Menentukan Kapan Waktu yang Paling Tepat untuk Mulai Pakai KB

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kontrasepsi adalah alat yang digunakan untuk mencegah kehamilan. Ada berbagai jenis kontrasepsi, masing-masing dengan manfaat dan kekurangannya. Bila Anda sedang memantapkan niat untuk pakai KB, sebenarnya kapan waktu yang paling tepat untuk memulainya? Ulasan berikut mungkin bisa menjadi bahan pertimbangan Anda.

Kapan waktu yang tepat untuk mulai pakai KB

Jika berbicara tentang waktu yang tepat untuk mulai pakai KB, setiap orang pasti punya jawabannya masing-masing. Hal ini karena setiap orang mempunyai kesiapan waktu yang berbeda-beda, tergantung dari banyak faktor yang dipertimbangkannya.

1. Jika Anda benar-benar yakin tidak mau punya anak

Memiliki dan membesarkan anak bukanlah pekerjaan yang mudah. Memiliki anak akan membawa sejumlah perubahan dan tanggung jawab besar dalam hidup Anda. Pada akhirnya, keputusan memiliki anak atau tidak adalah pilihan dari individu yang merdeka. Yang manapun yang Anda pilih, keputusan itu adalah serius dan tak boleh dilakukan asal-asalan.

Beberapa wanita mulai pakai KB sejak dini karena sudah yakin bahwa dirinya tidak mau punya anak, terlepas dari apapun alasannya. Jika Anda benar-benar yakin tidak mau memiliki anak (untuk sementara ini atau selamanya), Anda bisa langsung pakai KB mulai sejak sebelum atau segera setelah aktif berhubungan seksual.

Beberapa wanita juga mulai pakai KB segera setelah mereka aktif berhubungan seksual untuk mencegah kebobolan hamil dengan alasan yang salah.

2. Tidak ingin punya anak lagi

Beberapa wanita ingin punya anak, tapi tidak ingin punya anak banyak. Keputusannya untuk punya “satu anak cukup” atau “dua anak cukup” mungkin didasari oleh faktor-faktor seperti keuangan, usia, emosional, dan kondisi fisik dirinya serta pasangan. Tidak ada yang aneh dengan hal ini.

Pemakaian KB di antara kehamilan juga dapat membantu mengulur waktu demi mempersiapkan diri jika Anda berencana punya anak lagi, tapi tidak dalam waktu dekat.

Jadi, jika Anda tidak ingin hamil lagi setelah melahirkan, sebaiknya Anda mulai mempertimbangkan untuk mulai pakai KB. Waktu mulainya bisa berbeda-beda setiap wanita. Akan tetapi umumnya Anda sudah bisa menggunakan alat KB dari tiga minggu atau empat minggu setelah melahirkan.

Ini juga tergantung dari alat KB yang ingin Anda pakai setelah melahirkan. Kontrasepsi seperti pil KB kombinasi, cincin vagina, dan koyo bisa mulai digunakan 21 hari setelah melahirkan jika Anda tidak menyusui bayi. KB suntik, diafragma, atau kap serviks bisa digunakan setelah 6 minggu sejak melahirkan. Sementara itu, KB spiral (IUD/AKDR) idealnya dipasang segera setelah melahirkan.

Menurut Ns. Nur Meity S.A, S.Kep, penggunaan suntik KB, susuk KB, atau pil progestin (mini pil) bisa digunakan tanpa mengganggu produksi ASI.

3. Punya kondisi kesehatan atau penyakit tertentu

Selain berfungsi sebagai pencegah kehamilan, kontrasepsi hormon dapat digunakan sebagai metode perawatan untuk kondisi kesehatan atau penyakit tertentu.

Beberapa masalah kesehatan yang bisa diatasi dengan pemakaian KB, termasuk:

  • Endometriosis (penebalan jaringan dinding rahim yang tidak normal)
  • Sindrom ovarium polikistik (PCOS)
  • Nyeri menstruasi parah (dismenore)
  • Perdarahan menstruasi berat
  • Menstruasi tidak teratur
  • Gejala PMS berat
  • Gejala perimenopause dan menopause
  • Ketidakseimbangan hormon
  • Jerawat
  • dan lain sebagainya

Penggunaan KB juga dapat menurunkan risiko wanita terhadap beberapa jenis kanker, termasuk kanker usus besar dan kanker ovarium.

Jika Anda sedang mempertimbangkan menggunakan KB terkait masalah-masalah kesehatan di atas, konsultasikan terlebih dulu seputar kondisi kesehatan dan kekhawatiran Anda dengan dokter. Jika Anda positif terdiagnosis salah satu kondisi di atas, dokter dapat menganjurkan pemakaian KB.

Begitu Anda diresepkan KB dokter, maka saat itu pula Anda harus segera menggunakannya. Gunakan pil tersebut sesuai dosis dan bila keluhan efek samping muncul, segera laporkan untuk mendapatkan pengobatan alternatif lainnya.

Beberapa wanita tidak boleh pakai KB

Jadi, waktu yang tepat untuk KB sepenuhnya ada pada keputusan Anda pribadi dan pasangan. Namun Anda tetap perlu konsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Sebab, ada beberapa kondisi pada wanita yang tidak diperkenankan untuk mengikuti program KB dengan pil KB, seperti:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Lupa Minum Pil KB? Ini yang Harus Anda Lakukan

Minum pil KB harus rutin sesuai jadwal agar efeknya maksimal. Namun, bagaimana kalau lupa minum pil KB? Apa yang harus dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kontrasepsi, Seks & Asmara 2 Mei 2019 . Waktu baca 6 menit

Selain Pil KB, Alat Kontrasepsi Ini Juga Bisa Bikin Payudara Makin Besar

Ketika menggunakan alat kontrasepsi tertentu, payudara Anda mungkin tampak membesar. Lantas, bagaimana bisa alat KB bikin payudara membesar?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hidup Sehat, Fakta Unik 11 Maret 2019 . Waktu baca 3 menit

Intip Cara Kerja Gel Kontrasepsi, Terobosan Baru Alat KB untuk Pria

Baru-baru ini dikembangkan gel kontrasepsi pencegah kehamilan untuk pria. Namun, efektif dan amankah? Lantas, bagaimana cara menggunakannya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kontrasepsi, Hidup Sehat, Seks & Asmara 8 Maret 2019 . Waktu baca 6 menit

Jenis-Jenis Pil KB yang Tersedia, Ketahui Kelebihan dan Kekurangannya

Ada banyak jenis pil KB yang bisa Anda pilih. Nah, untuk menentukan mana yang terbaik dan paling cocok buat Anda, simak kelebihan dan kekurangannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kontrasepsi, Seks & Asmara 1 Maret 2019 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mencegah hamil setelah berhubungan

Mungkinkah Mencegah Hamil Setelah Berhubungan Seks?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 12 Maret 2020 . Waktu baca 6 menit
kb non hormonal

Pilihan Kontrasepsi Non Hormonal yang Bisa Anda Gunakan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 12 Maret 2020 . Waktu baca 6 menit
kb pandemi covid-19

Belum Pernah Hamil, Amankah Bila Pakai KB Suntik?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit
menjaga kesehatan reproduksi

5 Prinsip Menjaga Kesehatan Reproduksi Bagi Pria dan Wanita

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 9 Juli 2019 . Waktu baca 6 menit