3 Pilihan Obat Ambeien yang Ampuh Redakan Gatal dan Nyeri

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Anda yang memiliki ambeien atau wasir pasti mengalami nyeri dan kesulitan saat buang air besar (sembelit). Saking nyerinya, hanya untuk duduk saja rasanya sangat menyiksa. Namun Anda tak perlu cemas dulu. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan dapat disembuhkan dengan pengobatan yang tepat. Jika Anda sudah mencoba beberapa obat ambeien alami tapi nyerinya tak juga mereda, mungkin sudah saatnya bagi Anda untuk mencoba berbagai obat dokter untuk ambeien berikut ini.

Obat dokter yang ampuh redakan nyeri ambeien

Obat ambeien terdiri dari dua jenis, yaitu obat bebas (over the counter) dan obat yang memerlukan resep dokter. Pada dasarnya, pemberian obat ambeien ini tergantung dari besar, lokasi, dan keparahan gejala ambeien yang Anda rasakan. Jadi, sebaiknya tanyakan dulu pada apoteker atau dokter mengenai jenis obat ambeien yang tepat untuk Anda.

Pilihan obat ambeien yang ampuh mengatasi pembengkakan dan nyeri wasir di antaranya:

1. Obat pereda nyeri

overdosis kostikosteroid

Beberapa obat pereda nyeri, seperti paracetamol dan ibuprofen, bisa Anda andalkan untuk membantu meredakan rasa sakit akibat ambeien. Kedua jenis obat pereda nyeri ambeien ini, tak memerlukan resep dokter alias dijual bebas di apotek.

Akan tetapi, bila Anda mengalami perdarahan anus yang berlebihan, sebaiknya hindari konsumsi ibuprofen dan obat NSAID lainnya terlebih dahulu. Alih-alih meringankan nyeri, obat golongan NSAID tersebut justru dapat memperparah perdarahan dan membuat Anda semakin tidak nyaman.

Perlu dicatat juga bahwa obat pereda nyeri ini hanya boleh dikonsumsi selama beberapa hari saja. Pasalnya, salah satu efek sampingnya dapat membuat kulit sekitar anus dan punggung Anda terasa sedikit panas dan sensitif. Maka itu, pastikan Anda mematuhi aturan minum dan dosis obat yang diberikan.

2. Krim kortikosteroid

ketoconazole obat salep

Bila rasa nyeri akibat ambeien semakin meradang dan menjalar ke punggung, segera konsultasikan ke dokter. Dokter biasanya akan meresepkan krim kortikosteroid yang mengandung steroid, hormon yang dapat menekan reaksi imun dan mempersempit jaringan hemoroid alias ambeien.

Obat ambeien ini memang harus diresepkan oleh dokter dan hanya boleh digunakan selama satu minggu. Efeknya pun sama, penggunaan krim kortikosteroid yang terlalu lama dapat membuat kulit di sekitar anus  semakin tipis dan memperparah iritasi.

Sebelum menggunakan krim ini, pastikan Anda sudah membersihkan area anus dengan tisu bayi bebas pewangi secara perlahan. Setelah itu, cukup oleskan sedikit krim kortikosteroid pada kulit luar anus (bukan di dalam). Jika digunakan secara rutin, cara ini dapat membantu meringankan gatal dan melancarkan buang air besar.

3. Obat pencahar (laksatif)

obat pencahar saat hamil

Sulit mengejan akibat sembelit (konstipasi) dapat membuat ambeien jadi terasa semakin sakit. Sebagai solusi dari efek ambeien ini, mintalah obat pencahar dari dokter untuk meredakan gejalanya. Obat pencahar atau laksatif bekerja efektif dengan melancarkan gerakan usus dan mempercepat pengosongan usus. Dengan begitu, tekanan pada anus dapat berkurang dan mencegah ambeien kambuh lagi.

Selain dengan obat pencahar, minum suplemen serat juga memberikan manfaat yang sama, yaitu membantu melunakkan feses dan mengurangi tekanan mengejan saat buang air besar. Contohnya psyllium (Metamucil) atau methylcellulose (Citrucel).

Jika gejala ambeien tak kunjung mereda atau bahkan semakin memburuk setelah menggunakan obat ambeien, segera konsultasikan ke dokter. Selain memberikan obat untuk redakan nyeri, dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk menjalani prosedur operasi guna menyembuhkan ambeien hingga tuntas.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca