Tes Unik Ini Bisa Mendeteksi Gejala Penyakit Parkinson Sejak Dini

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Orang yang sudah lanjut usia rentan mengalami penyakit Parkinson. Penyakit gangguan saraf ini membuat penderitanya tidak bisa menggerakkan anggota tubuhnya dengan bebas, kaku, dan akhirnya kehilangan kemampuan motorik. Parkinson termasuk penyakit yang tidak bisa disembuhkan sepenuhnya dan bisa datang tiba-tiba. Namun, sekarang mungkin saja Parkinson bisa dideteksi sejak dini. Pasalnya, baru-baru ini, para ahli menemukan cara unik untuk deteksi gejala Parkinson sejak dini. Bagaimana caranya?

Tes penciuman bisa membantu deteksi gejala Parkinson sejak dini

Temuan ini muncul dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari Michigan State University, yang menyatakan bahwa tes penciuman bisa mendeteksi gejala Parkinson sejak dini, bahkan 10 tahun sebelum akhirnya penyakit ini bisa didiagnosis.

Penelitian ini melibatkan sebanyak 2.462 lansia yang rata-rata berusia 75 tahun. Kemudian, mereka diminta untuk mencium berbagai bahan di depan mereka seperti kayu manis, bawang bombai, hingga sabun. Selanjutnya, mereka disuruh untuk menebak berbagai aroma tersebut. Dari percobaan ini, peserta penelitian terbagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok lansia dengan kemampuan penciuman yang buruk, kemampuan baik, dan sangat baik.

Beberapa tahun kemudian, para ahli menemukan bahwa sebagian besar kelompok lansia yang punya kemampuan penciuman yang buruk tersebut terdiagnosis penyakit Parkinson. Maka itu, para ahli menyimpulkan bahwa kelompok lansia yang memiliki kemampuan penciuman yang buruk, berisiko lima kali lebih tinggi untuk alami gangguan saraf ini, ketimbang lansia yang punya kemampuan penciuman yang baik.

Penyakit Parkinson sebenarnya terjadi akibat adanya kerusakan sistem saraf yang membuat seseorang sulit untuk mengendalikan gerakan, keseimbangan, serta koordinasi tubuhnya. Maka itu, para ahli menyimpulkan bahwa penurunan kemampuan salah satu indra tubuh, dalam hal ini penciuman, bisa menjadi tanda awal dari gejala Parkinson.

mengobati parkinson adalah

Tanda awal lainnya dari penyakit Parkinson yang harus Anda ketahui

Selain penurunan kemampuan penciuman, ada beberapa gejala yang menandakan bahwa seseorang mengalami Parkinson, yaitu:

1. Tremor

Tremor membuat tangan, kaki, dan beberapa bagian tubuh lain selalu bergetar. Hal tersebut terjadi akibat adanya kerusakan awal pada sistem saraf pusat. Gejala Parkinson ini sangat umum, hanya satu dari lima pasien Parkinson yang tak mengalami gejala awal ini.

2. Gaya tulisan tangan berubah

Mungkin Anda akan menyadari bahwa gaya tulisan Anda akan berubah. Ya, hal ini bisa terjadi karena Anda mulai mengalami kesulitan koordinasi tubuh.

3. Mengalami masalah tidur

Tanda awal dari penyakit Parkinson lainnya adalah tiba-tiba sering mengigau dan melakukan gerakan di dalam tidur, seperti menendang atau melakukan gerakan memukul.

4. Cara berjalan juga berubah

Parkinson menyebabkan otak Anda kesulitan untuk mengendalikan gerakan, termasuk gerakan ketika Ada berjalan. Maka itu, bila Anda merasa gaya jalan mulai berubah, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

5. Volume suara mengecil

Apakah keluarga atau orang terdekat Anda sering meminta Anda untuk lebih mengeraskan suara Anda supaya bisa terdengar? Padahal mungkin saat itu Anda sudah berbicara dengan volume yang keras, tapi tetap tak terdengar oleh mereka. Hal ini artinya volume suara Anda mengecil dan bisa jadi gejala awal dari Parkinson.

Bila salah satu atau lebih gejala tersebut terjadi pada Anda, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Januari 16, 2018 | Terakhir Diedit: Januari 12, 2018

Sumber
Yang juga perlu Anda baca