Ibu Jatuh Saat Hamil, Apakah Bisa Menyebabkan Keguguran?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 5 September 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Beberapa ibu hamil mungkin pernah mempunyai pengalaman jatuh saat hamil. Tentu, ini menjadi pengalaman yang menyakitkan sekaligus membuat ibu hamil dan keluarga panik. Hal yang paling ditakutkan adalah keguguran setelah jatuh saat hamil. Ini bisa menjadi beban pikiran ibu dan membuat ibu hamil stres.

Apakah jatuh saat hamil bisa menyebabkan keguguran?

Seringnya Anda melihat di televisi, ibu hamil yang terjatuh akan langsung mengalami keguguran. Namun, untuk mengalami keguguran rupanya tidak semudah itu. Faktanya, bayi dalam kandungan Anda sangat terlindungi dari berbagai hal yang dapat menyakitinya.

Jatuh saat hamil tidak langsung dapat membahayakan bayi Anda dan menyebabkan keguguran, terutama selama trimester pertama. Pada trimester pertama, janin Anda masih kecil, begitu pula dengan rahim Anda yang masih berada di sekitar panggul Anda. Rahim Anda pada trimester pertama masih terlindungi dengan baik oleh tulang panggul. Sehingga, jatuh saat hamil selama trimester pertama tidak akan memengaruhi janin atau plasenta.

Apa yang mempengaruhi keselamatan janin saat ibu hamil jatuh?

Perlu Anda ketahui, tidak selamanya jatuh saat hamil dapat membahayakan bayi dalam kandungan Anda. Seberapa serius dampak jatuh saat hamil dapat ditentukan melalui tiga faktor di bawah ini:

  • Usia ibu saat hamil. Semakin tua usia ibu saat hamil membuat semakin besar kemungkinan komplikasi terjadi. Jika ibu sudah tua dan terjatuh saat hamil, sebaiknya ia mendapatkan perhatian medis segera walaupun tidak menunjukkan gejala yang mengkhawatirkan.
  • Usia kehamilan. Usia kehamilan ketika ibu terjatuh saat hamil juga dapat menentukan seberapa besar dampak yang bisa diterima ibu. Risiko makin meningkat seiring dengan usia kehamilan ibu yang tambah tua.
  • Posisi ibu saat terjatuh. Ini yang harus sangat diperhatikan. Bagaimana posisi ibu saat jatuh? Jika posisinya menghantam perut ibu, ini dapat menjadi lebih berbahaya dibandingkan dengan jatuh ke samping atau ke belakang.

Apa yang terjadi ketika jatuh saat hamil?

Jatuh saat hamil merupakan hal paling dijaga banyak ibu hamil agar jangan sampai terjadi. Semakin besar perut Anda, semakin besar juga risiko Anda untuk terjatuh saat hamil. Namun, tenang dulu, sebenarnya tubuh Anda sudah memberi perlindungan lebih kepada janin agar tidak ada yang menyakitinya.

Saat Anda terjatuh, ada beberapa perlindungan yang melindungi tubuh bayi Anda, yaitu:

  • Kantung ketuban yang berisi cairan ketuban. Cairan ini bertindak sebagai bantalan, menjaga bayi Anda dari berbagai guncangan.
  • Dinding rahim yang tebal
  • Lemak pada perut
  • Otot perut
  • Tulang panggul

Dengan semua perlindungan tersebut, mungkin bayi tidak akan merasakan apa-apa saat ibu terjatuh. Namun, ini juga tergantung dari seberapa parah ibu terjatuh. Jika ibu terjatuh cukup parah dan menyakitkan, mungkin bayi dapat terpengaruh secara langsung maupun tidak langsung.

Kapan saya harus khawatir?

Setelah terjatuh, tentu ibu hamil menjadi panik dan khawatir akan terjadi sesuatu pada janinnya. Namun, bisa jadi bayi dalam kandungan Anda tidak mengalami masalah karena sudah ada perlindungan dari tubuh Anda. Namun begitu, perhatian lebih tetap perlu diberikan jika ibu hamil terjatuh.

Jika ibu hamil menunjukkan tanda-tanda seperti di bawah ini setelah terjatuh, sebaiknya segera bawa ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut. Dikhawatirkan, terjatuh saat hamil menyebabkan ibu harus melahirkan lebih awal atau malah menyebabkan keguguran jika dibiarkan.

  • Merasa nyeri pada perut atau ada perdarahan setelah terjatuh
  • Mengalami perdarahan pada vagina atau air ketuban pecah
  • Terasa nyeri atau sakit yang tak tertahankan pada bagian perut, rahim, atau panggul
  • Merasa ada kontraksi pada rahim
  • Merasa ada penurunan gerakan janin, misalnya janin lebih jarang menendang perut Anda

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa Gerakan Janin Berkurang Menjelang Persalinan?

Memasuki minggu ke-16, janin akan semakin aktif bergerak. Namun, menjelang persalinan, gerakan bayi akan berkurang. Apa sebabnya, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Trimester 3, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 1 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Pengalaman 4 Kali Gagal Program Bayi Tabung, Kini Kami Dianugerahi 4 Bayi Kembar

Program kehamilan normal tak bisa kami jalani sebagaimana pasangan lainnya. Kami terpaksa mengikuti program bayi tabung.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Menanti Momongan 1 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit

Perlukah Khawatir Jika Keluar Darah Terus Setelah Keguguran?

Perdarahan saat masa kehamilan sering kali dikatikan dengan keguguran. Namun, bagaimana bila terjadi perdarahan setelah keguguran? Simak ulasannya disini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Melahirkan, Kehamilan 26 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Pengalaman Keguguran Berulang Membuat Saya Hampir Putus Asa

Saya tak pernah menyangka akan mengalami keguguran, bukan hanya sekali, melainkan dua kali. Pengalaman yang cukup membuat saya trauma.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Cerita Ibu 24 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

demam tanda hamil

Apakah Demam Dapat Berarti Salah Satu Tanda Kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Jessica Yulianti
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
cara membaca hasil usg

Agar Lebih Akurat, Begini Cara Membaca Hasil USG Kehamilan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 9 menit
minyak kelapa untuk bayi

Manfaat Minyak Kelapa untuk Bayi, Mulai dari Mengatasi Eksim Sampai Melebatkan Rambut

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
perkembangan jantung janin

Mengenal 4 Tahap Perkembangan Jantung Janin di Tiap Trimester

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit