Penyebab dan Gejala Seseorang Mengalami Hamil Palsu (Pseudocyesis)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 24 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Hamil palsu atau pseudocyesis adalah kondisi yang membuat seorang wanita percaya bahwa dirinya hamil, padahal tidak. Ia bahkan memiliki banyak gejala umum dari kehamilan. Namun, ini tidak disebabkan oleh keguguran. Dalam hamil palsu, wanita tersebut memang tidak sedang hamil dan tidak pernah ada bayi. Meskipun demikian, gejala dapat bertahan cukup lama untuk membuat seorang wanita, dan bahkan orang di sekitarnya, percaya bahwa dia hamil.

Apa yang menyebabkan kondisi hamil palsu?

Baru-baru ini, dokter mulai memahami bahwa masalah psikologis dan fisik merupakan akar dari pseudocyesis. Meskipun penyebab pastinya belum diketahui, dokter menduga bahwa faktor psikologis mungkin mengelabui tubuh untuk “berpikir” bahwa kehamilan memang terjadi.

Ketika seorang wanita merasakan keinginan atau bahkan ketakutan yang kuat akan kehamilan, maka otak wanita tersebut salah menginterpretasikan sinyal sebagai kehamilan, dan memicu pelepasan hormon, seperti estrogen dan prolaktin, yang dapat menyebabkan gejala kehamilan yang sebenarnya. Beberapa peneliti telah menyatakan bahwa kemiskinan, kurangnya pendidikan, pelecehan seksual, atau masalah hubungan mungkin memainkan peran dalam memicu hamil palsu.

Apa saja gejala dari hamil palsu?

Pseudocyesis sering menyerupai kehamilan yang sesungguhnya, dalam segala hal, kecuali kehadiran jabang bayi. Pada semua kasus pseudocyesis yang terjadi, wanita benar-benar yakin bahwa ia hamil. Secara fisik, gejala yang paling umum adalah perut yang buncit, mirip seperti sedang mengandung bayi. Perut dapat mulai membesar seperti halnya kehamilan ketika bayi mulai tumbuh dan berkembang. Selama hamil palsu, pembesaran perut ini bukan disebabkan oleh adanya bayi, melainkan disebabkan oleh penumpukan:

  • Gas
  • Lemak
  • Kotoran
  • Air seni

Ketidakteraturan siklus menstruasi wanita adalah gejala fisik kedua yang paling umum. Sekitar setengah dari wanita yang mengalami hamil palsu melaporkan adanya perasaan bayi bergerak. Banyak dari mereka juga mengatakan bahwa ada juga perasaan bayi menendang, meskipun pada kenyataannya tidak pernah ada bayi di sana. Gejala lain yang dapat terjadi pada kehamilan palsu mirip dengan gejala hamil yang sebenarnya, yaitu:

Gejala ini sangat menyerupai keadaan wanita yang benar-benar hamil, sehingga dokter terkadang dapat tertipu.

Tes untuk mendeteksi kondisi hamil palsu

Untuk menentukan apakah seorang wanita mengalami hamil palsu, biasanya dokter akan mengevaluasi gejalanya, yaitu dengan melakukan pemeriksaan panggul dan USG perut. Tes yang sama digunakan untuk merasakan dan melihat bayi yang belum lahir selama kehamilan normal

Dalam kasus kehamilan palsu, tidak akan ada bayi yang terlihat pada USG, dan tidak akan ada detak jantung. Terkadang, dokter memang akan menemukan beberapa perubahan fisik yang terjadi selama kehamilan, seperti rahim yang membesar dan leher rahim yang melunak. Tes urin kehamilan akan selalu negatif dalam kasus ini, dengan pengecualian adanya kanker langka yang memproduksi hormon yang mirip dengan kehamilan. Kondisi medis tertentu yang dapat meniru gejala kehamilan adalah kehamilan ektopik, obesitas morbid, dan kanker. Kondisi ini mungkin dapat dilihat dengan tes.

Apakah ada pengobatan untuk kondisi hamil palsu?

Sebenarnya, menunjukkan bukti bahwa seorang wanita benar-benar tidak hamil, melalui teknik penggambaran seperti USG, adalah cara yang paling sukses untuk membuat hamil palsu ini berakhir. Hamil palsu tidak dianggap sebagai masalah fisik, melainkan psikologis, sehingga tidak ada rekomendasi umum untuk mengatasinya dengan obat-obatan. Tetapi, jika seorang wanita mengalami gejala seperti menstruasi tidak teratur, obat dapat diresepkan.

Hamil palsu nampaknya berlangsung pada wanita yang mengalami ketidakstabilan psikologis. Untuk itu, mereka harus dirawat dengan seorang psikoterapis untuk pengobatan.

 

BACA JUGA:

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    4 Alasan Psikologis Cinta Bisa Memudar

    Putus cinta bukanlah kalimat yang mudah diterima begitu saja. Cari tahu kenapa cinta Anda atau pasangan bisa hilang dan memudar meski sudah berjalan lama.

    Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
    Kesehatan Mental, Hubungan Harmonis 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

    7 Cara Cepat Hamil yang Perlu Dilakukan Anda dan Pasangan

    Saat sedang menjalani promil, Anda perlu tahu berbagai cara cepat hamil yang perlu dilakukan bersama pasangan. Berikut tipsnya untuk Anda.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Kesuburan, Kehamilan 20 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

    8 Cara Jitu untuk Menghilangkan Rasa Cemas Berlebihan

    Biasanya seseorang akan cenderung mengurung diri ketika dirundung cemas hebat. Padahal, ini cara menghilangkan rasa cemas yang salah. Ada cara yang benar

    Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
    Kesehatan Mental, Gangguan Mood 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

    Kenali Linea Nigra, Garis Hitam “Khas” di Perut Ibu Hamil

    Saat hamil, Anda mungkin akan menemukan garis hitam di perut pada usia kehamilan yang mulai besar. Tapi, tidak semua ibu hamil punya garis ini. Mengapa?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Trimester 2, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    bayi tumbuh gigi

    11 Ciri Bayi Tumbuh Gigi yang Perlu Diketahui Orangtua

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
    rasa kesepian depresi

    Wabah Kesepian, Fenomena Kekinian yang Menghantui Kesehatan Masyarakat

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
    cat kuku kutek

    Informasi Seputar Cat Kuku dan Dampaknya untuk Kesehatan

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Dipublikasikan tanggal: 24 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
    bercak darah tanda hamil atau menstruasi

    Apa Bedanya Bercak Darah Tanda Hamil atau Menstruasi?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit