Cegah Risiko Kanker Prostat Dengan 8 Kebiasaan Sehat Ini

Oleh

Kanker prostat adalah salah satu jenis kanker yang paling umum nan menakutkan bagi kaum Adam. Prostat merupakan organ yang terletak di bawah kandung kemih. Organ ini berguna untuk memproduksi air mani. Menurut CDC, kanker prostat merupakan kanker kedua tersering pada pria di Amerika, dan 1 dari 100 pria usia 60-an akan mengalami kanker prostat sebelum mereka mencapai 70 tahun. Lantas, bagaimana cara mencegah kanker prostat?

Yang harus dilakukan pria untuk mencegah kanker prostat

Risiko seorang pria mengalami kanker prostat akan semakin meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Sebenarnya tidak ada cara yang saklek terbukti pasti dapat mencegah kanker prostat sepenuhnya, tapi penelitian memperlihatkan bahwa perubahan gaya hidup dan makan sehat dapat membantu menurunkan risiko pria mengalami keganasan penyakit ini.

1. Sering-sering makan tomat dan buah merah lainnya

Tomat, semangka, dan bahan makanan berwarna merah lainnya mengandung antioksidan yang bernama lycopene. Semakin merah sebuah tomat, semakin banyak kandungan lycopene-nya. Beberapa penelitian memperlihatkan bahwa pria yang mengonsumsi buah-buahan ini memiliki risiko yang lebih kecil untuk mengalami kanker prostat dibandingkan dengan mereka yang tidak. Penelitian lain memperlihatkan bahwa memasak tomat membuat tubuh Anda lebih mudah menyerap kandungan lycopene yang terdapat didalamnya.

2. Perbanyak buah dan sayur

Nutrisi dan vitamin yang terkandung di dalam buah dan sayur dapat menurunkan risiko mengalami kanker prostat. Sayuran hijau mengandung senyawa yang dapat membantu tubuh menghancurkan zat karsinogen (zat pemicu kanker). Selain itu, makanan bernutrisi tinggi juga dapat mencegah penyebaran kanker.

3. Makan ikan

Asam lemak omega-3 dapat menurunkan risiko Anda mengalami kanker prostat. Omega-3 dapat dengan mudah Anda temukan pada berbagai jenis ikan seperti sarden, tuna, mackerel, dan salmon. Dibandingkan dengan mengonsumsi makanan tinggi lemak, mengonsumsi makanan rendah lemak ditambah dengan suplemen minyak ikan telah terbukti dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker prostat.

4. Minum teh dan susu kedelai

Senyawa aktif dalam teh yang disebut isoflavon telah terbukti dapat menurunkan risiko terjadinya kanker prostat. Zat gizi ini juga biasanya terkandung dalam tahu, lentil, dan kacang-kacangan. Beberapa penelitian juga memperlihatkan bahwa para pria yang meminum teh hijau atau mengonsumsinya dalam bentuk suplemen memiliki risiko yang lebih rendah mengalami kanker prostat dibandingkan dengan mereka yang tidak.

5. Tak apa untuk minum kopi

Penelitian selama berpuluh-puluh tahun menunjukkan bahwa mengonsumsi kopi dapat menurunkan risiko mengalami kanker prostat. Akan tetapi, perlu diingat bahwa kafein dalam dosis tinggi dapat berdampak negatif bagi kesehatan, seperti menyebabkan irama jantung yang tidak teratur dan bahkan kejang. Mayo Clinic menyarankan untuk mengonsumsi kafein sebanyak 400mg per hari bagi orang dewasa atau setara dengan 1½ cangkir.

Cara penyajian kopi ternyata juga berpengaruh. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pria yang minum kopi yang langsung diseduh alias kopi tubruk memiliki risiko yang lebih kecil mengalami kanker prostat dibandingkan mereka yang meminum kopi filter dengan kertas kopi. Zat kimia cafestol dan kahweol dalam kopi ternyata memiliki efek melawan kanker. Para peneliti percaya bahwa bahan kimia ini akan tertinggal pada kertas saring apabila kopi disaring lebih dulu.

6. Berhenti merokok

Penderita kanker prostat yang merokok cenderung lebih berisiko mengalami kekambuhan. Para perokok juga lebih berisiko mengalami bentuk kanker prostat yang agresif.

Tak ada kata terlambat untuk berhenti. Dibandingkan dengan perokok yang masih aktif, mantan perokok yang telah berhenti selama lebih dari 10 tahun memiliki risiko kematian yang sama dengan mereka yang tidak pernah merokok.

7. Rajin berolahraga

Memiliki terlalu banyak lemak, terutama pada bagian tengah tubuh meningkatkan risiko mengalami kanker prostat. Berolahraga secara teratur dapat membantu Anda menjaga berat badan, massa otot, serta metabolisme tubuh. Cobalah untuk berjalan, berlari, bersepeda, atau berenang.

8. Rajin checkup ke dokter

Tanyakan kepada dokter seberapa berisiko Anda dapat mengalami kanker prostat. Beberapa hal yang dapat Anda bicarakan adalah tes apa yang dapat Anda jalani untuk mengetahui risiko kanker prostat Anda, bagaimana riwayat keluarga berpengaruh terhadap risiko kanker prostat Anda, dan pola makan seperti apa yang dianjurkan oleh dokter Anda untuk mencegah kanker prostat. Segera beri tahu dokter jika Anda mengalami gejala seperti rasa tidak nyaman pada panggul atau area dubur, sulit buang air kecil, atau terdapat darah pada urin/air mani Anda.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca