4 Alasan Kenapa Kita Harus Mulai Pakai Meja Berdiri

Oleh

Tanggal update September 5, 2017
Bagikan sekarang

Penggunaan meja berdiri menjadi lebih populer dalam beberapa tahun belakangan ini berkaitan dengan berbagai teori yang menyatakan duduk terlalu lama berbahaya bagi kesehatan. Hal ini dikarenakan seseorang yang bekerja di dalam lingkungan kantor cenderung kurang aktif bergerak dan sebagian besar meningkatkan waktu aktivitas sedentari. Meskipun sudah berolahraga, kurang aktif bergerak dapat berbahaya bagi kesehatan.

Meja berdiri atau standing desk pada dasarnya adalah meja dengan permukaan datar yang lebih tinggi atau dapat diatur sehingga memungkinkan penggunaannya dalam posisi berdiri. Namun, bukan berarti kita harus terus menerus berdiri. Berganti posisi duduk dan berdiri akan mengurangi waktu duduk sehingga kita menjadi cenderung lebih aktif bergerak.  Berikut beberapa manfaat menggunakan meja sambil berdiri.

1. Dengan berdiri, tubuh akan membakar kalori lebih banyak

Terlalu sedikit kalori membuat kita cenderung lebih banyak menyimpan kalori yang dibutuhkan. Menyimpan dan membakar kalori berkaitan dengan aktivitas yang kita lakukan, jika kurang aktif maka kita cenderung lebih banyak menyimpan kalori.Jika hal ini terjadi dalam waktu yang lama, maka akan menyebabkan obesitas.

Aktif bergerak tidak hanya dengan berolahraga, cukup berdiri saat bekerja saja Anda sudah cenderung lebih aktif. Suatu penelitian menemukan berdiri selama bekerja membakar sekitar 170 kalori. Akumulasi kalori yang dibakar selama satu minggu akan jauh lebih banyak dibandingkan jika Anda hanya duduk saat bekerja.

2. Lebih banyak berdiri mengurangi risiko kesakitan dan kematian dini dari penyakit kardiovaskuler

Hal ini erat kaitannya dengan perilaku sedentari yang sudah terbukti sebagai penyebab berbagai penyakit kardiovaskuler. Suatu systematic review dari berbagai penelitian prospektif menunjukkan kebiasaan perilaku sedentari seperti terlalu lama duduk yang dilakukan bertahun-tahun akan mempengaruhi risiko seseorang terkena penyakit kardiovaskuler. Individu yang duduk terlalu lama meningkatkan risiko penyakit kardiovaskuler sebanyak 1,47 kali lebih tinggi, dan peningkatan kematian akibat penyakit jantung pada individu terlalu lama duduk sebesar 90%.

Manfaat dari berdiri akan meningkatkan metabolisme oksigen yang baik untuk kesehatan jantung pembuluh darah.  Hal ini dibuktikan dengan suatu penelitian yang menunjukkan terdapat peningkatan volume metabolisme oksigen yang signifikan dibandingkan saat duduk.  Hal ini juga merupakan alasan mengapa bekerja sambil berdiri akan membakar kalori yang lebih banyak.

3. Berdiri saat bekerja mengurangi risiko nyeri punggung

Nyeri punggung adalah satu keluhan yang biasa dialami oleh seseorang terlalu lama duduk. Posisi duduk mempengaruhi bentuk tulang belakang saat bekerja, karena sering kali kita duduk dengan posisi tulang belakang yang tidak lurus. Dampaknya adalah tekanan pada salah satu bagian ruas sehingga menyebabkan rasa nyeri setelah terlalu lama duduk.

Manfaat meja berdiri dan nyeri punggung sudah pernah diuji coba dalam suatu projek penelitian bernama take-a-stand. Hasil penelitian menunjukkan, penggunaan meja berdiri mengurangi waktu duduk selama 66 menit perhari, dan hasilnya mengurangi proporsi rasa nyeri yang dialami subjek penelitian sebanyak 54% dalam waktu 4 minggu pemakaian.  

4. Bekerja menggunakan meja berdiri membantu mengontrol gula darah

Setelah makan siang di kantor biasanya kita langsung kembali bekerja dan duduk kembali di meja, namun tahukah Anda pada umumnya kadar gula darah meningkat setelah kita makan? Kadar gula darah akan lebih tinggi saat terlalu banyak aktivitas sedentari setelah makan siang. Salah satu studi di suatu kantor menunjukkan individu yang bekerja berdiri setelah makan siang mengalami peningkatan kadar gula darah 43% lebih rendah dibandingkan dengan pekerja yang langsung kembali duduk. Hal ini menunjukkan, beraktivitas setelah makan siang akan mengontrol jumlah kadar gula darah sehingga dapat mencegah defisiensi insulin yang menyebabkan diabetes.

Alsasan utama untuk menghindari duduk terlalu lama adalah efeknya terhadap risiko penyakit jantung dan diabetes dan hal ini sudah didukung oleh berbagai penelitian. Namun salah satu penelitian baru-baru ini juga menemukan suatu kadar suatu protein dalam tubuh yang menjadi prediktor penyakit kanker (C reactive protein) yang lebih tinggi pada orang yang duduk terlalu lama. Meskipun belum mekanisme yang jelas, namun hal ini menunjukkan bahwa perilaku sedentari berpotensi menyebabkan kanker.

Kebiasaan duduk terlalu lama adalah pola perilaku yang dibentuk dari keadaan lingkungan seperti saat sedang bekerja, menonton TV atau bermain video-games, dan hal ini biasanya akan sangat sulit diubah. Manfaat terbesar dari pemilihan meja berdiri adalah membiasakan kita untuk tidak berperilaku sedentari dan cenderung aktif bergerak. Walaupun penggunaan meja berdiri mungkin akan sulit bagi sebagian orang yang belum terbiasa atau memiliki pekerjaan yang menguras pikiran sehingga lebih nyaman dalam kondisi duduk, dengan berganti posisi duduk dan berdiri setiap 30 menit akan bermanfaat untuk mengurangi waktu yang terlalu lama.

BACA JUGA:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Penyebab Sakit Kepala Saat Puasa dan Cara Mengatasinya

Sakit kepala saat puasa tentu sangat mengganggu. Nah, kira-kira apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya? Ini dia jawabannya!

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Irene Anindyaputri
Hari Raya, Ramadan April 27, 2020

7 Cara Cepat Menghilangkan Bau Mulut Saat Puasa

Bau mulut adalah masalah yang umum terjadi selama puasa. Tenang saja, Anda bisa menghilangkan bau mulut saat puasa dengan cara alami berikut ini.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Atifa Adlina
Hari Raya, Ramadan April 24, 2020

Menyiasati Jadwal Minum Obat saat Puasa Ramadan

Puasa di bulan Ramadan wajib bagi umat muslim. Keharusan minum obat secara rutin bisa disiasati agar tetap bisa menjalankan puasa dengan tenang.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh Ulfa Rahayu
Hari Raya, Ramadan April 19, 2020

Apa Penyebab Hidung Tersumbat dan Bagaimana Mengatasinya?

Umumnya orang berpikir kelebihan lendir adalah penyebab utama hidung tersumbat. Sebenarnya saat hidung tersumbat terjadi pembengkakan di lapisan hidung.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh Ulfa Rahayu
Tips Sehat April 15, 2020

Direkomendasikan untuk Anda

Kenapa Saya Sakit Perut Setelah Buka Puasa?

Kenapa Saya Sakit Perut Setelah Buka Puasa?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Adelia Marista Safitri
Tanggal tayang Mei 7, 2020
4 Tips Mencegah Maag Kambuh Saat Puasa

4 Tips Mencegah Maag Kambuh Saat Puasa

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Novita Joseph
Tanggal tayang Mei 7, 2020
5 Tips Lancar Puasa Bagi Anda yang Punya Tekanan Darah Tinggi

5 Tips Lancar Puasa Bagi Anda yang Punya Tekanan Darah Tinggi

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Adelia Marista Safitri
Tanggal tayang Mei 4, 2020
Bolehkah Kita Donor Darah Saat Puasa? Apa Saja Risikonya?

Bolehkah Kita Donor Darah Saat Puasa? Apa Saja Risikonya?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Ajeng Quamila
Tanggal tayang Mei 2, 2020