Berbagai Jenis Sepatu yang Buruk Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 27/10/2019 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Seiring berbagai macam fashion bermunculan, maka sepatu mulai kehilangan fungsinya untuk melindungi kaki. Menurut para ahli, Anda dapat melacak nyeri di kaki secara langsung dari sepatu yang Anda pakai.

“Sepatu dapat membuat perbedaan antara kesehatan yang baik dan potensi masalah pada telapak kaki, kaki, punggung bawah, atau pada masalah kesehatan yang umum,” menurut Neil M. Scheffler, DPM, seorang ahli penyakit kaki di Sinai Hospital Baltimore. “Pilihan sepatu sangat penting, terutama pada penderita diabetes dan masalah sirkulasi.” Untuk kesehatan kaki yang optimal, berikut ini adalah beberapa jenis sepatu yang harus Anda hindari.

Jenis sepatu yang buruk

1. Stiletto – sepatu dengan hak sangat tinggi

Jenis sepatu 1

Hal ini cukup jelas bahwa semakin tinggi ukuran heels, maka semakin miring tulang telapak kaki Anda. Jadi, seberapa tinggi heel yang tidak diperbolehkan? Menurut ahli penyakit kaki Andrew Shapiro, DPM, apapun yang lebih tinggi dari 5 cm akan menyebabkan masalah kesehatan kaki. Tendon Achilles (tendon yang menghubungkan otot betis ke tulang tumit) akan lebih pendek saat kaki berada pada hak tinggi. Jadi, jika Anda memakai sepatu hak tinggi terlalu sering, maka tendon Anda akan memendek secara kronis dan Anda akan memiliki Achilles tendinitis (cedera berlebih pada tendon Achilles.     

Bukan hanya kesehatan kaki Anda yang akan bermasalah, namun bagian tubuh lain juga akan terpengaruh. “Jika kaki Anda sakit, Anda telah kehilangan fondasi tubuh,” sahut John Anderson, MD, dari American Orthopaedic Foot and Ankle Society’s Public Education Committee. “Jadi, jika Anda menemukan diri Anda pincang karena kaki yang sakit, maka segala sesuatu di atas kaki Anda akan terpengaruh juga. Selain itu, gaya jalan Anda juga akan berubah, dan karenanya Anda akan mengalami tekanan lutut, punggung, dan pinggul. Hal itu karena seluruh anggota tubuh yang berada di atas kaki harus menyesuaikan diri dengan apa yang terjadi di bagian bawah tubuh.”

2. Pointy toe pumps – sepatu hak tinggi berujung runcing

Jenis sepatu 2

Jenis sepatu yang indah ini dapat menyebabkan beberapa luka yang sama seperti sepatu hak tinggi. “Selain dapat menyebabkan metatarsalgia (rasa sakit dan pembengkakan pada bagian telapak kaki) dan jari palu (deformitas pada sendi tengah kaki), sepatu berujung runcing juga dapat menyebabkan neuroma (peradangan saraf antara jari kaki,” jelas Shapiro. “Hal ini paling umum terjadi di antara jari kaki ketiga dan keempat, tapi itu juga bisa saja terjadi di antara jari lainnya. Saraf terjepit dan meradang dapat menyebabkan rasa sakit dan panas, dan mungkin perlu diobati dengan suntikan, terapi fisik, atau dengan pembedahan neuroma.”

3. Ballet flats (flat shoes)

Jenis sepatu 3

Jenis sepatu ini tidak memiliki hak, sehingga Anda menekan kaki Anda ke jari kaki yang ketat. Telapak kaki Anda menapak kuat di tanah dengan berbalut sepatu yang sempit. “Ballet flats pada umumnya kurang memberikan dukungan, kurang bantalan, dan tidak memungkinkan kaki untuk berfungsi dengan cara yang seharusnya,” jelas Shapiro.

“Jenis sepatu ini merupakan perbaikan dari sendal jepit dengan memberikan perlindungan pada kaki, tetapi mereka sama-sama memberikan risiko tendinitis, plantar fasciitis, dan semua penyakit yang berkaitan dengan kurangnya dukungan pada kaki, karena pada dasarnya ini tidak dimaksudkan untuk pemakaian sehari-hari.”

4. Backless mules – selop tanpa bagian belakang

Jenis sepatu 4

Ini adalah jenis sepatu yang membuat jari-jari kaki mencengkram sepatu dengan kuat demi mendapatkan dukungan. Banyak wanita yang berakhir mengalami jari palu karenanya. Anda juga akan berisiko memiliki kapalan atau retakan pada kulit akibat ujung sepatu yang membentur tumit secara konstan. Shapiro menyarankan untuk memakai sepatu dengan tinggi hak yang kurang dari 5 cm, dan juga idealnya sepatu harus memiliki tali atau penutup tumit untuk mendukung kaki.

5. Platform shoes – sepatu beralas tebal

Jenis sepatu 5

Jika Anda ingin menambah tinggi badan dengan menggunakan sepatu, mungkin jenis sepatu ini merupakan yang paling aman untuk tumit. Namun, Dr. Geoghan mengatakan bahwa sepatu jenis ini tetap akan memberikan risiko kesehatan pada kaki Anda. “Karena sepatu ini menambah tinggi wanita di bagian depan dan juga belakang kaki, sehingga ia memiliki sedikit tekanan pada kaki bagian depan. Tetapi masalahnya ada pada ketidakstabilan pergelangan kaki karena ketinggian sepatu,” sahutnya. Ketidakstabilan pergelangan kaki tersebut dapat menyababkan keseleo.

6. Uggs

Jenis sepatu 6

Jenis sepatu boots yang dilapisi dengan kulit domba ini memang banyak digunakan, terutama di negara-negara yang memiliki musim dingin, tetapi mereka sebenarnya menyajikan beberapa ancaman kesehatan pada kaki. Meskipun kulit domba dapat membuat kaki bernapas, namun lingkungan yang lembap masih dapat menyebabkan penumpukan jamur. Selain itu, jenis sepatu ini memang dianjurkan untuk digunakan pada sedikit aktivitas, karena mereka tidak memiliki dukungan yang diperlukan untuk berdiri atau berjalan terlalu lama.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    8 Hal yang Perlu Dipersiapkan Saat Keluar Rumah di Masa New Normal

    Ada beragam persiapan yang perlu dibawa saat beraktivitas di luar ruangan pada masa New Normal. Cari tahu daftar perlengkapan yang perlu disediakan.

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Maria Amanda
    Konten Bersponsor
    persiapan saat new normal
    Hidup Sehat, Tips Sehat 29/07/2020 . Waktu baca 6 menit

    9 Cara Lindungi Diri Jalankan Hobi di Luar Ruang saat Adaptasi Kebiasaan Baru

    PSBB memang mulai longgar, tetapi tetap ikuti tips lindungi diri di adaptasi kebiasaan baru agar terhindar dari COVID-19, Sobat Sehat!

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Willyson Eveiro
    Konten Bersponsor
    lindungi diri di adaptasi kebiasaan baru
    Hidup Sehat, Tips Sehat 29/07/2020 . Waktu baca 5 menit

    Hati-hati Penggunaan Obat Kortikosteroid Berlebihan

    Sering disebut "obat dewa" karena bisa menyembuhan alergi, gatal-gatal, hingga flu, obat kortikosteroid juga bisa berbahaya jika dipakai berlebihan.

    Ditulis oleh: dr. Angga Maulana
    Hidup Sehat, Tips Sehat 28/07/2020 . Waktu baca 4 menit

    Minum Madu Setelah Minum Obat, Boleh atau Tidak?

    Minum obat terus minum madu? Boleh atau tidak? Baiknya Anda simak penjelasan di sini mengenai bahaya dan anjuran saat minum madu.

    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Hidup Sehat, Tips Sehat, Fakta Unik 27/07/2020 . Waktu baca 3 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    mengatasi rambut kering

    5 Ramuan Alami Terbaik untuk Mengatasi Rambut Kering

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit
    Konten Bersponsor
    menghadapi kecemasan di new normal

    Tips Menghadapi Kecemasan Kembali Beraktivitas di Era New Normal

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Willyson Eveiro
    Dipublikasikan tanggal: 03/08/2020 . Waktu baca 5 menit
    nutrisi untuk mencegah covid

    Penuhi Nutrisi Ini untuk Mencegah Penularan Coronavirus saat New Normal

    Ditulis oleh: Maria Amanda
    Dipublikasikan tanggal: 30/07/2020 . Waktu baca 9 menit
    Konten Bersponsor

    8 Tips Lari di Luar Ruangan saat Masa New Normal

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Willyson Eveiro
    Dipublikasikan tanggal: 29/07/2020 . Waktu baca 5 menit