Cegah Pingsan Meski Berjejalan di Angkutan Umum dengan 4 Cara Ini

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Pernahkah Anda mendapati orang yang pingsan ketika berada dalam transportasi umum yang amat ramai? Pingsan memang bisa terjadi di mana saja, terlebih di angkutan umum. Agar terhindar dari situasi ini, simak dulu ulasan tentang mencegah pingsan di angkutan umum berikut ini. 

Mengapa pingsan di angkutan umum bisa terjadi?

Pada umumnya, pingsan disebabkan oleh gangguan pada sistem saraf otonom yang bersifat sementara.

Sistem saraf otonom berfungsi untuk menggerakkan organ di bawah alam sadar Anda, seperti denyut jantung, pupil mata, dan keringat. 

Kondisi ini bisa terjadi karena adanya pemicu dari luar yang menyebabkan penurunan tekanan darah, detak jantung melambat, dan pusing. Akibatnya, aliran darah ke otak terganggu, sehingga kesadaran Anda ikut terganggu dan terjadilah pingsan. 

Selain itu, ada beberapa penyebab lain yang mungkin dapat menyebabkan pingsan di angkutan umum, seperti: 

  • Panas berlebihan sehingga menyebabkan dehidrasi
  • Rasa nyeri yang tiba-tiba datang
  • Anemia
  • Stres
  • Penggunaan obat-obatan tertentu, seperti obat untuk tekanan darah tinggi
  • Tekanan darah terlalu rendah

Misalnya, Anda sedang berada di sebuah KRL yang penuh sesak dengan orang-orang, sehingga hawa di dalam gerbong terasa panas.

Bila tidak mendapatkan oksigen yang cukup, aliran darah menuju otak akan terhambat, sehingga Anda bisa berisiko pingsan.

Pingsan di angkutan umum mungkin lebih berbahaya dibandingkan di ruangan tertentu. Hal tersebut dikarenakan Anda terjatuh di tempat yang berbahaya atau mengundang kejahatan karena Anda tidak sadarkan diri. 

Berbagai cara mencegah pingsan di angkutan umum

Selain masalah lingkungan tempat Anda berdiri di transportasi umum, masalah psikologis juga bisa menyebabkan Anda pingsan di angkutan umum.

Seperti yang dilansir dari Psychology Today, rasa khawatir atau cemas saat menaiki angkutan umum juga dapat memicu penyebab dari pingsan.

Misalnya, Anda merasa kesal karena rangkaian KRL Anda berjalan lambat atau bus Anda terjebak macet, padahal Anda sudah terlambat untuk mengikuti rapat penting atau masuk kuliah. 

Itu sebabnya, Anda juga perlu mengendalikan stres saat menaiki angkutan umum untuk menghindari risiko pingsan.

1. Minum air putih yang banyak

menelan ludah bikin haus

Sebelum menaiki transportasi umum, usahakan untuk minum air putih yang banyak agar tetap terhidrasi dalam perjalanan. Bila perlu, sediakan pula botol berisi air di tas Anda untuk berjaga-jaga. 

Kurang minum air putih dapat menyebabkan dehidrasi yang memicu tekanan darah rendah. Keduanya berkaitan erat dengan pemicu pingsan. 

2. Latihan pernapasan dalam

latihan pernapasan

Bernapas secara dalam dan tenang ternyata dapat mengurangi stres dan menenangkan pikiran ketika Anda terjebak macet.

Untuk melatih pernapasan Anda, berikut teknik yang bisa Anda lakukan:

  • Mulailah dengan menutup mata Anda dan perlambat napas Anda 
  • Ambil napas dalam-dalam melalui hidung selama 4 detik
  • Tahan napas selama 2 detik
  • Buang napas secara perlahan selama 4 detik
  • Usahakan untuk mengulangi tahapan di atas minimal 10 kali. 

Memusatkan konsentrasi pada napas dapat membantu Anda mengurangi stres. Anda pun bisa mencegah pingsan saat berada di angkutan umum. 

3. Mendengarkan lagu

mendengarkan lagu galau

Mendengarkan lagu bisa menjadi salah satu cara untuk mencegah stres di angkutan umum yang berkaitan dengan stres.

Namun, pilihan lagu yang didengarkan pun tidak boleh asal. Cobalah untuk mengunduh beberapa lagu bertema meditasi di ponsel Anda dan dengarkan selama perjalanan. 

Cara ini dapat membuat pikiran Anda lebih tenang, sehingga bisa lebih fokus dengan napas dan tubuh Anda. Dengan begitu, stres yang Anda rasakan pun bisa berkurang selama menaiki kendaraan umum. 

4. Menggunakan pakaian yang longgar

jenis pakaian

Salah satu penyebab mengapa pingsan sering terjadi di angkutan umum adalah kepanasan. Anda mungkin tak dapat mengatur suhu bus atau KRL yang Anda naiki. Namun, Anda bisa memakai pakaian longgar.

Menggunakan pakaian longgar saat menaiki kendaraan umum bisa lebih memudahkan Anda untuk mendapatkan udara. 

Selain mencegah tubuh tidak terlalu panas, pakaian longgar juga mengurangi tekanan pada perut dan dada Anda, sehingga Anda tidak akan merasa sesak. 

Bagi beberapa orang, risiko pingsan di angkutan umum mungkin sangat tinggi. Itu sebabnya, tak ada salahnya mencoba berbagai cara mencegah pingsan di angkutan umum di atas.

Apabila telah menjalannya, belum juga muncul perbaikan, cobalah untuk berkonsultasi dengan dokter untuk menemukan perawatan yang tepat.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca