Sering Jatuh Saat Berjalan? Bisa Jadi Anda Memiliki Kondisi Berikut Ini

Oleh

Apakah Anda pernah merasa penasaran bagaimana Anda dapat berjalan lurus, berdiri dengan tegak tanpa terjatuh, dan bagaimana kepala Anda dapat menoleh setiap kali seseorang memanggil nama Anda? Gerakan tubuh tersebut dapat Anda lakukan karena kerjasama dari beberapa organ dalam tubuh Anda, dalam menciptakan suatu kemampuan, yang dikenal dengan keseimbangan. Lalu apa yang akan terjadi bila tubuh mengalami gangguan keseimbangan?

Bagaimana tubuh menjaga keseimbangan?

Keseimbangan pada tubuh manusia terjadi sebagai hasil kerjasama dari beberapa organ. Beberapa organ-organ tersebut di antaranya:

Sensor yang terdapat pada leher, anggota gerak bawah dan torso, yang berperan dalam mengirimkan informasi menuju otak saat tubuh Anda melakukan gerakan seperti menengadah dan berjalan di atas permukaan yang berbeda-beda.

Mata, ternyata memiliki suatu sel yang sensitif terhadap cahaya yang dinamakan dengan rod dan kone. Dua sel inilah yang berperan dalam mengirim sinyal elektrik kepada otak melalui syaraf optik saat mata Anda melihat sesuatu. Otak lalu bertugas untuk menginterpretasikan obyek tersebut. Banyaknya sinyal elektrik dari mata yang otak terima memperbanyak presepsi tentang obyek tersebut, sehingga membantu Anda dalam menjaga keseimbangan.

Cairan pada saluran semisirkular pada telinga. Cairan tersebut akan bergerak menuju rumah siput (koklea), untuk mengirimkan pesan menuju otak, saat Anda menolehkan kepala Anda dengan cepat, sehingga otak dengan segera melanjutkan pesan tersebut menuju otot yang akan menjaga keseimbangan tubuh dan mata Anda untuk tetap fokus. Meskipun keseimbangan dihasilkan dari kerjasama beberapa organ, namun pendengaran diyakini merupakan pusat dari keseimbangan tubuh.

Apa gejela seseorang mengalami gangguan keseimbangan?

Gejala gangguan keseimbangan umumnya berbeda antara satu orang dengan yang lain. Namun secara umum, seseorang dengan gangguan keseimbangan akan mengalami:

  • Disequilibrum, atau keadaan tidak seimbang yang mampu menyebabkan Anda tak mampu berjalan, memutar, naik tangga bahkan berdiri tanpa disertai dengan jatuh, maupun menabrak sesuatu.
  • Vertigo. Beberapa orang menyebutnya dengan sensasi di mana ruangan terasa berputar, padahal Anda hanya sedang berdiri tegap, secara tiba-tiba.
  • Presyncope. Kondisi di mana Anda merasa pusing, ingin pingsan namun masih dalam keadaan sadar.
  • Oscillopsia. Seseorang dengan gangguan keseimbangan akan cenderung melihat sebagian besar hal dengan buram, sehingga akan mengalami kesulitan saat membaca maupun menulis.
  • Tinnitus. Seseorang dengan gangguan keseimbangan akan cenderung mendengar adanya suara dengungan dalam telinga mereka.

Apa penyebab terjadinya gangguan keseimbangan?

Penyebab terjadinya suatu gangguan keseimbangan tidak selalu dapat diprediksi. Namun berdasarkan gejala-gejala yang ditunjukkan, beberapa kondisi yang dapat memicu terjadinya suatu gangguan keseimbangan antara lain:

  • Kepala atau leher yang pernah terluka.
  • Terlukanya bagian dalam telinga dikarenakan efek samping penggunaan antibiotik maupun pengobatan medis tertentu.
  • Migrain.
  • Hilangnya kemampuan mendengar.

Bagaimana cara mengatasi gangguan keseimbangan?

Penanganan yang diberikan biasanya tergantung dari kondisi yang menyebabkan terjadinya gangguan keseimbangan tersebut. Namun umumnya Anda akan disarankan untuk melakukan rehabilitasi berupa terapi yang dapat membantu Anda menangani ketidakseimbangan Anda.

Sayangnya, gejala gangguan keseimbangan sering kali diawali dengan gejala-gejala yang biasa terjadi pada orang normal pada umumnya, seperti menabrak barang saat berjalan serta merasa ruangan berputar, yang beberapa orang mungkin akan mengira itu terjadi karena proses berdiri yang terlalu cepat. Asumsi tersebut memang tidak salah, namun bila gejala terjadi terlalu sering hingga mulai menunjukkan suatu pola, sebaiknya Anda segera periksakan ke dokter.

Baca Juga:

Yang juga perlu Anda baca