Jangan Panik Jika Tak Sengaja Tertelan Permen Utuh, Ini yang Harus Anda Lakukan

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 20/01/2019
Bagikan sekarang

Makan permen biasanya jadi jurus ampuh pengusir kantuk, atau sekadar selingan untuk membunuh rasa bosan. Apalagi, kini permen telah tersedia dalam berbagai macam pilihan rasa yang bisa disesuaikan dengan selera dan kebutuhan. Namun, bagaimana jika tanpa sengaja Anda malah tertelan permen keras yang masih utuh? Adakah cara mengatasinya?

Bahayakah jika tertelan permen keras yang masih utuh?

Sedang asyik mengisap atau mengunyah permen keras, tiba-tiba permen tersebut justru tertelan utuh-utuh sehingga tersangkut di tenggorokan Anda. Atau bahkan, mungkin tidak tersangkut, tapi Anda merasa ada yang aneh karena tertelan permen keras yang masih berukuran cukup besar.

Sebenarnya, menelan suatu makanan merupakan melibatkan serangkaian proses yang cukup kompleks. Mulai dari mengunyahnya sampai halus, memindahkan makanan dari mulut ke bagian belakang tenggorokan dengan bantuan lidah, hingga makanan masuk ke dalam kerongkongan sampai berakhir di dalam lambung.

Ketika makanan tidak sengaja langsung masuk ke tenggorokan tanpa dikunyah terlebih dahulu, misalnya tertelan permen keras, tentu seolah ada yang aneh karena berbeda dengan proses seharusnya. Hanya saja, kondisi ini tidak perlu dikhawatirkan selama tidak menghambat pernapasan, atau sampai mengalami nyeri dada.

Singkatnya, permen keras tersebut akan tetap bergerak menuju sistem pencernaan meskipun masih dalam bentuk utuh. Sistem pencernaan akan mengolah permen keras bersama dengan makanan lainnya, hingga keluar dari tubuh sebagai feses.

permen mengandung narkoba

Apa yang harus dilakukan setelahnya?

Hampir semua kasus tertelan permen keras dapat tidak perlu dikhawatirkan karena akan tercerna alami di dalam pencernaan. Namun, jika kondisi ini membuat Anda tidak nyaman, beberapa cara berikut ini bisa membantu memulihkannya:

1. Banyak minum air putih

Air liur biasanya akan bertindak sebagai pelumas alami untuk menggerakkan permen keras yang tersangkut, atau melancarkan perjalanannya sampai ke perut. Selain itu, Anda bisa mempercepat proses ini dengan menenggak beberapa gelas air putih.

Selain membantu melegakan tenggorokan yang mungkin terasa kurang nyaman, permen akan lebih cepat sampai ke lambung hingga nantinya keluar melalui feses. Terlebih jika permen keras tersebut kering, maka minum banyak air akan membantu permen agar lebih mudah bergerak.

2. Makan makanan lunak

Meski sedang merasa tidak nyaman karena baru saja tertelan permen keras, tapi makan makanan lunak bisa sedikit membantu pergerakan permen menuju sistem pencernaan. Misalnya pisang, bubur, roti, kue brownies, dan lainnya.

Supaya lebih mudah, Anda bisa mencelupkan sepotong roti ke dalam segelas susu hangat guna membuatnya lebih lunak. Pastikan Anda mengunyah dan menelannya dengan perlahan.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

8 Tanda Pencernaan Anda Sehat dan Berfungsi Baik

Pencernaan yang sehat tidak selalu harus digambarkan dengan buang air besar teratur. Simak 7 tanda lainnya dari sistem pencernaan yang sehat.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph

Benarkah Makanan Darat dan Laut Tidak Boleh Dimakan Bersamaan?

Makan makanan darat dan laut secara bersamaan sering dianggap berakibat buruk bagi kesehatan. Apa kata sains tentang hal ini?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Nutrisi, Hidup Sehat 23/11/2019

Keseringan Makan Permen Pelega Tenggorokan Itu Bahaya, Kenapa?

Makan permen pelega tenggorokan memang bisa jadi pertolongan pertama saat batuk. Namun, jika terus-terusan dimakan bisa keracunan, lho!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Batuk, Health Centers 20/06/2019

5 Tips Menjaga Kesehatan Pencernaan Selama Puasa

Pencernaan yang bermasalah akan menghambat kelancaran ibadah Anda di bulan suci ini. Cek tips menjaga pencernaan tetap sehat saat puasa di Hello Sehat.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hari Raya, Ramadan 09/05/2019

Direkomendasikan untuk Anda

vitamin pencernaan anak

Vitamin Terbaik untuk Sistem Pencernaan Anak

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 23/04/2020
penyakit GERD adalah

GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 13/04/2020
gastritis adalah radang lambung

Gastritis

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 13/04/2020
sakit maag adalah

Maag (Dispepsia)

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 13/04/2020