Tips Mendekatkan Diri Dengan Ayah, Saat Usia Sudah Sama-Sama Tua

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 18/10/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Menjalin hubungan dengan ayah saat sudah dewasa tentu berbeda dengan saat kanak-kanak. Apalagi Anda mungkin sudah berkeluarga dan memiliki tempat tinggal sendiri. Untuk mendekatkan diri pada ayah seperti waktu kecil dahulu, cobalah berbagai tips berikut ini.

Cara mendekatkan diri pada ayah saat sudah dewasa

sakit ppok adalah

Meski Anda sudah dewasa, orangtua tetaplah orangtua. Artinya, orangtua Anda tetap merindukan kehadiran anaknya dan menginginkan hubungan yang semakin dekat meski berjauhan. Untuk mewujudkannya, berikut cara-cara yang bisa dilakukan:

Sering-sering menghubungi orangtua

Saat anak-anaknya sudah mulai dewasa dan berkeluarga, ada rasa sedih sekaligus bahagia yang tidak bisa digambarkan orangtua termasuk ayah.

Perasaan bahagia tentu saja muncul karena sang anak sudah mulai mandiri dan menjalani kehidupannya masing-masing tanpa campur tangan orangtua lagi. Namun di sisi lain, suasana rumah yang tadinya ramai perlahan berubah menjadi sepi.

Rasa sepi ini akan sedikit terobati ketika Anda sebagai anak sering mengontak orangtua. Mengirimkan pesan teks, menelepon, atau melakukan panggilan video bisa jadi cara untuk mendekatkan diri pada ayah dan ibu Anda.

Oleh karena itu, agar hubungan Anda dan orangtua tetap dekat meski sudah dewasa, sering-seringlah hubungi orangtua Anda via apa pun. Menjadwalkan pertemuan tatap muka rutin juga bisa jadi agenda untuk tetap mendekatkan diri pada ayah dan ibu Anda di rumah.

Sesekali, jadwalkan quality time dengan ayah berduaan. Hal yang sama, juga bisa Anda lakukan secara bergantian pada ibu.

Jadikan orangtua sebagai teman

Anda bukan lagi anak kecil yang hanya membicarakan perihal mainan dan tamasya. Di usia yang sudah matang, jadikan ayah Anda sebagai teman di mana Anda bisa membicarakan banyak hal. Anggaplah ayah Anda sebagai teman sehingga Anda bisa menceritakan perihal apa pun.

Jangan batasi percakapan Anda hanya tentang bahasan keluarga saja. Anda bisa membicarakan banyak hal mulai dari berita terbaru, olahraga, pekerjaan, hingga politik. Ajaklah ayah Anda berdiskusi layaknya teman.

Di usianya yang sudah mulai senja, orangtua pasti akan sangat terhibur dengan berbagai obrolan yang Anda pancing. Cara ini akan membantu mendekatkan diri Anda pada ayah lebih erat lagi.

Lontarkan humor dalam obrolan

Humor menjadi bumbu dalam setiap hubungan, begitu pun dengan hubungan orangtua dan anak. Tertawa menjadi hal sehat yang bisa Anda tularkan pada orangtua.

Menginjak usia senja, ayah Anda mungkin sudah merasa bosan dengan rutinitasnya di rumah. Untuk menghiburnya dan membuat suasana menjadi semangat, lontarkan humor dalam tiap obrolan.

Selain mendekatkan diri dengan ayah, humor juga bisa jadi jalan keluar ketika Anda mungkin sedang stres. Ceritakan beberapa lelucon yang Anda tahu bahwa ayah Anda akan sangat menyukainya. Menunjukkan video-video lucu juga bisa jadi bahan untuk bisa tertawa lepas bersama.

Curhat tentang masalah Anda

Meski Anda sudah dewasa, jangan sungkan untuk mencurahkan isi hati pada orangtua. Ayah bisa jadi tempat curhat yang terpercaya jika Anda sedang punya keluhan atau masalah yang mengganggu pikiran.

Tak perlu takut bahwa ayah Anda malah akan merasa terganggu atau terbebani. Justru orangtua akan sangat senang ketika sang anak menceritakan kegundahan hatinya padanya. Tandanya, sebagai anak Anda percaya dan merasa nyaman pada orangtua meski sudah beranjak dewasa.

Namun, tentu saja jangan menceritakan masalah rumah tangga atau hal sensitif lainnya saat berusaha mendekatkan diri pada ayah.

Satu hal lagi yang perlu diperhatikan, Anda berhak menerima atau menghiraukan saran dan nasehat yang ayahanda berikan. Mungkin Anda merasa bahwa feedbacknya memang tidak sesuai dengan kondisi saat ini. Tidak apa untuk begitu, tapi jangan terang-terangan menolaknya. Tetaplah menanggapi respon ayaha dengan pikiran terbuka.

Tersenyum dan berterima kasihlah padanya karena sudah mau mendengarkan keluh kesah Anda. Orangtua hanya berusaha memberikan solusi yang mereka bisa berikan. Akan tetapi, semua keputusannya kembali lagi pada Anda.

Berbagai cara ini bisa membantu mendekatkan kembali diri Anda pada ayah di rumah seperti saat dulu masih tinggal serumah.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Tips Meminta Izin Orangtua untuk Berlibur Bersama Pacar

Ada satu kendala yang hampir pasti dialami seseorang saat ingin liburan dengan pacar, yakni izin orangtua. Lantas, bagaimana cara meminta izin yang tepat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Seks & Asmara 14/10/2019 . Waktu baca 4 menit

Pentingnya Quality Time Bersama Pasangan Setelah Punya Anak

Pernikahan dan memiliki anak seringkali membuat pasangan lupa menghabiskan waktu berdua. Memangnya, apa saja pentingnya quality time bersama pasangan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Hidup Sehat, Seks & Asmara 16/09/2019 . Waktu baca 4 menit

Supaya Makin Klop, Biarkan Si Kecil Berinteraksi Dengan Sang Ayah Pada 4 Momen Ini

Ayah adalah sosok yang penting untuk tumbuh kembang anak. Supaya hubungan ayah dan anak makin dekat, manfaatkan momen-momen berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Parenting, Tips Parenting 07/03/2019 . Waktu baca 4 menit

8 Cara Jitu Melindungi Si Kecil dari Penculikan di Tempat Umum

Sebagai orangtua, Anda perlu melakukan antisipasi agar kasus penculikan anak tidak menimpa buah hati Anda. Simak caranya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Parenting, Tips Parenting 05/03/2019 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

depresi pasca melahirkan ayah

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/06/2020 . Waktu baca 5 menit
menghukum anak berbohong

Segudang Ide Aktivitas Seru Antara Ayah dan Anak Perempuannya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 06/03/2020 . Waktu baca 4 menit
menjadi ayah yang baik

3 Cara Menjadi Sosok Ayah yang Baik untuk Anak

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 05/11/2019 . Waktu baca 5 menit
mengatasi masalah kepercayaan

4 Tips Membangun Kembali Kepercayaan Anda Pada Anak yang Berulah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 02/11/2019 . Waktu baca 5 menit