di tengah kehamilan karena harus melindungi dua tubuh secara bersamaan.

Adaptasi tubuh akibat perubahan protein sitokin

Di trimester pertama sampai awal trimester kedua, perubahan sistem kekebalan tubuh saat hamil terjadi karena tubuh beradaptasi dengan keadaan barunya. Perubahan ini dianggap tubuh sebagai sebuah “luka” yang harus ditangani. Oleh sebab itu, tubuh mengeluarkan respons yang kuat dengan menghasilkan protein sitokin dalam jumlah besar untuk mengatasi “luka” tersebut .

Respons ini membuat ibu hamil merasakan beberapa gejala, seperti mual dan muntah akibat morning sickness.

Seiring waktu, pertumbuhan janin dan plasenta membuat keduanya “bekerja sama” lebih baik dengan ibu. Alhasil, respons sistem imun sudah tidak terlalu banyak. Gejala mual muntah pun turut mereda.

Menjaga kekebalan tubuh saat hamil

kekebalan tubuh ibu hamil

Perbedaan cara kerja sistem imun saat kehamilan membuat Ibu wajib menjaga kesehatan. Menjaga kesehatan meminimalisasi risiko terserang penyakit atau infeksi. Dengan begitu, kesehatan Ibu dan janin tetap terjaga.

Istirahat

Mengutip dari American Pregnancy Association, istirahat yang cukup membantu sistem imun bekerja lebih baik. Sistem imun yang sehat juga lebih baik dalam melawan hal-hal yang dapat memicu penyakit di dalam tubuh. Maka dari itu, Ibu harus istirahat yang cukup untuk menjaga kekebalan tubuh saat hamil.

Menjaga kebersihan

Ada waktu ketika sistem imun lebih lemah saat hamil, sehingga tubuh mudah terserang penyakit. Salah satu cara terbaik melawan dampak ini yaitu dengan menjaga kebersihan.

Praktik menjaga kebersihan yang dapat dilakukan adalah:

  • Membersihkan tangan sebelum menyiapkan makanan dan makan
  • Menggunakan peralatan makan yang bersih
  • Rutin mencuci tangan

Makan makanan bergizi

Jaga kekebalan tubuh saat hamil dengan makan makanan bergizi. Makanan bergizi yang bervariasi dengan porsi seimbang membantu mencukupi kebutuhan nutrisi ketika hamil. Kebutuhan nutrisi yang terpenuhi membantu Ibu menjalani kehamilan dengan sehat dan juga untuk kepentingan janin.

Mengonsumsi suplemen

suplemen ibu hamil

Apabila diperlukan dan diizinkan oleh dokter, Ibu dapat mengonsumsi suplemen untuk membantu menjaga kesehatan sistem kekebalan tubuh dan memenuhi asupan nutrisi. Sejumlah nutrisi yang penting di tengah kehamilan meliputi:

  • Asam folat untuk pertumbuhan janin
  • Zat besi supaya terhindar dari kelelahan dan anemia
  • Kalsium
  • Vitamin C
  • Vitamin D

Pada beberapa kesempatan, ibu hamil mungkin perlu asupan nutrisi tambahan dari suplemen. Contohnya adalah ibu hamil yang sedang melalui masa kehamilan di tengah pandemi COVID-19. Himbauan untuk di rumah saja di tengah pandemi membuat ibu hamil tidak bisa berjemur di luar rumah sebagai usaha memenuhi kebutuhan vitamin D.

Pada kehamilan, vitamin D bermanfaat dalam mengatur penggunaan kalsium yang ada di dalam tubuh. Selain itu, vitamin D juga memiliki kaitan dengan sistem imun tubuh. Sebuah studi menyimpulkan kekurangan vitamin D dapat membuat sistem imun tidak bekerja dengan baik.

Kemudian, kalsium organik akan digunakan oleh tubuh untuk menjaga kesehatan tulang ibu sembari digunakan untuk membantu pertumbuhan tulang janin. Pada akhir trimester ketiga, sekitar 80 persen tulang janin berasal dari kalsium yang dikonsumsi oleh ibu. Jadi, kondisi tulang bayi saat lahir nanti ditentukan oleh asupan kalsium ibu hamil.

Lantas, bagaimana dengan vitamin C? Ibu dapat menjaga sistem kekebalan tubuh saat hamil dengan vitamin C. Kesehatan tubuh terjaga berkat perlindungan yang diberikan oleh vitamin C terhadap sel-sel tubuh. Ketika memilih suplemen, pilih vitamin C berjenis ester-C dibandingkan vitamin C biasa jenis asam askorbat, karena lebih ramah di lambung.

Perlu diingat juga, sebelum mengonsumsi suplemen untuk kesehatan tulang dan kekebalan tubuh ibu hamil, sebaiknya konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

Ibu hamil boleh puasa. Meski begitu, meneruskan puasa bagi ibu hamil dengan kondisi-kondisi ini tak cuma membahayakan kesehatannya, tapi juga bayinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hari Raya, Ramadan 14 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

3 Kandungan Jambu Biji yang Ampuh Menjaga Imun Tubuh

Entah itu dibuat jus atau dimakan secara langung, kandungan pada jambu biji ternyata memberi manfaat untuk menjaga dan meningkatkan sistem imun Anda.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
manfaat jus jambu biji
Nutrisi, Hidup Sehat 7 April 2020 . Waktu baca 4 menit

Konsumsi 3 Jenis Vitamin Ini untuk Jaga Daya Tahan Tubuhmu di Musim Hujan!

Menghadapi musim hujan, diperlukan daya tahan tubuh yang kuat. Kebutuhan harian vitamin untuk kekebalan tubuh ini perlu Anda perhatikan.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
vitamin untuk kekebalan tubuh
Hidup Sehat, Tips Sehat 3 Februari 2020 . Waktu baca 4 menit

Cara Mengatur Gaya Hidup Sehat untuk Penderita Autoimun

Penyakit autoimun belum memiliki obat atau penawarnya. Untuk itu, bantu gejalanya dengan merubah gaya hidup Anda. Bagaimana caranya?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Hidup Sehat, Tips Sehat 29 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

imunisasi yang harus diulang

Daftar Imunisasi Anak yang Harus Diulang

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 22 September 2020 . Waktu baca 4 menit
probiotik meningkatkan daya tahan tubuh

Ingin Meningkatkan Daya Tahan Tubuh? Coba Konsumsi Makanan Probiotik

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 4 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
jamur cordyceps untuk kesehatan paru

Berkenalan dengan Cordyceps Millitaris, Jamur yang Baik untuk Kesehatan Paru

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 21 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit
antibodi sars untuk covid-19 herd immunity indonesia

Antibodi dari Pasien SARS Dikabarkan Dapat Melawan COVID-19

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 28 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit