Memahami dan Mengatasi Emosi Naik Turun Akibat Hormon Hamil

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 25 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Selain memengaruhi wanita secara fisik, kehamilan juga dapat memengaruhi wanita secara mental. Banyak dari Anda mungkin pernah menemukan orang terdekat Anda yang hamil mengalami perubahan emosi. Wanita hamil beralasan hal ini terjadi karena adanya perubahan hormon hamil dalam tubuh mereka.

Ya, perubahan emosi saat hamil banyak dikaitkan dengan perubahan hormon pada tubuh wanita hamil. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Bagaimana hormon hamil bisa memengaruhi emosi?

Hormon merupakan bahan kimia yang mengalir dalam darah dan mempunyai banyak fungsi bagi tubuh. Saat kehamilan, hormon-hormon ini mengalami perubahan untuk mendukung kerja tubuh saat hamil sampai melahirkan. Beberapa hormon hamil yang sangat penting saat kehamilan adalah estrogen, progesteron, oksitosin, HCG, dan prolaktin. Hormon hamil ini mempunyai peran masing-masing dalam tubuh Anda.

Selain itu, perubahan hormon ini juga dapat memengaruhi emosi Anda. Peningkatan produksi hormon estrogen dan progesteron di awal-awal kehamilan misalnya, dapat berdampak pada kemampuan otak dalam mengatur emosi Anda.

Perubahan hormon dalam tubuh wanita hamil dapat memengaruhi tingkat neurotransmiter, yaitu bahan kimia otak yang salah satu fungsinya adalah mengatur emosi. Hal ini membuat ibu hamil kadang merasa sedih, ingin menangis, dan mudah tersinggung. Di lain waktu, ibu hamil juga bisa tiba-tiba merasa senang dan bahagia. Perubahan suasana hati dan emosi Anda selama kehamilan mungkin tidak terkendali.

Seperti apa perubahan emosi yang sering terjadi akibat hormon hamil?

Biasanya ibu hamil akan mengalami perubahan emosi pada awal-awal kehamilan, sekitar enam sampai sepuluh minggu usia kehamilan. Emosi Anda mungkin akan terasa lebih baik setelah tiga bulan pertama kehamilan. Selanjutnya, perubahan emosi juga bisa terlihat lagi pada trimester ketiga kehamilan, saat tubuh mempersiapkan kelahiran bayi Anda.

Setiap wanita hamil mungkin akan merasakan perubahan emosi yang berbeda-beda. Mulai dari perubahan emosi yang biasa saja, bisa ditangani sendiri, perlu bantuan orang lain, hingga merasa depresi atau cemas. Ini tergantung dari seberapa besar jumlah hormon yang meningkat dan bagaimana cara Anda merespon perubahan emosi tersebut. Faktor lain juga dapat memengaruhi emosi Anda saat hamil, seperti stres dan kelelahan. Emosi yang tertangani dengan baik mungkin tidak akan muncul berlebihan.

Bagaimana cara mengatasi perubahan emosi saat hamil?

Perubahan emosi memang normal terjadi pada setiap ibu hamil. Namun, emosi yang berlebihan juga tidak baik bagi kesehatan mental Anda. Untuk itu, sebisa mungkin Anda harus menangani emosi Anda sendiri dan mungkin juga Anda butuh bantuan orang lain, suami Anda misalnya.

Beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menangani perubahan emosi Anda saat hamil adalah:

  • Jangan terlalu dipikirkan, bikin santai saja. Kehamilan mungkin membuat Anda khawatir harus melakukan hal ini dan itu agar bayi sehat, harus mempersiapkan ini dan itu sebelum bayi lahir. Namun, jangan ambil pusing dengan semua ini. Jalani kehamilan Anda dengan ringan dan bahagia.
  • Lakukan hal-hal yang Anda sukai. Ketahui apa yang Anda perlukan untuk membuat Anda merasa lebih nyaman. Dengarkan tubuh dan pikiran Anda dengan baik. Terkadang, Anda membutuhkan waktu sendiri untuk melakukan hal-hal yang Anda sukai dan membuat Anda tenang.
  • Cukup tidur. Mendapat waktu istirahat yang cukup bisa berdampak baik pada keadaan emosional Anda. Pastikan Anda tidur setidaknya dalam waktu 8 jam per malam dan mendapatkan tidur yang nyenyak.
  • Konsumsi makanan yang bernutrisi. Pemenuhan nutrisi penting juga diperlukan selama kehamilan untuk menjaga kesehatan mental Anda. Beberapa makanan dapat membantu memperbaiki suasana hati dan emosi Anda.  
  • Cari dukungan dari orang terdekat. Dukungan suami tentu sangat diperlukan oleh istri saat hamil. Pastikan Anda banyak menghabiskan waktu bersama suami untuk membicarakan keadaan Anda, sehingga suami lebih bisa mengerti Anda. Selain suami, dukungan dari orang terdekat lainnya juga dapat membantu, seperti ibu, ayah, mertua, dan teman. Anda bisa berbicara dengan mereka tentang perubahan emosi Anda atau masalah lain, sehingga Anda tidak membawa beban Anda sendiri.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bisakah Mencegah Autisme Sejak Anak dalam Kandungan?

Tentu kita tidak ingin memiliki anak autisme. Sebisa mungkin, kita ingin mencegahnya, bahkan sejak hamil. Apakah bisa mencegah autisme anak sedari hamil?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 18 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Tanda-Tanda Keguguran yang Perlu Diketahui Ibu Hamil

Keguguran rentan menyerang kehamilan di usia muda atau trimester pertama. Berikut tanda-tanda keguguran yang perlu diwaspadai.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Masalah Kehamilan, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 17 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Pilihan Obat Sembelit yang Aman Diminum Ibu Hamil

Obat sembelit cukup ampuh mengatasi susah BAB. Apa saja obat pencahar yang aman diminum ibu hamil untuk mengatasi sembelit?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Masalah Kehamilan, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 15 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

10 Penyebab Kaki Bengkak dan Cara Mengatasinya

Ada banyak penyebab kaki bengkak, mulai dari cedera, lama berdiri, kehamilan, dan banyak lagi. Bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesehatan, Gejala dan Kondisi Umum 10 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit

Direkomendasikan untuk Anda

fungsi hormon fsh dan lh

Memahami Fungsi Hormon FSH dan LH pada Sistem Reproduksi

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
pergerakan janin

Kapan Bisa Mulai Mendengar Detak Jantung Janin Dalam Kandungan?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
vitamin E untuk kesuburan

Vitamin E untuk Kesuburan, Benarkah Bisa Bikin Cepat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
proses terjadinya kehamilan atau pembuahan

Proses Terjadinya Kehamilan: Dari Hubungan Intim Hingga Jadi Janin

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit