Tiroid adalah kelenjar yang sangat penting di dalam tubuh. Melalui kelenjar ini, diproduksi hormon tiroid yang berfungsi mengatur hampir semua proses metabolisme dalam tubuh. Ketika seseorang memiliki masalah dengan kelenjar tiroidnya, maka produksi hormon penting ini juga akan terganggu. Oleh karena itu, pengobatan tiroid harus rutin dilakukan. Termasuk saat Anda pergi liburan. Anda tidak perlu khawatir saat berpergian, orang dengan penyakit  tiroid tetap bisa berlibur seperti yang lainnya, kok. Yang penting simak tips liburan di bawah ini.

1. Disiplin menjalani pengobatan

cara minum obat

Pengobatan untuk masalah tiroid beragam, dari minum obat hingga berbagai tindakan medis yang mungkin harus dilakukan dengan rutin. Semua pengobatan ini dilakukan untuk mencegah gejala muncul. Maka itu, Anda harus disiplin menjalaninya, termasuk teratur minum obat yang diberikan.

Beberapa gejala yang bisa muncul ketika Anda tak disiplin menjalani pengobatan tiroid adalah detak jantung cepat seperti berdebar-debar, tekanan darah tinggi, keringat berlebihan, pusing, konstipasi, dan gejala lainnya yang bisa timbul akibat hipertiroid maupun hipotiroid.

Saat Anda sedang berpergian, perawatan penyakit tiroid ini harus tetap dijalani dengan rutin, kalau tidak rencana jalan-jalan Anda justru terganggu dengan munculnya berbagai gejala hipertiroid atau hipotiroid yang tidak terkendali.

2. Periksa ke dokter sebelum berangkat

tes skrining mendeteksi kanker usus besar

Tips liburan yang tidak boleh Anda lupakan adalah pergi ke dokter. Sekitar 4-6 minggu sebelum keberangkatan, sebaiknya Anda konsultasikan dahulu kondisi Anda dengan dokter. Apalagi jika Anda akan pergi ke tempat yang sangat jauh dan membutuhkan waktu lama.

Pemeriksaan medis ini sangat penting untuk memastikan kondisi tiroid dalam keadaan baik sehingga tidak perlu khawatir akan sakit saat jalan-jalan nanti. Catat beberapa instruksi yang diberikan dokter saat Anda bepergian.

3. Bawa obat-obatan lebih

minum obat kusta

Pastikan Anda membawa obat bukan hanya untuk sekali minum, tetapi lebih dari itu. Bisa saja obat yang akan Anda minum terjatuh atau hilang, Anda harus punya cadangannya.

Anda perlu menambahkannya juga karena untuk berjaga-jaga saja misalnya pulang tidak tepat waktu. Karena faktor cuaca atau yang lainnya.

Jika Anda hanya membawa jumlah obat yang pas, bisa-bisa Anda melewati jadwal minum obat selanjutnya. Simpan obat di kotak obat yang tertutup dan tidak mudah tercampur dengan barnag-barang lainnya.

4. Bawa salinan resep obat Anda

obat untuk kolesterol harus pakai resep

Tips liburan ini mungkin terlihat agak ribet, tapi sebenarnya tidak, kok. Masukan salinan resep dalam dompet Anda atau di mana pun tempat aman menurut Anda.

Hal ini dilakukan untuk mengatasi jika, tas obat Anda tertinggal, dicuri, atau hilang. Semua bisa saja terjadi saat traveling.

Maka itu, bawa copy resep atau setidaknya Anda memiliki foto resepnya di handphone Anda. Sehingga jika diperlukan Anda bisa mengaksesnya dan membelinya di apotik terdekat tempat Anda traveling.

5. Jaga tubuh tetap terhidrasi

Tips liburan yang paling mudah yakni minum air putih. Minumlah air lebih banyak dari biasanya, saat Anda sedang dalam perjalanan menuju tempat tujuan maupun saat sedang berjalan-jalan. Hindari juga berbagai macam minuman yang sebenarnya membuat Anda jadi lebih harus seperti soda, kopi yang bersifat diuretik.

Menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik juga bisa mencegah Anda dari konstipasi, salah satu gejala yang bisa muncul saat seseorang mengalami hipotiroid.

6. Jika naik pesawat, sebaiknya jangan pergi saat sedang infeksi

batuk saat flu

Jangan memaksakan untuk bepergian jika dalam kondisi pilek atau sedang mengalami infeksi lain khususnya infeksi telinga, hidung, atau sinus.

Sebab, hidung yang tersumbat akan membuat Anda semakin tidak enak badan, sakit, atau rentannya risiko gendang telinga robek. Jika seperti ini, sebaiknya Anda undur waktu perjalanan.

Kalau memang harus benar-benar berangkat, tanyakan kepada dokter, obat tambahan apa yang perlu disimpan sebagai antisipasi. Dokter biasanya merekomendasikan untuk selalu meminum obat dekongestan sebelum atau saat penerbangan.

7. Biasakan untuk bergerak

berjalan kaki

Ketika Anda melakukan traveling, akan ada saatnya Anda harus duduk dalam jangka waktu lama dalam perjalanan, bukan? Nah oleh karena itu, sangat penting melakukan streching ringan, berdiri, dan berjalan-jalan ringan.

Ketiga aktivitas ini bisa mencegah risiko terbentuknya pembekuan darah yang mudah terjadi saat sedang duduk dalam jangka waktu lama.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca