7 Mitos yang Salah Seputar Kehamilan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 01/12/2019 . 6 menit baca
Bagikan sekarang

Banyak mitos tentang kehamilan yang berkembang di Indonesia, sebagian besar ibu hamil pun percaya dan mengikutinya. Mulai dari mitos tentang makanan yang harus dihindari ibu hamil, sampai dengan mitos yang berkaitan dengan jenis kelamin bayi yang akan lahir. Ya, mitos merupakan anggapan yang diturunkan dari generasi ke generasi, berkembang di masyarakat, bahkan sebagian dari masyarakat percaya akan mitos tersebut. Kalau yang dibawah ini, mitos atau bukan, ya?

1. “Ibu hamil jangan makan ikan, nanti bayinya amis”

Nah loh, padahal yang kita tahu adalah ikan merupakan sumber protein yang baik bagi tubuh. Tentu mitos ini tidak benar. Ikan mengandung protein, zat besi, dan seng yang sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. Selain itu, ikan juga mengandung asam lemak omega-3, termasuk asam dokoheksanoat (DHA) yang baik bagi perkembangan otak bayi.

Namun, memang ada jenis ikan yang dilarang dikonsumsi oleh ibu hamil. Jenis ikan yang dilarang dikonsumsi adalah ikan predator yang mengandung merkuri tinggi, seperti ikan hiu, swordfish, king mackerel, dan tilefish. Jenis ikan ini memang jarang terdapat di Indonesia. Bagaimana dengan ikan tuna, sarden, dan salmon? Ikan tuna, sarden, dan salmon juga mengandung merkuri tetapi dalam kadar yang sedikit, sehingga ibu hamil masih diperbolehkan memakannya asal tidak terlalu sering. Jika Anda terlalu sering mengonsumsi ikan yang mengandung kadar merkuri tinggi, merkuri dapat menumpuk dalam darah dan dapat merusak perkembangan otak dan sistem saraf bayi.

2. “Ibu hamil harus sering minum air kelapa”

Kata banyak orang, minum air kelapa saat hamil dapat melancarkan persalinan dan membuat kulit bayi jadi putih bersih. Hal ini adalah mitos. Air kelapa tidak ada hubungannya dengan persalinan dan warna kulit bayi. Proses persalinan dipengaruhi oleh banyak faktor, sedangkan warna kulit bayi ditentukan oleh genetik yang diturunkan dari orangtua.

Namun, memang minum air kelapa pada saat hamil memiliki banyak manfaat karena mengandung banyak zat gizi. Air kelapa mengandung kadar elektrolit yang tinggi, klorida, kalium, dan magnesium, serta mengandung sangat sedikit gula, natrium, dan protein. Air kelapa juga sebagai sumber serat, mangan, kalsium, riboflavin, dan vitamin C.

Minum air kelapa saat hamil dapat mencegah ibu hamil mengalami dehidrasi, mengurangi kelelahan, membantu meningkatkan kekebalan tubuh, meningkatkan fungsi ginjal, mencegah infeksi saluran kemih, dan mengurangi tekanan darah tinggi.

3. “Ibu hamil dilarang berhubungan intim”

Ini tidak benar. Ibu hamil masih tetap bisa melakukan hubungan intim jika kondisi kehamilannya sehat dan normal. Berhubungan intim saat hamil tidak akan membahayakan bayi karena kantung ketuban dan otot rahim yang kuat akan melindungi bayi, serta lendir tebal yang menutupi mulut rahim akan menjaga bayi dari serangan infeksi. Mungkin Anda akan merasakan bayi bergerak setelah Anda mencapai orgasme, jangan khawatir, ini merupakan reaksi bayi terhadap degup jantung Anda yang meningkat setelah orgasme. Bayi tidak mengetahui apa yang terjadi. Selain itu, berhubungan intim saat hamil juga tidak akan memicu melahirkan prematur. Justru, berhubungan intim secara teratur saat hamil dapat mengurangi risiko Anda melahirkan prematur.

4. “Ngidam tidak keturutan, nanti anaknya ileran”

Eits.. tunggu dulu, sebenarnya ngidam adalah permintaan bayi atau ibu? Tidak ada yang tahu apa sebenarnya arti ngidam, tetapi beberapa teori mengatakan bahwa ngidam dapat berarti tubuh ibu sedang kekurangan zat gizi tertentu yang bisa didapatkan dari makanan yang diidamkan ibu. Ada juga yang mengaitkan ngidam dengan  perubahan hormon ibu saat hamil, sehingga mengubah rasa di lidah dan aroma yang ibu cium. Intinya adalah ngidam tidak akan berpengaruh pada bayi. Jadi, bisa dikatakan bahwa ngidam tidak akan menyebabkan anak “ileran” dan ini sebenarnya hanya mitos belaka.

5. “Perubahan pada kulit ibu menandakan jenis kelamin bayi”

Ada yang mengatakan bahwa ibu hamil yang kulitnya lebih gelap saat hamil menandakan bahwa ia akan melahirkan bayi laki-laki, sedangkan ibu hamil yang memiliki kulit yang lebih cerah saat hamil akan melahirkan bayi perempuan. Ini adalah mitos. Kulit ibu memang akan berubah saat kehamilan disebabkan karena perubahan hormon. Beberapa ibu mungkin akan mengalami perubahan kulit menjadi lebih gelap atau lebih cerah dan perubahan ini tidak berkaitan sama sekali dengan jenis kelamin bayi yang nanti akan lahir.

6. “Makan lebih banyak saat hamil menandakan bayi berjenis kelamin laki-laki”

Ini juga adalah mitos. Makan yang lebih banyak saat hamil memang dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan ibu, serta untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi dalam kandungan. Namun, hal ini tidak ada kaitannya dengan jenis kelamin bayi yang akan dilahirkan ibu. Jenis kelamin tidak dapat ditentukan oleh berapa banyak makanan atau jenis makanan yang kita makan, atau hal apapun itu.

7. “Nanas dan durian dapat menyebabkan keguguran”

Mitos yang berkembang seperti itu, sehingga ibu hamil dilarang untuk mengonsumsi nanas dan durian. Namun, sebenarnya mitos ini tidak benar. Buah nanas atau durian tidak akan menyebabkan keguguran pada ibu hamil dan ini aman asalkan dikonsumsi dalam jumlah yang tidak berlebihan.

Durian mengandung organo-sulfur dan triptofan yang bermanfaat untuk ibu hamil. Namun,  konsumsi durian yang berlebihan tidak baik karena durian mengandung gula dan karbohidrat yang tinggi. Ibu hamil yang mempunyai diabetes gestasional sebaiknya menghindari konsumsi durian.

Nanas mengandung vitamin C yang juga bermanfaat untuk ibu hamil. Namun, terlalu banyak konsumsi nanas juga dapat menyebabkan masalah karena dapat meningkatkan bromelain dalam tubuh. Bromelain ini dapat memecah protein dan meningkatkan risiko keguguran. Segala jenis makanan bila dikonsumsi secara berlebihan tentu tidak baik.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

    Postpartum depression tak cuma menyerang wanita yang baru melahirkan. Depresi pasca melahirkan juga bisa dialami para ayah. Inilah tanda-tandanya.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Parenting, Tips Parenting 14/06/2020 . 5 menit baca

    Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

    Tak hanya wanita yang harus memerhatikan perubahan pada dirinya. Sebagai suami Anda juga harus peka melihat tanda istri hamil dan segera mempersiapkan diri.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Kesuburan, Kehamilan, Hidup Sehat 13/06/2020 . 6 menit baca

    7 Mitos yang Salah Tentang Membentuk Otot

    Sudah olahraga mati-matian tapi otot tak juga terbentuk? Mungkin karena Anda mengikuti aturan membentuk otot yang hanya mitos belaka.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Adinda Rudystina
    Kebugaran, Hidup Sehat 12/06/2020 . 4 menit baca

    Penyebab dan Cara Mengatasi ASI yang Tidak Keluar Setelah Melahirkan

    Banyak ibu yang khawatir karena setelah sang buah hati lahir ke dunia, ASI tidak kunjung keluar dari payudara. Sebenarnya, apa penyebab kondisi ini?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Parenting, Menyusui 05/06/2020 . 10 menit baca

    Direkomendasikan untuk Anda

    mitos hepatitis C

    Kenali Mitos Seputar Hepatitis C yang Perlu Diketahui Kebenarannya

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Dipublikasikan tanggal: 27/06/2020 . 5 menit baca
    cara memandikan bayi yang baru lahir

    Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 9 menit baca
    tidak cepat lapar

    10 Makanan Terbaik untuk Anda yang Cepat Lapar

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 21/06/2020 . 5 menit baca
    kista saat hamil di usia tua

    Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . 5 menit baca