Bukan Cuma Mengusir Stres, Seks Ternyata Juga Bisa Turunkan Tekanan Darah, Lho!

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa berhubungan seksual punya banyak manfaat bagi kesehatan. Mulai dari menghilangkan stres, bikin awet muda, hingga menyehatkan jantung. Belum cukup sampai disitu, bercinta dengan pasangan ternyata juga bisa membantu menurunkan tekanan darah, lho! Bagaimana bisa? Berikut penjelasannya.

Manfaat seks dalam menurunkan tekanan darah

bukan waktu yang tepat untuk bercinta

Temuan ini tentu menjadi angin segar bagi Anda yang punya masalah tekanan darah tinggi alias hipertensi. Selain dengan membatasi asupan garam dan mengatur pola makan, rutin berhubungan intim dengan pasangan ternyata bisa membuat tekanan darah Anda jadi lebih stabil, lho!

Menurut sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Blood Pressure Monitoring tahun 2008, berhubungan seks terbukti mampu menurunkan tekanan darah sistolik alias tekanan darah ‘atas’. Pasalnya, seks dapat mengurangi kadar homosistein dalam darah sehingga mencegah risiko penyumbatan pembuluh darah.

Homosistein adalah salah satu asam amino yang terdapat dalam tubuh. Jika kadar homosistein dalam darah meningkat secara berlebihan, asam amino ini dapat menghambat aliran darah sehingga jantung akan bekerja lebih keras untuk memompa darah. Alhasil, tekanan darah Anda jadi meningkat.

Hal ini turut disetujui oleh E. Dean Nukta, MD, seorang direktur medis kardiologi di Fairview Hospital. Dean Nukta menjelaskan bahwa saat orgasme, tubuh melepaskan hormon oksitosin yang lambat laun menurunkan tekanan darah.

Bahkan, hanya dengan berpelukan dengan pasangan saja juga bisa menurunkan tekanan darah, lho. Hal ini dibuktikan oleh sebuah studi dalam jurnal Behavioral Medicine tahun 2003 terhadap 74 wanita dan 109 pria.

Peserta diminta untuk menonton video romantis selama 10 menit sambil berpegangan tangan. Setelah itu, mereka diminta untuk berpelukan selama 20 detik dengan pasangannya.

Lalu, hasil penelitian menunjukkan bahwa sentuhan kulit, baik dengan berpegangan tangan maupun berpelukan, dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik. Ini karena sentuhan hangat dan intim dari pasangan menciptakan sensasi rileks dan membuat aliran darah jadi lancar.

Semakin lancar aliran darah, maka tekanan darah tentu akan semakin mudah dikendalikan. Bahkan, hal ini dapat menurunkan risiko penyakit jantung di masa mendatang.

Apakah bercinta saja cukup untuk menurunkan tekanan darah?

7 Kebiasaan Sehat Sehari-hari untuk menurunkan Tekanan Darah

Seks memang dapat menurunkan tekanan darah. Akan tetapi, ini bukan berarti Anda lantas hanya mengandalkan seks dan lupa menerapkan pola hidup sehat lainnya, ya.

Perlu dicatat bahwa gaya hidup berperan penting untuk mengobati darah tinggi Anda. Jika Anda sudah terus-menerus melakukan seks tapi tidak menjaga pola makan, maka hasilnya tentu akan sia-sia.

Selain dengan bercinta, perhatikan juga gaya hidup Anda sehari-hari. Anda juga bisa, kok, menurunkan berat badan dengan cara yang alami alias tanpa obat, di antaranya:

1. Olahraga rutin

Orang dengan kelebihan berat badan rentan terkena hipertensi. Selain itu, kelebihan berat badan juga dapat menyebabkan sleep apnea yang bisa semakin meningkatkan tekanan darah Anda.

Untuk mengatasinya, lakukan olahraga secara teratur setidaknya 30 menit setiap hari. Ada banyak jenis olahraga yang bisa Anda pilih untuk menurunkan tekanan darah. Mulai dari berjalan kaki, jogging, bersepeda, berenang, atau yoga.

Anda boleh juga melakukan olahraga dengan intensitas tinggi seperti lari, tapi sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter untuk memastikan kesehatan Anda.

2. Atur pola makan

Meski sudah melakukan seks secara rutin, jangan lupa seimbangkan juga dengan pola makan yang sehat. Selain membatasi asupan garam, pilihlah makanan yang sehat dan bergizi seperti sayur, buah-buahan, biji-bijian, dan produk susu rendah lemak. Semua jenis makanan ini dapat menurunkan tekanan darah Anda hingga 11 mmHg.

3. Hindari stres

Ada banyak alasan yang membuat banyak pasangan melakukan hubungan seks secara rutin. Salah satunya karena seks dapat menghambat produksi hormon kortisol (hormon stres) sekaligus meningkatkan hormon oksitosin yang memunculkan rasa bahagia.

Hormon stres yang rendah dapat membuat pembuluh darah jadi lebih lebar. Akibatnya, aliran darah jadi lebih lancar dan tekanan darah Anda pun jadi lebih normal.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Hal yang Membuat Seks Tidak Lagi Terasa Memuaskan, dan Cara Mengatasinya

Lama-lama, seks bisa jadi membosankan. Apakah artinya sudah tak saling cinta lagi? Bisakah hubungan suami istri terasa nikmat seperti dulu lagi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Tips Mencuri Waktu Berhubungan Seks Setelah Punya Anak

Sering merasa tidak ada tempat dan waktu untuk bercinta setelah memiliki buah hati? Baiknya, simak tips mencuri waktu untuk berhubungan seks di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 14 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Awas, Pria yang Kecanduan Pornografi Malah Berisiko Alami Impotensi

Berapa kali Anda menonton pornografi dalam seminggu? Hati-hati, lho. Para ahli menguak kalau kecanduan pornografi berdampak pada risiko disfungsi ereksi.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 11 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Apa Akibatnya Jika Melakukan Seks Terlalu Sering?

Hubungan seks adalah salah satu faktor terpenting dalam keharmonisan rumah tangga. Namun apakah ada risikonya jika melakukan seks terlalu sering?

Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Hidup Sehat, Seks & Asmara 2 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara masturbasi wanita

Panduan Masturbasi Aman untuk Perempuan, Bagaimana Caranya?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
telat datang bulan

Berapa Lama Telat Datang Bulan Dapat Menjadi Pertanda Kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 14 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
membunuh gairah seks

10 Penurun Gairah Seks yang Perlu Anda Hindari

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 7 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
pasangan malu berhubungan intim

6 Tips Membantu Pasangan yang Malu Berhubungan Intim

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit