Liburan terbukti memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan. Apalagi untuk orang yang punya penyakit kronis seperti asma, rematik, epilepsi, diabetes, penyakit jantung, dan kanker. Liburan memiliki banyak sekali manfaat. Mulai dari menghilangkan stres hingga meningkatkan daya tahan tubuh. Bahkan dalam The Journal of the American Medical Association disebutkan bahwa orang yang rutin liburan memiliki jantung yang lebih sehat. Agar liburan tetap menyenangkan meski punya penyakit kronis, ikuti tips berikut ini.

1. Siapkan liburan dengan baik

pasien kanker payudara liburan

Saat liburan, Anda perlu melakukan persiapan yang matang. Jika Anda punya penyakit kronis, biasanya Anda harus mengonsumsi obat terus-menerus. Jangan jadikan liburan sebagai hari libur minum obat juga, karena ini justru memperparah kondisi Anda. Jadi, Anda perlu menyiapkan stok obat-obatan dengan cermat.

Pilih tempat penginapan yang nyaman dan mendukung kondisi Anda. Misalnya Anda mudah ngos-ngosan karena punya PPOK. Hindari tempat penginapan yang mengharuskan Anda naik tangga lima lantai. Pilih yang menyediakan lift untuk naik ke atas supaya Anda bisa menghemat energi.

2. Menjaga pola makan

Saat liburan, nafsu makan terkadang memang tidak terbendung. Rasanya Anda ingin mencoba semua makanan tanpa mengeremnya. Namun, Anda pasti tidak ingin liburan terganggu karena gejala penyakit kambuh? Oleh karena itu, tetap jaga pola makan meski sedang liburan.

Orang dengan penyakit kronis seperti psoriasis atau rematik biasanya punya pantangan makan tertentu. Untuk itu, daripada Anda hanya memuaskan nafsu semata tetapi ujungnya justru sakit yang didapat, lebih baik pilih makanan sehat. Selain mencukupi kebutuhan nutrisi Anda selama liburan, makanan sehat seperti sayuran, buah, kacang-kacangan, biji-bijian, dan protein rendah lemak akan membantu Anda mencegah gejala penyakit kambuh lagi.

3. Buat batasan untuk diri sendiri

manfaat liburan meningkatkan kekebalan tubuh

Liburan memang menyenangkan. Namun, berlibur juga bisa membuat penyakit Anda kambuh. Pasalnya, liburan bisa bikin cemas dan juga melelahkan secara fisik maupun mental. Oleh karena itu, Anda benar-benar harus bisa mengukur kemampuan Anda sendiri.

Orang yang sehat mungkin bisa melakukan segala hal yang diinginkan saat liburan. Mulai dari mencoba semua olahraga air yang ekstrem hingga begadang semalaman. Nah, Anda harus membuat rencana liburan yang realistis, sesuai dengan batas kemampuan Anda. Selain itu, Anda juga perlu memberi tahu orang yang menemani Anda liburan bahwa Anda memiliki batasan-batasan tertentu karena punya penyakit kronis.

Jangan sampai memaksakan diri hanya karena tidak enak menolak ketika diajak. Sebaliknya, sisihkan waktu santai sendiri untuk sekadar bermeditasi atau berjalan-jalan di pinggir pantai sambil menghirup udara segar.

4. Tidur yang cukup

penataan kamar

Anda pasti menyadari bahwa kurang tidur dapat membawa pengaruh buruk pada kesehatan. Apalagi jika Anda punya penyakit kronis, kurang tidur justru bisa membuat gejala muncul kembali. Oleh karena itu, jangan jadikan liburan sebagai alasan untuk begadang.

Usahakan untuk tetap tidur cukup meski mungkin harus tidur lebih dulu dibandingkan dengan yang lain. Agar tidur tetap nyenyak, hindari mengonsumsi alkohol dan kafein. Pasalnya, alkohol dan kafein bisa mengganggu kualitas tidur Anda. Lakukan beberapa peregangan sederhana sebelum tidur untuk melepas pegal setelah seharian beraktivitas.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca