Bagaimana Cara Mengetahui Jika Bayi Kembar Anda Identik?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Wajar apabila seorang ibu ingin segera mengetahui apakah bayi yang dikandungnya kembar identik atau tidak. Terlepas dari rasa ingin tahu ibu, dokter akan memeriksa kandungan untuk menyesuaikan penanganan jika ternyata bayi kembar berada dalam satu plasenta (kembar monokorionik).

Ibu yang mengandung bayi identik lebih rentan mengalami komplikasi pada masa kehamilan. Meskipun sebagian besar kembar monokorionik lahir sehat, tercatat sebanyak 15% anak kembar dari satu plasenta mengalami twin-to-twin transfusion syndrome (TTTS). TTT merupakan kelainan plasenta yang menyebabkan salah satu bayi menerima terlalu banyak darah sementara kembaran lainnya menerima terlalu sedikit asupan darah.

Jika diketahui mengandung bayi kembar monokorionik, Anda membutuhkan pengawasan khusus sehingga akan lebih sering bolak-balik ke rumah sakit untuk pemeriksaan dan scan.

Apa saja tanda kelahiran kembar identik?

Ahli sonogram akan melakukan scan USG untuk melihat kondisi bayi dan plasenta pada pemeriksaan trimester pertama. Pemindaian ini dilakukan sebelum usia kehamilan menginjak 14 minggu.

Temuan USG pada bayi kembar dapat berupa:

Dichorionic diamniotic (DCDA)

Setiap bayi memiliki plasenta, membran dalam (amnion), dan membran luar (korion) masing-masing. DCDA merupakan ciri-ciri dari sepertiga kembar identik dan semua kembar non-identik, sehingga kembar DCDA bisa identik, bisa juga tidak.

Monochorionic diamniotic (MCDA)

Kedua bayi berada dalam satu plasenta dan membran luar yang sama, namun memiliki membran dalam masing-masing. MCDA merupakan ciri-ciri dari dua pertiga kembar identik, sehingga kembar MCDA dipastikan identik.

Monochorionic monoamniotic (MCMA)

Kedua bayi berada dalam satu plasenta, membran luar, dan membran dalam yang sama. Kembar MCDA merupakan kasus yang sangat langka dan hanya terjadi 1% dari semua kembar identik. Kembar MCMA dipastikan identik.

Seberapa akuratkah hasil scan kehamilan?

Scan kedua mungkin akan dilakukan jika hasil scan awal belum dapat dipastikan keakuratannya.

Scan USG merupakan metode yang tergolong akurat untuk memeriksa kondisi bayi kembar dan plasentanya. Namun, tidak ada jaminan bahwa hasil USG dapat memastikan bahwa bayi dalam kandungan merupakan kembar identik atau bukan. Berada dalam satu plasenta memang merupakan ciri-ciri kembar yang identik, namun kondisi plasenta yang diamati lewat USG belum menjamin kepastian karena plasenta kembar non-identik pun dapat melebur menjadi satu.

Ketika membawa susunan genetik yang sama, kembar identik pasti akan identik secara genetik dan selalu berjenis kelamin sama. Kemungkinan Anda akan memiliki dua anak perempuan atau dua anak laki-laki.

Apakah kembar identik lebih mudah dipastikan ketika bayi sudah lahir?

Jika ternyata bayi kembar yang lahir adalah sepasang laki-laki dan perempuan, tentu saja mereka tidak kembar identik.

Jika ternyata bayi kembar yang lahir berjenis kelamin sama dan masing-masing memiliki plasenta mereka sendiri, kedua bayi bisa identik, bisa juga tidak.

Anda mungkin dapat mengetahui kepastian memiliki kembar identik pada saat kelahiran setelah dokter memeriksa plasenta dengan seksama. Tes darah juga dapat dilakukan lewat tali pusar setiap bayi. Plasenta dapat dikirim ke laboratorium untuk diperiksa apakah kedua bayi kembar identik atau tidak. Namun biasanya, tes ini hanya dilakukan atas alasan medis.

Setelah bayi lahir, Anda dapat memeriksa tanda-tanda kembar identik, seperti:

  • Golongan darah
  • Warna mata
  • Warna rambut
  • Bentuk kaki, tangan dan, telinga
  • Pola gigi

Jika Anda masih penasaran, Anda bisa melakukan tes DNA pada bayi. Tes DNA merupakan metode yang paling akurat untuk mengetahui apakah bayi kembar identik atau tidak.

Melalui tes DNA atau zygosity determination, jenis kehamilan kembar — kembar identik (monozigot) atau fraternal (dizigotik) — dapat diketahui. Tes ini dilakukan dengan cara mengambil sampel kecil sel pipi untuk dikirim ke laboratorium. Sel-sel ini diambil dari dalam mulut bayi menggunakan cotton bud.

BACA JUGA:

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Positif Hamil Atau Gejala Mau Haid? Begini 10 Cara Membedakannya

Mungkin Anda sedang harap-harap cemas menunggu jadwal mens selanjutnya. Membedakan tanda hamil atau haid itu susah-susah gampang, lho!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 14 Januari 2021 . Waktu baca 14 menit

7 Trik Membujuk Anak Agar Tak Takut ke Dokter Gigi

Periksa gigi bisa jadi pengalaman yang menyenangkan, kok. Agar anak tidak takut ke dokter gigi, contek saja beragam tips pintar berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Anak 6-9 tahun, Perkembangan Anak, Parenting 12 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Setelah Kuret, Kapan Bisa Menstruasi Lagi Seperti Biasa?

Setelah kuret, seringkali wanita merasa khawatir dengan siklus menstruasinya. Kapan menstruasi terjadi kembali setelah keguguran?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Persalinan, Melahirkan, Kehamilan 11 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

6 Hal yang Katanya Bisa Menentukan Jenis Kelamin Bayi. Mitos atau Fakta?

Faktor-faktor berikut ini mungkin turut andil dalam menentukan apakah bayi Anda perempuan atau laki-laki, tapi mungkin juga hanya kebetulan belaka.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Trimester 2, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 8 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Kapan kehamilan bisa terdeteksi

Kapan Kehamilan Bisa Mulai Terdeteksi dengan Test Pack?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
manfaat sering menangis

Ini Alasan Orang yang Sering Menangis, Justru Mentalnya Sekuat Baja

Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
pertumbuhan bayi

Tahapan Pertumbuhan Bayi yang Ideal di Usia 0-11 Bulan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 15 menit
cara menggugurkan kandungan

Cara Menggugurkan Kandungan Ketika Kehamilan Bermasalah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit