Pentingnya Membersihkan Rumah Setelah Sembuh dari Sakit

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Keadaan rumah setelah menderita suatu penyakit sering kali dapat memicu kembalinya penyakit tersebut. Nah, untuk mencegah hal itu terjadi, ini dia beberapa tips membersihkan rumah yang bisa Anda ikuti.

Tips membersihkan rumah setelah sembuh dari penyakit

Apa pun jenis penyakitnya, rumah Anda tetap harus dibersihkan setelah salah satu anggota keluarga yang di dalamnya sembuh dari suatu penyakit.

Cara membersihkannya pun tidak sama dengan biasanya. Dibutuhkan metode tertentu agar virus dan bakteri penyakit yang tertinggal dapat hilang.

Nah, tanpa basa-basi lagi, ini dia beberapa cara membersihkan rumah setelah sembuh dari sakit.

1. Membersihkan ‘sarang’ bakteri

Pada saat Anda diserang oleh penyakit, tidak menutup kemungkinan bakteri dan virus membuat sarang di rumah Anda.

Seperti dilansir oleh WebMD, sarang bakteri sering ditemukan pada wastafel yang ada di dapur. Selain itu, Anda juga perlu memerhatikan tempat penyimpanan sikat gigi karena bakteri dan kuman juga ‘senang’ berada di sana.

Nah, tips pertama membersihkan rumah yang bisa Anda lakukan adalah bersihkan rumah dengan menggunakan sabun dan air panas untuk menghilangkan kotoran dan kuman.

Selain itu, jangan lupa untuk menambahkan disinfektan agar bakteri tidak muncul lagi.

Anda juga bisa mencampurkan segalon air panas dengan pemutih sebagai pengganti disinfektan untuk membersihkan tempat-tempat tadi dari kuman-kuman membandel.

2. Mengawali bersih-bersih dari kamar mandi

dudukan toilet umum

Salah satu tips membersihkan rumah setelah sembuh dari sakit adalah memulainya dari kamar mandi.

Kuman dan bakteri senang berkembang biak di tempat yang lembap. Oleh karena itu, kamar mandi, toilet, dan dapur adalah tempat yang tepat untuk mereka berkembang biak.

Anda bisa melawan bakteri di toilet dengan menyemprotkan disinfektan pada kloset, sakelar lampu, dan gagang pintu.

Tempat-tempat tersebut memang terlihat sepele, tetapi sering menjadi media penyalur bakteri dari tangan orang yang pernah sakit. Setelah dari kamar mandi, Anda bisa melanjutkannya di dapur lalu keseluruhan rumah.

3. Panaskan sponge Anda di microwave

makanan tak boleh dipanaskan di microwave

Banyak yang luput akan benda yang satu ini ketika Anda membersihkan rumah. Bentuknya yang kecil dan jauh dari pandangan kadang membuat Anda terlewat membersihkan sponge cuci piring.

Sponge untuk cuci piring adalah salah satu tempat favorit kuman berkembang biak. Nah, setelah Anda sakit, jangan lupa juga dengan hal yang satu ini.

Bagaimana cara membersihkannya? Cobalah untuk membersihkannya dengan membasahi sponge dan panaskan selama 2 menit di microwave. Jangan lupa untuk menggantinya secara berkala.

4. Jangan lupa memakai sarung tangan

sarung tangan karet

Salah satu tips membersihkan rumah yang kerap diabaikan adalah menggunakan sarung tangan. Menggunakan sarung tangan ketika membersihkan rumah setelah Anda sakit sangat penting.

Hal ini bertujuan untuk mencegah bakteri dan kuman menempel di tangan Anda.

Setelah rumah Anda bersih dari segala kuman dan penyakit, buang sarung tangan dan cuci tangan Anda untuk mewaspadai penyebaran bakteri.

5. Mengubah kebiasaan juga penting

makanan penyebab muka bengkak

Salah satu kebiasaan yang sulit dihilangkan setelah sakit adalah menyentuh wajah dengan tangan yang mungkin mengandung bakteri.

Mulai dari menggosok mata, memegang mulut, atau menyentuh pipi lalu dilanjutkan dengan minum atau makan. Nah, dari sinilah sering kali bakteri yang menempel di peralatan atau tempat-tempat yang ada di rumah, berpindah.

Maka dari itu, mengurangi hingga menghentikan kebiasaan ini juga menjadi salah satu tips membersihkan rumah setelah sembuh dari sakit.

Sebenarnya, agar tips membersihkan rumah setelah sakit bisa dijalankan dengan benar, semua sangat berpengaruh terhadap kebiasaan Anda dan orang di rumah.

Selain itu, terbiasa mengganti alat pembersih yang sudah tidak seharusnya dipakai juga dapat mengurangi tersebarnya kembali bakteri di rumah.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Juni 26, 2019 | Terakhir Diedit: Juni 20, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca