5 Strategi Menabung Anti Gagal untuk Pengantin Baru

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Jangan kepalang puas setelah sukses menabung untuk biaya nikah. Sebab, masih ada banyak PR di depan mata yang harus dipikirkan matang-matang sebagai pengantin baru. Salah satunya soal keuangan rumah tangga. Kalau tidak pintar-pintar mengatur keuangan, Anda dan pasangan hanya bisa gigit jari. Tentu Anda tak mau ‘kan merasakan hal yang demikian? Supaya keuangan keluarga tetap aman, sontek tips sukses menabung untuk pengantin baru dalam ulasan berikut.

Tips sukses menabung untuk pengantin baru

Gelora asmara biduk rumah tangga pengantin baru biasanya masih sangat membara. Namun, sebaiknya Anda dan pasangan jangan terlena.

Mulailah persiapkan rancangan keuangan masa depan keluarga dengan matang. Bila bingung bagaimana memulainya, berikut beberapa tips menabung anti gagal yang bisa disontek para pengantin baru.

1. Terbuka satu sama lain

masalah rumah tangga

Sebagai pengantin baru, segala urusan rumah tangga baiknya selalu dibicarakan dan diputuskan berdua, termasuk masalah keuangan.

Apalagi jika Anda dan pasangan sama-sama bekerja dan punya penghasilan tetap. Hal ini dilakukan supaya neraca keuangan kedua belah pihak tetap stabil, sehingga tidak lagi yang namanya tanggal tua.

Maka dari itu, tips sukses menabung paling pertama yang perlu dilakukan para pengantin baru adalah terbuka satu sama lain. Usahakan cari waktu yang tepat untuk berbincang empat mata dengan pasangan.

Saling jujurlah soal berapa pendapatan bersih per bulan dan utang satu sama lain. Kalau sedari awal hal ini sudah dibicarakan, kemungkinan ribut-ribut rumah tangga karena masalah keuangan bisa dihindari.

2. Susun anggaran rumah tangga

menjadi diri sendiri depan pasangan

Kebutuhan sewaktu masih lajang tentu berbeda saat sudah menikah. Ibarat kata, kini akan ada dua perut yang harus diberi makan setiap harinya. Belum lagi segala perintilan rumah tangga seperti listrik, air, internet, dan cicilan rumah yang perlu dibayar setiap bulan.

Nah, supaya pengeluaran tidak membengkak, biasakan untuk menyusun anggaran rumah tangga secara sistematis dan terstruktur. Anda bisa menyusun anggaran ini secara harian, mingguan, atau bulanan. Pilihlah metode yang sama-sama dianggap nyaman oleh kedua belah pihak.

3. Catat! Catat! Catat!

Sumber: Foresters Financial

Jangan lupa membuat pembukuan sederhana yang mencangkup uang masuk, uang keluar, dan sisa saldo yang dimiliki. Catat setiap bentuk pengeluaran dan pemasukan meski nominalnya hanya seperak saja. Tips menabung satu ini sering diabaikan oleh para pengantin baru karena dianggap tidak penting.

Padahal hal tersebut sangat membantu untuk menghitung dan melihat apa saja pengeluaran yang sebenarnya tidak dibutuhkan dan bisa dipotong di bulan selanjutnya. Cara ini juga efektif melatih Anda untuk disiplin dalam mengelola uang.

Seiring dengan berkembangnya teknologi, kini sudah banyak aplikasi pencatat keuangan dalam bentuk digital yang praktis dan mudah diakses. Jadi, seharusnya sudah tak lagi alasan malas membuat pembukuan karena faktor ribet.

4. Putuskan siapa yang jadi juru bayar

pacaran beda karakter

Urusan keunganan tidak selalu berada di bawah naungan istri. Sebab, ada tipe istri yang mempercayakan suaminya untuk mengatur keuangan rumah tangga setiap bulan. Ada pula pasangan yang keuangannya justru dipegang masing-masing.

Oleh karena itu, sebelum menyusun anggaran pengeluaran rumah tangga, sebaiknya diskusikan dulu siapa yang akan jadi juru bayarnya. Kalau seandainya kedua belah pihak sepakat keuangannya dipegang sendiri-sendiri, sebaiknya tetap membagi tugas dalam urusan bayar-membayar.

Misalnya, Anda bagian membayar urusan dapur dan perawatan diri, mulai dari beras, minyak, sabun, sampo, detergen pakaian, dan lain sebagainya. Sementara pasangan yang membayar printilan rumah seperti listrik, air, internet, hingga cicilan kendaraan.

Tips menabung satu ini perlu dipikirkan baik-baik oleh pengantin baru. Jadi, jangan sampai keuangan rumah tangga yang baru dibina berantakan karena tidak diatur sebaik mungkin secara bersama.

5. Jangan lapar mata

tips belanja bulanan

Siapa yang tidak tergoda dengan tulisan ‘sale’ yang dipajang di etalase toko? Ya, di akhir hingga awal bulan biasanya toko akan berlomba-lomba untuk memberi diskon menarik. Meski harga yang ditawarkan sangat menggiurkan, berusahalah untuk tetap menahan diri dan tidak tergoda.

Ingat, utamakan hanya membeli segala hal yang tergolong kebutuhan pokok. Jadi, jangan terlalu boros melakukan pembelajan yang tidak perlu. Hentikan kebiasaan lapar mata saat melihat barang-barang diskonan di mall maupun toko online.

Itulah beberapa tips yang bisa diterapkan para pengantin baru supaya bisa konsisten menabung. Perencanaan yang matang dan dilakukan sedini mungkin dapat membuat hidup keluarga lebih terarah dan berkualitas. Selamat mencoba!

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca