5 Cara Alami Mengatasi Mual Akibat Efek Samping Kanker Serviks

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Hingga 70 persen dari pasien yang berjuang melawan kanker serviks cenderung mengalami mual. Mual bisa timbul sebagai efek samping pengobatan atau bagian dari gejala kanker itu sendiri. Selain menggunakan obat-obatan untuk mengatasinya, Anda juga bisa mempertimbangkan cara-cara alami untuk meredakan mual akibat kanker serviks.

Berbagai cara alami untuk mengatasi mual akibat kanker serviks

1. Jahe

Jahe menduduki peringkat atas dalam daftar makanan pereda mual. Ini karena jahe membantu menetralkan asam lambung dengan meningkatkan produksi berbagai enzim pencernaan. Fenol dalam jahe bisa dianggap sebagai obat penenang pada jaringan lambung yang teriritasi. Fenol tersebut mendukung pencernaan makanan pada lambung dan melepaskan racun dalam tubuh dengan lebih cepat, yang akan membuat Anda merasa lebih baik. Anda bisa menggunakan jahe untuk mengatasi mual akibat kanker serviks dalam berbagai bentuk, misalnya suplemen makanan, jamu minum, atau dimasukkan sebagai bumbu penyedap makanan. Anda juga bisa menikmati secangkir teh jahe atau makan permen jahe untuk meredakan mual.

2. Akupresur

Akupresur adalah teknik pengobatan alternatif yang melibatkan pemberian tekanan lembut namun bertenaga pada bagian tertentu pada tangan dan kaki yang berhubungan dengan bagian tubuh yang mungkin sakit. Metode ini berpengaruh untuk kebanyakan gejala kanker serviks, termasuk juga mual. Penelitian melaporkan bahwa pemanfaatan tekanan di titik-titik tubuh tertentu bisa melepaskan hormon serotonin dan endorfin, yang membantu relaksasi tubuh dan memblokir pelepasan hormon lain yang merugikan.

3. Ngemil

Para ahli gizi menganjurkan bagi Anda untuk membagi menu makanan menjadi beberapa porsi kecil untuk secara berkelanjutan mempertahankan kerja lambung dan mencegah mual akibat kanker serviks. Alasannya karena perut kosong cenderung lebih mudah untuk menimbulkan mual karena perut Anda tidak ingin mengonsumsi makanan atau minuman sehat. Camilan yang menghasilkan air liur dan cairan lambung seperti permen keras, atau minuman yang mengandung chamomile atau lemon bisa membantu meredakan mual.

4. Peppermint

Peppermint adalah herbal yang telah digunakan sejak lama untuk mengobati mual. Baik daun dan minyak peppermint bermanfaat untuk mengatasi gangguan pencernaan dan sindrom iritasi usus. Peppermint bersifat menenangkan sehingga lambung dapat menggerakan makanan dengan lebih lancar. Anda bisa menyiasati peppermint untuk mengatasi mual akibat kanker serviks dengan menghirup aromaterapi atau minum teh peppermint. Peppermint aman bagi sebagian besar orang, termasuk jika Anda sedang hamil, tetapi Anda tidak boleh menggunakan peppermint jika Anda menderita penyakit refluks gastroesophageal (GERD).

5. Mengubah posisi tubuh

Pusing atau perasaan ingin pingsan yang menyebabkan mual bisa merupakan akibat dari gangguan pada sirkulasi darah. Mengubah posisi tubuh Anda bisa membantu mengurangi perasaan tersebut tergantung posisinya, tubuh akan memompa darah lebih lancar ke area yang memerlukannya. Aliran darah yang lancar juga memasok asupan oksigen ke otak yang membuat Anda merasa lebih segar. Berikut dua posisi tubuh yang baik untuk mengatasi mual akibat kanker serviks:

  • Telentang. Temukan tempat untuk menggelar alas tidur di ruang yang gelap dan tenang. Biarkan kepala Anda tergeletak sedatar mungkin tanpa bantal. Bernapaslah dengan normal.
  • Bersandar. Duduklah dengan punggung menempel pada dinding, tekuk lutut ke dalam tubuh, apit kepala Anda di antaranya, dan bernapaslah seperti biasa.

Mual akibat kanker serviks bukanlah masalah serius karena Anda bisa mengatasinya dengan obat-obatan atau cara alami. Namun, jika mual Anda tak kunjung membaik bahkan setelah melakukan berbagai cara, segera periksakan diri ke dokter untuk mencari tahu penyebabnya dan mendapatkan bantuan yang tepat.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Mungkin Anda kaget saat tahu kalau kelopak mata bengkak tiba-tiba. Ada banyak hal yang bisa bikin kelopak mata Anda bengkak. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Momen anak disunat menjadi salah satu hal penting, khususnya di Indonesia. Tapi, dari sisi medis, kapan waktu yang tepat untuk melakukan sunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Manfaat dan Efek Samping Jahe untuk Ibu Hamil

Jahe dapat meredakan keluhan mual dan muntah sehingga bermanfaat untuk ibu hamil. Namun, konsumsinya harus tetap dibatasi. Ini aturannya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Fakta Unik 06/07/2020 . Waktu baca 4 menit

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Banyak gejala penyakit yang sering kali kita abaikan karena terkesan remeh. Padahal, jika dibiarkan justru efeknya bisa fatal.

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kode wadah plastik pada makanan atau minuman

Apakah Wadah Plastik untuk Makanan Anda Aman Bagi Kesehatan? Cari Tahu Lewat Kode Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
botol plastik hangat

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat bersepeda

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
penyebab cantengan; kuku cantengan

Mengapa Kuku Bisa Cantengan dan Bagaimana Mengobatinya?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 5 menit