Hindari Bahaya Kesehatan di Rumah, Ini Perabotan yang Wajib Diganti Secara Berkala

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 15/01/2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Dalam merawat rumah, sebaiknya Anda tidak hanya fokus dalam memelihara kebersihannya saja. Beberapa perlengkapan rumah tangga membutuhkan perawatan secara khusus, sehingga perlu diganti atau diperbarui secara berkala.

Hal ini bisa disebabkan karena perlengkapan tersebut memiliki masa guna yang sebentar ataupun cepat kotor dan menyebabkannya menjadi sumber penyakit di rumah.

Adapun perabot yang apabila hanya akan diganti ketika rusak malah akan menimbulkan bahaya bagi penggunanya. Berdasarkan ruangan dan fungsinya, berikut ini adalah perabot dan furniture rumah yang perlu diperhatikan perawatannya dengan baik:

Perlengkapan rumah tangga yang mesti diganti berkala

1. Perlengkapan kamar tidur

Perlengkapan tidur, seperti bantal, matras, dan seprai, merupakan perabot rumah yang paling sering digunakan dalam waktu yang lama. Penggunaannya yang intens untuk membuat barang-barang ini mudah menjadi kotor sehingga berpotensi menjadi sarang penyakit.

Seprai

Dalam penggunaannya sehari-hari, seprai perlu dicuci dan diganti maksimal seminggu sekali. Seprai yang kotor dapat meningkatkan kelembapan matras yang dilapisinya.

Matras yang lembap dapat menjadi tempat kutu kasur dan tungau berkembang biak. Keduanya dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan seperti gatal-gatal, iritasi kulit, hingga alergi pada sistem pernapasan.

Cucilah sprei dengan air hangat karena bisa membunuh kuman dengan lebih efektif dibandingkan dengan air biasa.

Bantal 

Jika terlalu lama digunakan bantal akan berubah kempis sehingga tidak lagi mampu menopang kepala dengan bahu dengan optimal. Akibatnya, tidur dengan bantal kempis berisiko membuat Anda mengalami nyeri leher dan gangguan tidur. Bantal setidaknya perlu diganti setiap 6-1 tahun sekali.

Matras

Matras memiliki daya tahan yang lebih lama daripada perlengkapan rumah tangga di kamar tidur lainnya. Masa guna matras memiliki usia yang lebih panjang sekitar 5-10 tahun. Matras sudah selayaknya diganti apabila permukaan matras terasa bergelombang, terdapat lubang, dan salah satu bagian dalamnya muncul ke permukaan.

Namun, Anda tidak harus menunggu hingga 10 tahun untuk mengganti perlengkapan rumah tangga ini. Perhatikan kondisi matras apakah terasa lembap sehingga menimbulkan rasa panas hingga berkeringat ketika tidur. Kondisi ini dapat menjadi pertanda jika matras perlu diganti sesegera mungkin.

2. Peralatan Dapur

Sebagai ruang paling sibuk di rumah, penggunaan peralatan dapur juga tak kalah intens dari perlengkapan kamar tidur. Di dapur terdapat beberapa peralatan rumah tangga yang kerap terpapar panas sehingga lebih rentan rusak.

Panci dan Wajan

Perlengkapan rumah tangga seperti wajan dan panci biasanya perlu diganti setiap 3 sampai 5 tahun sekali. Akan tetapi, apabila permukaannya sudah rusak Anda perlu menggantinya sesegera mungkin.

Permukaan panci atau wajan yang retak atau mengelupas dapat menimbulkan kontaminasi makanan yang dimasak sehingga berisiko menyebabkan keracunan makanan.

Selain itu, menurut FDA, bekas hangus yang menempel di permukaan alat masak juga bersifat karsinogenik, yaitu bisa mengakibatkan munculnya sel kanker.

Sponge Cuci dan Saringan Air

Beberapa barang lain yang juga digunakan secara intens di dapur adalah sponge dan saringan air. Penting untuk menjaga kedua barang ini tetap higienis dengan cara menggantinya secara rutin karena berfungsi untuk membersihkan peralatan lain.

Sponge cuci piring hendaknya diganti setiap seminggu sekali. Sementara, saringan air dapat diganti selama 2 bulan sekali.

3. Peralatan di kamar mandi

Kondisi ruangan yang lembap dan becek membuat kamar mandi menjadi sarang kuman penyakit. Perlengkapan rumah tangga yang disimpan di kamar mandi juga berisiko tinggi terpapar oleh bakteri dan virus penyakit yang berasal dari kamar mandi.

Kedua benda ini sering kali luput dari perhatian dalam merawat barang-barang di rumah, namun ternyata sangat penting untuk menggantinya secara berkala.

Sikat gigi 

Kesehatan gigi tidak dapat terjaga dengan baik apabila Anda tidak rutin mengganti sikat gigi setiap tiga bulan sekali. Sikat gigi dapat menjadi media berkumpulnya kuman penyakit yang membahayakan kesehatan gigi jika terlalu lama dipakai. Selain itu, lama kelaman sikat juga tidak lagi efektif mengangkat sisa-sisa makanan karena semakin lusuh ketika dipakai terlalu lama.

Pengesat kaki

Wajar saja bila pengesat kaki menjadi salah satu alat rumah tangga paling kotor. Alat ini biasa digunakan untuk membersihkan kaki dari kotoran yang menempel. Oleh sebab itu, pengesat kaki sebaiknya dicuci dalam kurun waktu seminggu sekali dan Anda perlu mengganti  pengesat kaki yang telah usang setiap 2 tahun sekali.

4. Alat Elektronik

Hampir semua peralatan elektronik di rumah sebenarnya tak perlu mendapatkan perawatan secara berkala. Pasalnya, perlengkapan rumah tangga ini memiliki ketahanan jangka panjang hingga bertahun-tahun.

Pendingin ruangan misalnya, masa gunanya dapat bertahan dari 10 sampai 15 tahun. Begitupun dengan microwave yang umumnya tetap berfungsi dengan baik hingga 10 tahun ke depan.

Namun, adapula perangkat listrik yang perlu diganti kurang dari 5 tahun. Lampu umumnya  diganti setiap 2-3 tahun sekali guna memastikan ruangan tetap mendapatkan pencahayaan yang memadai dan menyehatkan mata.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tips Mengonsumsi Susu untuk Penderita Intoleransi Laktosa

Seseorang yang intoleransi laktosa umumnya akan mengalami gangguan pencernaan sesudah mengonsumsi produk susu. Berikut cara aman menghindarinya.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Hidup Sehat, Tips Sehat 24/04/2020 . Waktu baca 4 menit

Cara Praktis Menakar Porsi Makan untuk Menjaga Berat Badan

Saat mengatur porsi makan, Anda mungkin terkendala cara menakar bahan makanan yang tepat. Berikut langkah yang bisa Anda lakukan.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Nutrisi, Hidup Sehat 17/04/2020 . Waktu baca 6 menit

Apakah Pengidap Thalassemia Bisa Sembuh Total?

Thalassemia merupakan penyakit keturunan yang sulit diobati. Meski demikian, para ahli terus mencari cara untuk mengobati thalassemia hingga sembuh total.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Hidup Sehat, Tips Sehat 10/04/2020 . Waktu baca 5 menit

Memilih Obat Tidur yang Aman untuk Ibu Hamil dan Janin

Untuk membantu ibu hamil yang sesah tidur, obat dapat menjadi solusinya. Namun, Anda perlu memilih obat tidur yang aman dan tidak berisiko pada kehamilan.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 01/04/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mencium bau hujan

Ini Penjelasan Ilmiah Mengapa Beberapa Orang Suka Bau Hujan

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 15/05/2020 . Waktu baca 4 menit
hubungan poliamori

Mengenal Hubungan Poliamori, Saat Cinta Anda Tak Hanya untuk Satu Orang

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rena Widyawinata
Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020 . Waktu baca 4 menit
pengaruh tbc pada ibu hamil

Apa Pengaruh TBC pada Ibu Hamil dan Janin?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 11/05/2020 . Waktu baca 4 menit
memilih terapis seks

Jangan Asal Pilih, Begini Cara Menentukan Terapis Seks yang Cocok untuk Anda

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 28/04/2020 . Waktu baca 6 menit