Menurut Penelitian, Minum Pil KB Bisa Mencegah Rematik Pada Wanita

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Sudah berapa lama Anda minum pil KB? Tak disangka-sangka, sebuah penelitian menguak bahwa wanita yang minum pil KB selama tujuh tahun atau lebih punya risiko kena rematik yang lebih kecil daripada wanita yang tidak menggunakan kontrasepsi minum.

Apa hubungannya pil KB dengan risiko rematik, ya? Bagaimana pil KB bisa melindungi wanita terhadap rematik? Begini penjelasan lengkapnya.

Pil KB menurunkan risiko penyakit rematik pada wanita

Sebuah penelitian yang telah dimuat dalam  Journal Annals of the Rheumatic Diseases ini menemukan hubungan antara pil KB dengan rematik. Padahal selama ini penggunaan kontrasepsi oral seperti pil KB diduga memiliki efek samping yang negatif.

Bukannya efek samping negatif, ternyata tim ahli dari Swedia menemukan bahwa minum pil KB selama tujuh tahun atau lebih menurunkan risiko Anda untuk mengalami penyakit rematik.

Penelitian ini melibatkan wanita usia 18 tahun ke atas yang tinggal di Swedia dari tahun 1996 hingga 2014. Para peneliti mengambil data dari Swedish Epidemiological Investigation of Rheumatoid Arthritis (EIRA). Mereka meneliti lebih dari dua ribu wanita dengan penyakit rematik dan lebih dari empat ribu wanita yang tidak memiliki penyakit ini sebagai kelompok pembanding.

Para peneliti mengambil sampel darah para wanita yang terlibat dalam penelitian ini untuk mengamati anti-citrullinated protein antibodies atau ACPA dalam darah. Antibodi yang terdeteksi dalam darah tersebut memang bisa jadi tanda adanya penyakit rematik.

Sekitar 90 persen orang dengan penyakit rematik terbukti menunjukkan hasil positif pada pemeriksaan anti-citrullinated protein atau ACPA. Maksudnya, semakin tinggi kadar ACPA dalam darah, Anda semakin rentan terhadap rematik. Bisa juga berarti bahwa penyakit tersebut sudah menyerang tubuh Anda cukup parah.

minum pil KB sebelum hamil

Seberapa efektif pil KB dalam menurunkan risiko rematik?  

Wanita yang tengah mengonsumsi pil KB secara rutin mengalami penurunan risiko penyakit rematik sebesar 15 persen. Sedangkan wanita yang dulu pernah minum pil KB (tapi sekarang sudah berhenti untuk alasan apa pun) mengalami penurunan risiko sebesar 13 persen.

Mereka yang menggunakan pil KB selama lebih dari tujuh tahun (rata-rata lama penggunaan di antara peserta penelitian) mengalami penurunkan risiko hingga sebesar 19 persen. Penelitian ini membuktikan bahwa efek samping pil KB tidak selalu buruk pada wanita, bahkan bisa cukup bermanfaat mencegah rematik.

Apa boleh minum pil KB dalam jangka panjang untuk mencegah rematik pada wanita?

Anda tidak boleh sembarangan minum obat kontrasepsi untuk tujuan apa pun. Penggunaan kontrasepsi harus di bawah pengawasan dan anjuran dari dokter Anda. Mengapa harus berhati-hati? Meski peneliti melihat adanya manfaat konsumsi pil KB pada kesehatan wanita, tubuh setiap orang itu berbeda-beda. Karena itu, tubuh Anda mungkin bereaksi dengan cara yang berbeda ketika minum pil KB jangka panjang. Bisa saja efeknya justru negatif.

Selain itu, penelitian lebih lanjut pada subjek yang lebih banyak masih diperlukan untuk memastikan bagaimana tepatnya pil KB menurunkan risiko penyakit rematik pada wanita.

Baca Juga:

Sumber