Bolehkah Orang yang Punya Multiple Sclerosis (MS) Ikut Donor Darah?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Selain menyelamatkan hidup orang lain, donor darah ternyata bermanfaat bagi kesehatan tubuh pendonornya. Mulai dari menurunkan berat badan hingga menurunkan risiko berbagai penyakit serius, seperti kanker dan penyakit jantung. Artinya, donor darah dapat memperpanjang usia seseorang.

Sayangnya, tidak semua orang boleh melakukan donor darah. Ada syarat yang harus dipenuhi oleh pendonor. Lantas, apakah orang yang punya penyakit multiple sclerosis boleh donor darah? Cari tahu jawabannya pada ulasan berikut ini.

Punya penyakit multiple sclerosis, boleh donor darah tidak?

Ada syarat yang harus dipenuhi seseorang sebelum mendonorkan darahnya, terutama kesehatan tubuh pendonor. Pasalnya, darah orang yang sakit bisa menularkan penyakit dan membahayakan penerima donor. Selain itu, kesehatan pendonor juga akan menurun setelah melakukan transfusi darah. Itulah sebabnya orang yang sedang sakit atau kondisi tubuhnya tidak sehat, dilarang untuk melakukan donor darah.

Lalu, bagaimana dengan orang yang memiliki penyakit multiple sclerosis? Multiple sclerosis (MS) merupakan kondisi imun yang memengaruhi sel saraf pada otak dan tulang belakang. Kondisi ini membuat myelin (serabut yang mengelilingi sel sarah pusat) meradang dan rusak, Akibatnya, impuls listrik (rangsangan) dari otak tidak mengalir lancar ke saraf yang dituju.

Kondisi tersebut membuat orang dengan penyakit multiple sclerosis mengalami beberapa gejala, seperti kelemahan otot atau mati rasa, daya ingat bermasalah, sulit menjaga keseimbangan tubuh, dan penglihatan terganggu.

Nah, dilansir dari laman Very Well, orang dengan penyakit kronis masih dibolehkan untuk mendonorkan darah selama mereka merasa sehat, gejalanya terkendali, dan semua syarat donor darah terpenuhi. Hal ini juga berlaku pada orang dengan multiple sclerosis. Namun, ingat pertimbangan boleh donor darah bukan hanya dilihat dari kesanggupan pasien. Pasien harus mendapatkan izin dokter dan pemeriksaan lebih lanjut dari petugas donor darah.

Sebaliknya pasien multiple sclerosis tidak dibolehkan untuk donor darah jika gejalanya terus muncul, terutama gejala kelelahan. Hampir 80% orang dengan kondisi ini mengalami kelelahan yang parah.

setelah donor darah

Syarat yang harus dipenuhi pasien MS sebelum donor darah

Selain izin dokter, petugas PMI akan melakukan pengecekan, mulai dari mengukur berat badan, tekanan darah, denyut nadi, dan mengambil sampel darah untuk mengetahui kadar hemoglobin. Saat pemeriksaan, beri tahu patugas mengenai kondisi Anda, surat keterangan dokter (bila ada), dan tunjukkan daftar obat-obatan yang Anda gunakan.

Dari pengecekan fisik, petugas PMI akan mengevaluasi apakah Anda sudah memenuhi syarat donor darah atau belum. Beberapa syarat donor darah yang harus dipenuhi sama seperti pendonor lainnya, antara lain:

  • Sehat jasmani dan rohani
  • Usia 17-65 tahun
  • Berat badan minimal 45 kg
  • Tekanan darah normal (sistole 100/180 dan diastole 70/100)
  • Kadar hemoglobin minimal 12,5 g/dl sampai 17 g/dl

Jika kondisi tubuh kurang sehat, Anda harus membuat jadwal ulang untuk donor darah di lain waktu. Jangan lupa untuk melakukan konsultasi lebih dulu pada dokter setiap Anda ingin melakukan donor darah.

Supaya gejala multiple sclerosis dapat lebih terkendali, Anda perlu memperhatikan kembali asupan makanan, waktu isirahat, olahraga, dan pengobatan yang Anda lakukan beberapa hari atau minggu sebelum melakukan donor darah.

Sumber
Yang juga perlu Anda baca