Sudah minum susu hangat, menyetel musik yang menenangkan, atau tidur lebih awal tapi masih tidak bisa tidur? Mungkin Anda perlu coba tidur di laboratorium. Ya. Laboratorium khusus itu disebut dengan sleep clinic. Saran ini sedikit terdengar aneh, tapi terbukti sebagai cara yang ampuh untuk mengatasi susah tidur malam. Bagaimana prosedurnya? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Sleep clinic, laboratorium khusus untuk mengatasi susah tidur malam

Sleep clinic adalah sebuah inovasi baru berbentuk laboratorium yang ditujukan untuk mengatasi berbagai gangguan tidur, di antaranya:

Tidak semua gangguan tidur akan dianjurkan untuk melakukan prosedur ini. Jadi, konsultasikan pada dokter sebelum Anda memutuskan untuk mencoba tidur di sleep clinic.

Setelah dokter memutuskan bahwa Anda harus menjalani prosedur sleep clinic, dokter akan meminta Anda untuk menuliskan beberapa informasi seputar kebiasaan tidur Anda. Misalnya, kapan Anda mulai beranjak tidur, berapa lama waktu tidur Ansa, berapa kali terbangun di malam hari, apa saja yang sudah dilakukan untuk mengatasi gangguan tidur, dan sebagainya. Dokter kemudian menggunakan informasi tersebut untuk membandingkan antara kebiasaan Anda saat tidur di rumah dan laboratorium tidur.

Bagaimana prosedur tidur di laboratorium sleep clinic?

Anda mungkin membayangkan akan tidur di atas kasur empuk nan nyaman layaknya hotel, tapi penampilan ruangan tidur di laboratorium sleep clinic layaknya bangsal rumah sakit pada umumnya. Anda akan dibaringkan senyaman mungkin di atas tempat tidur sambil dipasangkan seperangkat alat yang akan memantau aktivitas otak, gerakan mata, detak jantung, dengkuran, gerakan tubuh, dan lainnya selama Anda terlelap

Terdapat tiga alat yang dapat membantu dokter mengatasi susah tidur malam Anda, di antaranya:

  • Polisomnografi (PSG) untuk mencatat aktivitas otak, gerakan mata, detak jantung, tekanan darah, tingkat oksigen, dan gerakan tubuh pasien. PSG dapat membantu mendiagnosis sleep apnea, serangan kejang saat tidur, sindrom kaki gelisah, dan kantuk berlebihan saat siang hari (EDS).
  • Multiple Sleep Latency Test (MSLT) untuk mengukur tingkat kantuk dan tingkat gangguan pernapasan Anda. MSLT biasanya digunakan bersamaan dengan polisomnografi. Alat ini dapat membantu mendiagnosis narkolepsi dengan memantau aktivitas otak dan gerakan mata pasien.
  • Maintenance of Wakefulness Test (MWT), tes untuk mengukur kesiagaan Anda untuk tetap bangun pada siang hari. Hasil dari MWT biasanya sangat penting untuk pekerja transportasi 

Masing-masing alat ini memiliki sensor elektroda yang akan ditempelkan di beberapa bagian tubuh Anda, di antaranya:

  • Kulit kepala, untuk mengukur aktivitas otak dan menilai tahap tidur
  • Wajah dekat mata dan dagu, untuk mengukur aktivitas otot dan gerakan mata
  • Dada dan perut, untuk mengukur aktivitas bernapas
  • Kaki, untuk mengukur pergerakan tubuh atau aktivitas otot
  • Jari, untuk mendeteksi kadar oksigen selama penelitian

Prosedur ini tidak cukup dilakukan hanya sehari-dua hari saja, tergantung pada proses sleep clinic sampai gangguan tidur Anda dapat didiagnosis dan diatasi secara bertahap.

Setelah menjalani proses sleep clinic, Anda mungkin akan diminta untuk menggunakan peralatan medis lainnya (misalnya alat CPAP), obat tidur atau stimulan yang dapat membantu mengatasi susah tidur malam Anda.

Persiapan yang perlu dilakukan sebelum tidur di sleep clinic

Sebelum memutuskan tidur di sleep clinic untuk mengatasi susah tidur malam, Anda wajib mempertahankan rutinitas malam Anda agar memberikan hasil terbaik. Jika Anda mengubah rutinitas tidur Anda, maka ini dapat memengaruhi jalannya tes sehingga memberikan hasil diagnosis yang tidak akurat. Pada akhirnya, terapi perawatannya pun bisa meleset.

Karena itu, lakukan hal-hal berikut ini untuk memperjelas hasil diagnosis yang nantinya bermanfaat untuk mengatasi gangguan tidur Anda:

  1. Kunjungi sleep clinic tak lama sebelum jam tidur, sekitar pukul 8 sampai 9 malam.
  2. Pastikan Anda sudah makan malam dan siap tidur.
  3. Bawa obat-obatan yang Anda konsumsi.
  4. Bawa pakaian yang nyaman.
  5. Persiapkan mental dan usahakan dalam kondisi rileks dan nyaman.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca