5 Manfaat Kesehatan Bagi Si Pemilik Bokong Besar

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Bagi wanita, memiliki bokong besar bisa dianggap sebagai anugerah. Namun di balik manfaat estetika, bokong besar juga memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan. 

Jika Anda adalah wanita dengan berat badan sehat dan bokong yang cenderung lebih besar, selamat! Ini beberapa keuntungan yang Anda miliki.

Terhindar dari risiko cedera tulang belakang saat hamil

Seperti dilansir WebMD, sebuah studi dari University of Texas mengungkapkan bahwa pria lebih tertarik kepada wanita yang memiliki bokong tampak lebih menonjol. Umumnya pria menyukai wanita yang tulang belakangnya melengkung sekitar 45 derajat di bagian atas bokong mereka.

Penelitian yang dipimpin oleh David Lewis, yang sekarang merupakan ahli psikologi dari Bilkent University di Turki, mengungkap bahwa derajat kelengkungan wanita tersebut memungkinkan wanita menggeser pusat berat badan mereka kembali ke atas pinggul saat sedang hamil.

“Wanita yang memiliki bokong besar dengan kelengkungan tulang belakang sekitar 45,5 derajat, ketika membawa bayi di dalam perutnya, ia tidak akan memiliki risiko cedera tulang belakang jika dibandingkan wanita yang tulang belakangnya biasa saja,” tutur Lewis.

Risiko terkena penyakit jantung dan diabetes lebih kecil

Sebuah penelitian yang dilakukan sejumlah peneliti dari University of Oxford, Inggris seperti dikutip dari AskMen, mengungkapkan bahwa wanita dengan bokong yang lebih besar biasanya lebih kebal dari penyakit kronis.

Dr. Michael Jensen, direktur penelitian endokrin dari Mayo Clinic di Rochester, Minnesota mengatakan, jika tubuh Anda kelebihan lemak, akan lebih baik jika kelebihan lemak tersebut tersimpan di bagian bawah tubuh dibanding di bagian perut ke atas.

“Jika Anda melihat orang-orang yang memiliki bentuk seperti buah pir, mereka biasanya cenderung lebih sehat dibanding orang-orang yang lemak tubuhnya di bagian atas. Tidak hanya mengurangi risiko serangan jantung atau diabetes, lokasi timbunan lemak ini juga lebih baik dalam melindungi organ tubuh kita,” tutur Jensen.

Lemak di bokong merupakan lemak baik

Dokter dan juru bicara American College of Sports Medicine, Pamela M. Peeke, MD, mengatakan bahwa lemak yang ada pada bokong merupakan lemak baik. Tidak seperti lemak putih yang ada di usus dan berada di sekitar organ dan bisa menyebabkan peradangan, tekanan darah tinggi, dan penyakit, bokong besar memiliki banyak sekali lemak kuning, yang merupakan lemak baik.

Kadar kolesterol aman

Anda yang memiliki bokong besar sangat beruntung, karena para peneliti menemukan bahwa bokong besar memiliki hubungan dengan kadar kolesterol yang aman, yang berarti memiliki risiko rendah terkena penyakit kronis. Wanita dengan bokong besar dan pinggang lebih kecil memiliki kadar kolesterol HDL yang lebih tinggi (kolesterol baik yang membantu arteri Anda bersih) dan kolesterol LDL yang lebih rendah (kolesterol jahat yang bisa menghambat arteri).

Bokong besar membentuk postur yang lebih sehat

Dr. Peeke menjelaskan bahwa panggul yang tegang adalah hasil dari duduk terlalu lama dan bisa membuat Anda sulit berdiri tegak. Namun, bokong yang kuat bisa membantu memperpanjang fleksor panggul Anda dan menjaga postur tubuh Anda tetap sejajar, sekaligus membantu menghilangkan rasa nyeri akibat posisi duduk dan berdiri yang tidak baik.

BACA JUGA:

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Metode Pemeriksaan untuk Cek Kesehatan Jantung

Tidak hanya penderita penyakit jantung yang boleh melakukan cek jantung, namun juga termasuk yang memiliki faktor risiko. Berikut informasi lengkapnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Jantung 9 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

10 Fakta Unik tentang Jantung Manusia

Tahukah Anda bahwa banyak serangan jantung terjadi di hari Senin pagi? Simak berbagai fakta jantung lainnya yang mungkin belum Anda tahu.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Jantung 7 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Perlukah Melakukan Medical Check Up secara Rutin?

Medical check up dapat membantu Anda mengetahui kondisi kesehatan yang dimiliki. Tes pemeriksaan apa saja yang biasa dilakukan dalam medical check up?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kesehatan, Tes Kesehatan A-Z 7 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Kenali Bahaya Efusi Perikardium, Saat Jantung ‘Terendam’ Air

Efusi perikardium adalah kondisi di mana terdapat penumpukan cairan di sekitar jantung. Apa saja gejalanya? Apakah efusi perikardium ini berbahaya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Jantung, Penyakit Jantung Lainnya 7 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyakit degeneratif

Mengenali Jenis-jenis Penyakit Degeneratif yang Umum Terjadi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
senam jantung sehat

Yuk, Ketahui Manfaat dan Gerakan Senam Jantung Sehat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
ablasi jantung

Ablasi Jantung, Prosedur Medis untuk Mengatasi Detak Jantung yang Tidak Normal

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 12 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
olahraga kardio dan angkat berat untuk menurunkan berat badan

Olahraga Kardio vs Angkat Beban: Mana yang Lebih Cepat Turunkan Berat Badan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 11 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit