Bikin BPJS Kesehatan sekarang tidak perlu harus datang mengantre ke kantor BPJS terdekat. Anda bisa mendaftar langsung di handphone atau di depan layar komputer lewat layanan baru BPJS Kesehatan online. Bagaimana cara mendaftar BPJS Kesehatan online? Simak caranya berikut ini.

Cara daftar BPJS Kesehatan online

Tidak semua orang punya waktu untuk mengantre dari pagi hingga siang hari. Maka dari itu, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial menyediakan layanan daftar lewat online yang memudahkan Anda.

Daftar BPJS Kesehatan online tidak sulit, dan syaratnya mudah. Anda hanya perlu memiliki perangkat komputer atau ponsel serta akun e-mail dan nomor ponsel yang aktif dan bisa dihubungi. Anda juga perlu menyiapkan beberapa berkas pribadi yang akan digunakan sebagai data diri dalam akun BPJS Kesehatan online.

Siapkan berkas yang diperlukan dan perangkat yang akan digunakan, kemudian ikuti langkah-langkah cara mendaftar BPJS Kesehatan online berikut:

1. Proses daftar mengisi data diri

Pertama. buka halaman website BPJS Kesehatan online di sini. Silakan isi data diri sesuai berkas pribadi yang Anda punya dengan benar. Termasuk data mengenai alamat lengkap, tanggal lahir dan nomor Kartu Tanda Penduduk (KTP)

2. Pilih kelas dan sarana fasilitas kesehatan

Setelah mengisi data diri, kini Anda harus memilih kelas fasilitas kesehatan, pilihan rumah sakit untuk rujukan, dan lampiran akhir untuk warga negara asing yang ingin mendapatkan fasilitas BPJS Kesehatan.

Pilih kelas kesehatan sesuai keinginan Anda, mulai dari kelas I, II, III. Perlu diingat, biaya iuran per bulannya berbeda-beda.

3. Simpan data diri

Setelah memasukkan data pribadi, simpan dan tunggu balasan registrasi dari pihak BPJS Kesehatan. Biasanya BPJS Kesehatan akan mengirimkan nomor virtual account lewat e-mail. Silakan cek e-mail secara berkala dan cetak lampiran tersebut.

4. Proses pembayaran dan terdaftar menjadi peserta

Sehabis proses penyimpanan data diri, kini waktunya Anda membayar iuran perdana BPJS Kesehatan. Anda bisa bayar lewat bank atau kantor pos. Jangan lupa bawa nomor virtual account saat hendak membayar kepada petugas.

Setelah pembayaran selesai dilakukan, silakan cetak dan simpan setiap bukti pembayaran. Sekarang Anda sudah terdaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan. Silakan cek kembali email Anda untuk mendapatkan kartu BPJS Kesehatan elektronik yang bisa Anda cetak sendiri.

5. Mengambil kartu di cabang BPJS Kesehatan terdekat

Anda juga bisa mendatangi kantor cabang BPJS Kesehatan terdekat ke bagian pencetakan kartu untuk pengambilan kartu ID. Berikan berkas seperti formulir pendaftaran, nomor virtual account, serta bukti pembayaran kepada petugas.

Pelayanan apa saja yang bisa didapat dari BPJS Kesehatan online?

Sebagai warga Indonesia yang taat aturan dan membayar iuran sesuai kewajibannya, pastinya Anda berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang setimpal. Jika Anda terdaftar sebagai anggota BPJS Kesehatan online, maka Anda akan mendapatkan berbagai fasilitas yang bisa digunakan seumur hidup.

Berikut yang Anda bisa dapatkan:

1. Pelayanan kesehatan di klinik atau di puskemas

Pelayanan kesehatan tingkat pertama (sesuai kelas yang Anda pilih) mencakup:

  • Bebas biaya administrasi pelayanan kesehatan.
  • Dapat pelayanan promotif dan preventif. Misalnya seperti konsultasi, imunisasi rutin, hendak program keluarga berencana dan cek kesehatan untuk melihat adanya risiko penyakit dan pencegahannya.
  • Anda berhak mendapatkan pemeriksaan, pengobatan, dan konsultasi medis.
  • Anda berhak mendapatkan tindakan medis umum, pembedahan atau tidak.
  • Anda berhak mendapat pelayanan obat dan bahan medis
  • Anda berhak transfusi darah sesuai dengan kebutuhan medis.
  • Anda berhak mendapatkan pemeriksaan diagnosis laboratorium tingkat pertama.
  • Anda berhak mendapatkan fasilitas rawat inap sesuai kelas BPJS Kesehatan dan sesuai rujukan dokter.

2. Pelayanan kesehatan rujukan di rumah sakit

Pelayanan kesehatan rujukan tingkat rujukkan ini maksudnya meliputi pelayanan konsultasi, rawat inap ataupun pembedahan di rumah sakit. Apa saja yang bisa Anda dapat?

  • Biaya administrasi pelayanan kesehatan.
  • Pemeriksaan, pengobatan, dan konsultasi ke dokter spesialis dan subspesialis.
  • Tindakan medis yang membutuhkan dokter spesialis baik bedah maupun nonbedah sesuai dengan rujukan dari dokter.
  • Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai (misalnya cairan infus).
  • Pelayanan penunjang yang membutuhkan diagnosis lanjutan tertentu sesuai anjuran dokter.
  • Rehabilitasi medis.
  • Pelayanan darah, seperti penyediaan kantong darah.
  • Pelayanan kedokteran forensik klinis atau visum untuk mendiagnosis dan mencari bukti tindak pidana dari pasien yang mengalami luka akibat tindakan kriminal tertentu.
  • Memberikan pelayanan pengurusan jenazah pada pasien yang meninggal setelah rawat inap di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Namun, layanan yang dijamin tidak termasuk peti dan mobil jenazah.
  • Perawatan di ruang rawat inap biasa.
  • Perawatan inap di ruang intensif seperti ICU.

3. Persalinan

Persalinan atau kelahiran yang ditanggung BPJS Kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun tingkat lanjutan hanya berlaku sampai dengan anak ketiga, tanpa melihat anak yang dilahirkan dalam keadaan hidup atau meninggal.

4. Ambulans

Fasilitas ambulans menjadi tanggungan BPJS Kesehatan dan hanya diberikan untuk pasien rujukan dari fasilitas kesehatan satu ke fasilitas kesehatan lainnya yang bertujuan menyelamatkan nyawa pasien.

Pindah faskes mudah pakai BPJS Kesehatan online, begini caranya

Kadang faskes yang sudah Anda pilih tidak cocok dengan kondisi Anda. Misalnya, Anda ingin pindah faskes karena faskes pilihan pertama letaknya terlalu jauh dari rumah. Maka itu, Anda bisa mengubahnya. Namun Anda harus berhati-hati, karena perubahan faskes hanya bisa satu kali.

Berikut beberapa tahapan pindah faskes BPJS Kesehatan via online atau aplikasi JKN (Jaminan Kesehatan Nasional):

1. Unduh atau download aplikasi mobile JKN di ponsel Anda

2. Lakukan pendaftaran dengan memasukkan beberapa informasi pribadi seperti:

  • Nomor kartu BPJS Kesehatan
  • Nomor KTP
  • Tanggal lahir
  • Nama ibu kandung
  • Password akun BPJS Kesehatan online
  • E-mail
  • Nomor ponsel

3. Lalu masuk atau login dengan menggunakan nomor kartu BPJS Kesehatan atau e-mail yang sudah didaftarkan.

4. Pilih menu “Ubah Data Peserta”. Beberapa data yang dapat diubah secara online yaitu:

  • Nomor
  • E-mail
  • Kelas BPJS Kesehatan
  • Faskes 1 (Ingat! Ini hanya bisa berlaku 1 kali perubahan)

5.  Jika faskes perubahan sudah Anda pilih, maka otomatis akan mendapatkan kode verifikasi yang dikirimkan ke email atau nomor ponsel yang terdaftar.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca