Penyebab Infeksi Jamur Pada Ketiak (dan Cara Mengobatinya)

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Gatal tak tertahankan yang disertai kemerahan di daerah ketiak bikin Anda tidak nyaman beraktivitas di luar rumah. Malunya itu, lho, kalau harus menggaruk ketiak di depan umum. Tapi keluhan ini tak boleh Anda sepelekan. Bisa jadi, ketiak yang gatal ini merupakan gejala infeksi jamur di ketiak. Apa penyebabnya dan bagaimana mengatasinya? Ketahui jawabannya dalam artikel ini.

Penyebab infeksi jamur di ketiak

Sejatinya, kulit manusia yang tampak bersih mengkilap pun tetap diinapi oleh kumpulan bakteri dan jamur mikro yang hidup saling bergantungan. Terkadang, bila koloni mikrobiota ini berkembang biak berlebihan di kulit, itu bisa menyebabkan infeksi. Salah satu contohnya adalah ketombe dan beberapa jenis jerawat di punggung. Namun, keduanya disebabkan oleh infeksi jamur yang biasa.

Infeksi jamur di ketiak disebabkan oleh bakteri dan jamur yang seharusnya tidak menghinggapi kulit. Dalam dunia medis, kondisi ini disebut intertrigo. Intertrigo biasanya muncul di daerah kulit yang memiliki lipatan, seperti ketiak dan daerah pangkal paha. Bahkan, ada pula kasus infeksi jamur di bawah payudara yang biasanya terjadi pada perempuan berpayudara besar atau yang sedikit turun. Pada bayi, intertrigo menampakkan wujudnya sebagai ruam popok.

Intertrigo adalah peradangan kulit yang dapat disebabkan dan diperburuk oleh banyak faktor. Ini termasuk lelembaban, cuaca panas, kurangnya sirkulasi udara di ketiak (misal, mengenakan pakaian yang terlalu sempit di bagian lengan), hingga gesekan antara lipatan kulit.

Infeksi jamur di ketiak lebih sering terjadi pada cuaca panas ketika udara terasa lebih panas dan lembab, sehingga keringat berkumpul di dalam lipatan kulit. Ini pada dasarnya menciptakan lingkungan yang ideal untuk bakteri dan jamur bertumbuh pesat.

Apa saja gejala yang timbul dari infeksi jamur di ketiak?

Kulit ketiak yang terinfeksi jamur biasanya terlihat merah meradang berbentuk “ladang” ruam besar tepat di lipatan yang dipisahkan dengan segaris putih, dan kemudian ada bintil-bintil merah kecil menyebar di sekitar luarnya. Kulit ketiak juga mungkin tampak kering dan berkerak, terasa gatal, bahkan hingga mengeluarkan bau tak sedap yang berbeda dari bau badan biasanya.

Bagaimana cara mengatasi infeksi jamur di ketiak?

Untuk penanganan infeksi jamur di ketiak, Anda bisa menggunakan krim anti jamur yang bisa dibeli di apotik. Namun, yang terpenting adalah pencegahan, di mana kebersihan tubuh termasuk ketiak harus dijaga dengan baik. Beberapa cara untuk menjaga agar ketiak tetap bersih dan tidak lembap, di antaranya:

  • Mandi dengan menggunakan sabun antibakteri.
  • Kenakan kaos longgar yang memberi banyak udara.
  • Bila memungkinkan gunakan pakaian tanpa lengan untuk sementara waktu.
  • Namun, jika tidak juga membaik selama 1-2 minggu dan memunculkan gejala yang semakin parah, Anda sebaiknya mengunjungi dokter spesialis kulit. Meskipun terlihat ringan, ketiak gatal bisa berkembang menjadi penyakit infeksi yang parah. Oleh karena itu, jika Anda mengalaminya, yang terbaik adalah mencari pengobatan medis untuk mencegah ketidaknyamanan dan komplikasi lebih lanjut.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Agustus 25, 2017 | Terakhir Diedit: September 5, 2017

Sumber
Yang juga perlu Anda baca