Menikah dengan Wanita yang Lebih Tua, Apa Saja Tantangannya?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10/07/2019
Bagikan sekarang

Bagi sejumlah pria, berpasangan dengan wanita yang lebih tua memberikan sejumlah kelebihan. Pasangan Anda tidak hanya dewasa, tapi juga umumnya memiliki kehidupan yang stabil. Namun, menikahi wanita yang lebih tua nyatanya juga memiliki tantangan tersendiri.

Tantangan menikahi wanita yang lebih tua

Keberadaan wanita yang lebih tua dalam hidup Anda akan memberikan warna baru yang tak pernah Anda bayangkan. Mereka umumnya lebih berpengalaman, independen, dan memiliki lebih banyak waktu untuk dihabiskan bersama Anda.

Meski demikian, di balik segala kelebihan, tetap ada tantangan yang menanti. Berikut adalah beberapa tantangan yang mungkin Anda hadapi jika menikahi wanita yang lebih tua:

1. Kendala untuk memiliki keturunan

Seorang wanita mampu mengandung janin selama masih mengalami menstruasi. Namun, fungsi reproduksinya akan menurun seiring pertambahan usia. Saat memasuki usia ke-35, risiko kehamilan terus meningkat setiap tahunnya.

Hal ini dapat menjadi kendala karena berkaitan dengan keinginan pasangan untuk mempunyai anak. Anda bisa saja belum ingin memiliki keturunan, tetapi menunda kehamilan terlalu lama bisa membahayakan kondisi istri Anda.

Selain itu, tingkat kesuburan juga menurun seiring waktu. Wanita mulai mengalami penurunan jumlah dan kualitas sel telur saat usianya menginjak 32 tahun, sementara pria mengalami penurunan kualitas sperma begitu memasuki usia 40 tahun.

2. Adanya perkara masa lalu

penyebab perceraian

Tantangan lain dari menikahi wanita yang lebih tua adalah munculnya perkara masa lalu yang mungkin saja belum terselesaikan.

Tidak semua wanita memilikinya, tapi fenomena ini terbilang umum. Terutama bila pasangan Anda pernah menikah sebelumnya.

Perkara tersebut dapat berkaitan dengan rumah tangganya yang lalu. Misalnya terkait mantan suami, anak, hingga perceraian yang belum usai. Pada kasus lain, masalah finansial seperti utang dan sejenisnya juga bisa muncul.

Anda dan pasangan harus sama-sama terbuka guna menghindari konflik di kemudian hari. Sejak awal, Anda pun harus siap menghadapi konsekuensi ini apabila memutuskan untuk menikahi wanita yang berusia lebih tua.

3. Muncul stigma negatif

Ini merupakan salah satu persoalan yang cukup sering dilaporkan sebagai tantangan saat menikahi wanita yang lebih tua. Stigma negatif memang tidak mudah dihindari, terutama pada kelompok masyarakat yang asing terhadap model hubungan seperti ini.

Pasangan Anda bahkan lebih rentan mendapatkan cibiran, kritik, dan respons negatif dari orang lain jika jarak usia Anda dengannya terpaut amat jauh. Pasalnya, masyarakat cenderung lebih mudah menerima hubungan dengan jarak usia yang relatif dekat.

Anda tentu jadi tidak nyaman saat mengetahui bahwa orang yang Anda cintai dipandang negatif. Pada kondisi seperti ini, yang bisa Anda lakukan adalah selalu mendukung dan ada untuknya.

4. Ada banyak hal yang tidak sejalan

pasangan mengancam putus

Jika jarak usia terpaut jauh, akan lebih menantang bagi Anda dan pasangan untuk menemukan kegemaran yang sama. Anda mungkin senang bersosialisasi dengan orang lain, tetapi pasangan Anda bisa saja lebih menyukai quality time di rumah.

Perbedaan prinsip tidak hanya muncul saat membahas kegemaran, tapi juga ketika mengasuh anak. Walaupun tidak sepenuhnya negatif, hal ini bisa tantangan berat saat menjalin hubungan bila Anda tidak menyikapinya dengan baik.

Cobalah berdiskusi dengan pasangan mengenai berbagai hal yang menurut Anda tidak sejalan serta cara mengatasinya. Dengan terbuka satu sama lain, perbedaan prinsip menjadi hal menarik yang akan mewarnai hubungan Anda.

Pada dasarnya, selalu ada cara untuk menghadapi tantangan yang menanti Anda ketika memutuskan menikahi seorang wanita yang berusia lebih tua.

Hal yang terpenting adalah saling terbuka dan menerima kondisi pasangan. Menerima pasangan yang terpaut usia cukup jauh juga bukan berarti Anda harus menerima semua situasi negatif begitu saja.

Justru, Anda perlu berkomunikasi dengan pasangan untuk menemukan solusinya. Inilah yang akan membuat hubungan Anda semakin erat.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bolehkah Punya Teman Dekat Lawan Jenis Saat Sudah Menikah?

Agar komitmen Anda dan pasangan tetap terjaga, beberapa aturan berteman dekat dengan lawan jenis setelah menikah berikut mungkin bisa membantu.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Kira-Kira, Kapan Ya Waktu yang Tepat untuk Mengajak Pasangan Menikah?

Setiap pasangan yang pacaran pasti ingin melangkah ke jenjang yang lebih serius. Jangan bingung, ini dia waktu yang tepat untuk mengajak pasangan menikah.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini

Sebelum Menikah Dengan Pria yang Lebih Muda, Baiknya Pertimbangkan 4 Hal Ini Dulu

Sah-sah saja kalau Anda ingin menikah dengan pria lebih muda, selama Anda berdua saling berkomitmen. Coba pertimbangkan hal ini dulu supaya lebih mantap

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri

3 Kunci Menjalin Hubungan Dengan Pasangan yang Usianya Terpaut Jauh

Menjalani asmara dengan pasangan beda usia cukup jauh tidaklah mudah. Bagaimana cara mengadapinya supaya hubungan tetap langgeng? Berikut tipsnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Direkomendasikan untuk Anda

pernikahan beda usia

Pernikahan Beda Usia, Membawa Tantangan Sekaligus Dinamika

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020
masalah menjelang pernikahan

4 Masalah Utama yang Sering Diributkan Menjelang Pernikahan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 10/12/2019
pertengkaran menjelang pernikahan

Agar Tak Makin Stres, Ini 3 Tips Mencegah Pertengkaran Jelang Pernikahan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 10/10/2019
alasan takut menikah

4 Alasan Umum yang Membuat Seseorang Takut Menikah

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 26/09/2019