Jangan Tertukar, Begini Cara Membedakan Usia Janin dan Usia Kehamilan

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Saat ditanya soal usia kehamilan, Anda mungkin akan sangat mudah menjawabnya. Entah itu 3 bulan, 7 bulan, atau 9 bulan sesuai dengan kondisi Anda saat ini. Namun sebetulnya, usia kehamilan Anda ini berbeda dengan usia janin yang sebenarnya. Lantas, apa itu usia janin dan apa bedanya dengan usia kehamilan? Yuk, cari tahu lewat ulasan berikut ini.

Apa itu usia janin?

pemeriksaan usg

Usia janin, atau disebut juga dengan conceptional age, adalah usia ketika janin mulai terbentuk. Dengan kata lain, usia janin dihitung sejak awal pembuahan antara sel telur dan sel sperma terjadi di dalam rahim.

Menghitung usia janin cenderung sulit dilakukan. Pasalnya, kita tidak akan pernah tahu pasti kapan proses pembuahan sel telur dan sel sperma terjadi di dalam rahim. Kecuali pada proses bayi tabung, waktu pembuahan antara sel telur dan sel sperma tersebut bisa dilihat dengan jelas karena dokter sendiri yang melakukannya.

Sedangkan pada kehamilan yang terjadi secara alami (natural), kita tidak akan tahu pasti kapan pembuahannya dimulai. Oleh karena itulah, standar yang digunakan sampai saat ini pada pemeriksaan USG di dokter maupun bidan adalah usia kehamilan, bukan usia janin.

Apa itu usia kehamilan?

janin terlilit tali pusar

Ketika ditanya, “sudah hamil berapa bulan?”, setiap wanita tentu akan sangat mudah menjawabnya. Entah itu 4 bulan, 6 bulan, atau 9 bulan sesuai dengan kondisi kehamilannya. Nah, angka-angka ini sebetulnya menggambarkan usia kehamilan Anda, atau disebut juga dengan gestational age.

Usia kehamilan dihitung sejak hari pertama haid terakhir (HPHT). Walaupun sebetulnya, perkembangan janin mungkin belum dimulai sampai terjadinya pembuahan.

HPHT ini akan mencerminkan kapan dimulainya kehamilan, biasanya akan dihitung secara mingguan atau weekly, bukan bulanan. Misalnya usia kehamilan 8 minggu, 16 minggu, 24 minggu, dan seterusnya.

Apa akibatnya kalau usia janin lebih kecil atau lebih besar?

Saat melakukan pemeriksaan USG di dokter kandungan, Anda mungkin bingung saat mengetahui bahwa usia kehamilan dan usia janin berbeda. Penting untuk dicatat bahwa usia janin dan usia kehamilan sudah pasti berbeda. Hal ini karena memang usia kehamilan tidak dihitung dari hari terjadinya pembuahan yang sebenarnya.

Selain itu, perbedaan usia janin dan kehamilan juga bisa dipengaruhi oleh siklus menstruasi yang tidak normal. Entah itu terlalu panjang lebih dari 30 hari atau terlalu pendek kurang dari 25 hari. Akibatnya, perhitungan HPHT tadi bisa jadi meleset dan menyebabkan usia si janin berbeda dengan usia kehamilannya.

Anda mungkin takut bahwa perbedaan tersebut akan berdampak buruk bagi kesehatan janin. Bahkan, ada juga yang bilang bahwa jika usia janin lebih kecil daripada usia kehamilan, maka Anda berisiko keguguran. Namun, apa benar begitu?

Jangan khawatir dulu, faktanya usia janin dan usia kehamilan yang berbeda tidak selalu berdampak buruk pada janin.

Kita tidak bisa hanya mengandalkan ukuran dan berat badan bayi untuk menentukan usia kehamilan, karena hasilnya bisa saja menipu. Misalnya, ukuran bayinya besar tapi usia kehamilannya kecil dan juga sebaliknya, ukuran bayinya kecil tapi usia kehamilannya justru besar.

Contohnya begini, Anda mungkin pernah melihat seorang wanita yang perutnya besar seperti sedang mengandung 8 bulan, tapi ternyata usia kehamilannya masih 5 bulan. Begitu juga sebaliknya, ada wanita hamil yang perutnya kecil seperti sedang mengandung 6 bulan, tapi ternyata sebenarnya sudah hamil 9 bulan.

Oleh karena itu, sebaiknya jangan hanya menilai sehat atau tidaknya si bayi dari ukuran kehamilannya saja.

Ingat, jangan terpaku dengan usia kehamilan saja

berapa kali periksa kandungan

Kebanyakan orang mungkin terlalu fokus untuk memantau berat badan dan melihat jenis kelamin bayi lewat USG. Padahal, ada manfaat USG lainnya yang juga penting tapi sering disepelekan, yaitu mengetahui seberapa baik kesejahteraan bayi dalam kandungan.

Ya, kesejahteraan bayi sangat penting diperhatikan supaya pertumbuhan dan perkembangan bayi tetap normal sesuai dengan usia kehamilannya. Dokter akan melihat apakah kebutuhan nutrisi bayi tercukupi, proporsi badannya baik, fungsi tubuhnya berjalan normal, dan sebagainya.

Untuk menentukan usia kehamilan pun tidak cukup hanya dengan 1 kali USG saja. Hal ini dibutuhkan USG serial atau USG berkelanjutan untuk memastikan pertumbuhan janin berjalan normal sesuai usia kehamilannya atau tidak. Dengan begitu, perhitungan usia kehamilan jadi lebih akurat dan tidak akan meleset.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Was this article helpful for you ?

Artikel dari ahli dr. Ivander Utama, F.MAS, Sp.OG

Kapan Waktu Terbaik untuk Kontrol Kandungan Selama Pandemi COVID-19?

Pemeriksaan kehamilan amatlah penting. Di sisi lain, pemeriksaan kehamilan selama pandemi COVID-19 membuat ibu rentan tertular. Apa yang harus ibu lakukan?

Ditulis oleh: dr. Ivander Utama, F.MAS, Sp.OG
pemeriksaan kehamilan pandemi covid-19
COVID-19, Penyakit Infeksi 29 April 2020

Baru Mengetahui Positif Hamil, Kapan Ibu Harus Periksa ke Dokter?

Setelah positif hamil, ibu terkadang bingung kapan saatnya harus menjalani pemeriksaan kehamilan untuk pertama kali. Lantas, kapan waktu yang tepat?

Ditulis oleh: dr. Ivander Utama, F.MAS, Sp.OG
periksa kehamilan pertama kali

Serba-serbi yang Perlu Diperhatikan Saat Hamil Anak Kembar

Hamil anak kembar mungkin menjadi dambaan bagi banyak orang, tapi ada pula yang merasa cemas akan risiko yang dibawanya. Apa saja yang harus diperhatikan?

Ditulis oleh: dr. Ivander Utama, F.MAS, Sp.OG
hamil anak kembar

Yang juga perlu Anda baca

Kupas Tuntas Penyebab, Gejala, Hingga Cara Mengatasi Diare Saat Hamil

Meski bukan penyakit berbahaya, diare pada ibu hamil tak boleh disepelekan lho, Bu! Yuk, cari tahu informasi lengkapnya dalam artikel ini!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Masalah Kehamilan, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 21 Desember 2020 . Waktu baca 9 menit

Berbahayakah Bagi Janin Jika Perut Ibu Hamil Tertekan atau Terbentur?

Meski telah berhati-hati, bisa saja kecelakaan kecil terjadi saat hamil. Misalnya perut ibu hamil tertekan atau terbentur sesuatu. Apakah ini berbahaya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Masalah Kehamilan, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

6 Jus untuk Ibu Hamil yang Menyehatkan Kehamilan dan Janin

Jika Anda bosan makan buah potong saat hamil, bagaimana jika dibuat jus buah? Apa saja jus untuk ibu hamil yang menyehatkan kehamilan dan janin?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 16 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

Seberapa Besar Kemungkinan Bayi Prematur Bertahan Hidup?

Kebanyakan bayi prematur lahir pada usia kehamilan 34-36 minggu. Lalu, bagaimana kemungkinan bayi prematur bertahan hidup jika usianya masih 24 minggu?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Bayi, Bayi Prematur, Parenting 17 November 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

berat badan janin ideal

Pertumbuhan Berat Badan Janin dalam Kandungan di Setiap Trimester Kehamilan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
setelah kuret

Setelah Kuret, Kapan Bisa Menstruasi Lagi Seperti Biasa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 11 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
janin berhenti bergerak

Janin Berhenti Bergerak, Apakah Harus Periksa ke Dokter?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
plasenta previa adalah

Plasenta Previa: Gejala, Penyebab, dan Pilihan Pengobatannya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 1 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit