Herpes adalah penyakit yang menyerang kulit, kelamin, dan mulut. Rasa gatal, demam, timbul lenting berisi air, dan gatal yang bisa menyebar ke bagian tubuh lainnya merupakan gejala-gejala herpes yang cukup umum. Kondisi ini tentu sangat mengganggu Anda. Lalu apa saja obat herpes yang ampuh melawan virusnya?

Apa itu herpes?

Herpes adalah infeksi virus yang menyebabkan lecet dan luka yang menyakitkan. Sebetulnya ada 8 sampai 9 jenis virus penyebab herpes. Namun, virus yang paling umum ada dua, yaitu Varicella zoster dan Herpes simplex. Virus Varicella zoster adalah penyebab cacar air dan herpes zoster, yang lebih sering dikenal sebagai cacar ular atau cacar api

Sedangkan virus Herpes simplex tipe 1 dan 2 (HSV1 dan HSV2) menyebabkan luka melepuh, demam, dan bintil di sekitar mulut (herpes oral) dan alat kelamin (herpes genital). Jika Anda terkena herpes genital, ini termasuk sebagai penyakit kelamin. Begitu Anda terinfeksi, Anda akan memiliki virus herpes ini selamanya alias virus ini tidak bisa dihilangkan dari tubuh. 

Apa saja pilihan obat herpes?

Jika Anda mulai mengalami gejala herpes seperti yang telah dijelaskan di atas, ada baiknya segera temui dokter. Semakin cepat didiagnosis, semakin berkurang juga penyebaran herpes di seluruh tubuh. Berikut merupakan tiga pilihan obat yang digunakan dalam mengobati herpes. 

1. Acyclovir: Pada pengobatan herpes, biasanya akan digunakan obat antivirus yang sudah digunakan sejak tahun 1982. Obat herpes ini berbentuk topikal (obat luar) dan oral (diminum). Obat herpes ini tergolong aman dan bisa dikonsumsi sehari-hari sesuai kebutuhan.

2. Valacyclovir: Obat herpes ini merupakan terobosan obat yang lebih baru. Valacyclovir sebenarnya menggunakan acyclovir sebagai bahan aktifnya. Namun, obat ini menjadikan acyclovir lebih efisien sehingga tubuh bisa jadi menyerap sebagian besar kandungan obat. Salah satu keunggulannya dibanding acyclovir adalah obat ini bisa dikonsumsi siang hari tanpa butuh istirahat.

3. Famciclovir: Famciclovir menggunakan penciclovir sebagai bahan aktif untuk menghentikan virus HSV. Seperti valasyclovir, obat ini juga bertahan lebih lama jika sudah berada di dalam tubuh. Maka itu juga, obat ini harus dikonsumsi dalam waktu tertentu dan tidak boleh sering-sering.

Apakah obat herpes harus diminum seumur hidup?

Seperti dijelaskan di atas, sekali kena herpes, virusnya tidak akan hilang dalam sekejap dari dalam tubuh. Obat-obatan antivirus untuk herpes hanya bisa membantu melemahkan virusnya. Maka, sangat mungkin penyakit ini akan kambuh lagi dalam beberapa waktu setelah pengobatan.

Karena itulah dokter kemungkinan besar akan menganjurkan Anda untuk tetap minum obat herpes setelah serangan yang pertama. Ada dua jenis pengobatan herpes yang biasanya direkomendasikan, tergantung pada kondisi setiap pasien.

Yang pertama adalah terapi episodik. Terapi episodik dengan obat herpes antivirus diberikan pada orang yang herpesnya kambuh kurang dari enam kali setahun. Pengobatan ini akan diberikan setiap kali gejala kambuh, mungkin selama 5 hari.

Pengobatan jenis kedua adalah terapi supresif. Terapi ini dianjurkan bagi orang yang herpesnya kambuh lebih dari enam kali setahun. Bahkan dalam kasus yang cukup parah, dokter akan meminta pasien untuk minum obatnya setiap hari, seumur hidup. Selain untuk menekan risiko gejalanya kambuh, minum obat herpes seumur hidup penting dilakukan untuk mencegah penularan herpes pada pasangan atau orang-orang di sekitar pasien.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca