5 Tips Agar Tidak Ketularan Sakit Habis Jenguk ke Rumah Sakit

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 20/06/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Anda berencana menjenguk saudara atau kerabat yang sedang rawat inap di rumah sakit karena penyakit menular? Tunggu dulu. Selain menyiapkan bingkisan buah untuk si pasien, Anda juga harus menyiapkan diri sendiri agar tidak ikut ketularan sakit habis jenguk dari rumah sakit. Ada beberapa hal yang harus Anda lakukan untuk mencegah ketularan sakit habis menjenguk pasien. Kehati-hatian Anda juga dapat bantu mempercepat masa pemulihan pasien. Apa saja yang harus dilakukan?

Cara mencegah ketularan sakit habis menjenguk pasien di rumah sakit

Penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri, dan kuman, bisa didapat dari mana saja, tak terkecuali dari rumah sakit. Maka, perhatikan aturan-aturan berikut untuk mencegah Anda ikut ketularan sakit habis menjenguk pasien di rumah sakit.

1. Cuci tangan

Setiap pengunjung, juga pasiennya, harus mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum dan sehabis berinteraksi. Bisa juga dengan pakai cairan antiseptik yang disediakan di rumah sakit atau cairan pembersih tangan dengan kandungan alkohol 60 persen.

Cuci tangan adalah hal paling dasar yang wajib dilakukan untuk mencegah ketularan sakit habis menjenguk ke rumah sakit.

2. Jangan menyentuh wajah

Manusia tanpa sadar sering menyentuh wajahnya minimal 5 sampai 10 kali dalam satu jam. Nah ketika di rumah sakit, sebaiknya Anda hindari memegang wajah terlebih dahulu sampai selesai menjenguk.

Bakteri, virus, atau kuman penyebab penyakit mungkin saja hinggap di gagang pintu atau besi pegangan ranjang rumah sakit. Menyentuh benda-benda ini dan kemudian menyentuh wajah bisa membuat kuman berpindah ke tubuh Anda, meski sebelumnya sudah cuci tangan. Kuman bisa masik lewat mulut, hidung, atau bahkan mata.

3. Vaksin

Pasien yang diwajibkan rawat inap biasanya memiliki kondisi atau penyakit yang membutuhkan perawatan intensif.  Sebagian ada juga yang disebabkan karena kekebalan tubuhnya lemah sehingga tidak bisa melawan virus dan bakteri penyebab infeksi.

Maka dari itu, para penjenguk sebaiknya membentengi diri mereka dahulu dengan beberapa vaksin dasar seperti vaksin influenza dan hepatitis contohnya.

Vaksin bisa mencegah Anda ikut ketularan sakit saat dan habis selesai menjenguk ke rumah sakit. Hal ini umumnya sudah dilakukan terlebih dahulu oleh dokter dan perawat yang setiap hari menangani pasien agar tidak berisiko tertular.

4. Jangan pergi jika sedang sakit

Hindari menjenguk ke rumah sakit jika diri Anda sendiri juga sedang tidak sehat. Jangan berkunjung ke rumah sakit dulu bahkan jika Anda sekadar sedang flu, pilek dan batuk, atau demam ringan.

Selain mencegah diri sendiri ketularan, Anda juga membantu mencegah sakit pasien jadi bertambah parah. Tubuh Anda dan pasien sedang sama-sama sedang rentan karena penyakit. Maka untuk mencegah kedua kondisi semakin parah, tidak disarankan bertemu dulu sampai keduanya sehat.

5. Jangan makan makanan pasien

Biar tidak mubazir, biasanya makanan pasien yang tersisa akan dimakan oleh pengunjung. Namun untuk mencegah diri sendiri jadi ketularan sakit habis menjenguk, jangan lakukan hal tersebut.

Sendok, garpu, piring, serta nampan yang telah digunakan pasien jangan Anda gunakan atau sentuh terlalu sering. Apalagi jika Anda makan makanan pasien menggunakan peralatan makan yang sama.

Selain bisa menjadi cara perpindahan penyakit dari pasien ke tubuh Anda, makan makanan rumah sakit bisa membuat pasien jadi tidak mendapatkan nutrisi cukup. Seharusnya Anda sebagai orang yang menjenguk lebih baik menyarankan pasien untuk menghabiskan semua makanannya agar pasien cepat pulih.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Momen anak disunat menjadi salah satu hal penting, khususnya di Indonesia. Tapi, dari sisi medis, kapan waktu yang tepat untuk melakukan sunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Banyak gejala penyakit yang sering kali kita abaikan karena terkesan remeh. Padahal, jika dibiarkan justru efeknya bisa fatal.

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Sering Mimpi Buruk? Ini Cara Mengatasinya

Mimpi buruk bisa datang kapan saja di setiap malam Anda. Ini bisa sangat mengganggu Anda jika sering terjadi. Temukan cara mengatasi mimpi buruk di sini.

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hidup Sehat, Tips Sehat 02/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Mengungkap Mitos dan Fakta Seputar Masalah Cacingan

Banyak mitos membuat infeksi cacing menjadi hal sepele. Cek fakta seputar cacingan yang berbahaya jika dibiarkan, seperti menghambat pertumbuhan anak.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Hidup Sehat, Tips Sehat 29/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kode wadah plastik pada makanan atau minuman

Apakah Wadah Plastik untuk Makanan Anda Aman Bagi Kesehatan? Cari Tahu Lewat Kode Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
botol plastik hangat

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat bersepeda

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit