Bulan Madu Kedua untuk Pasangan Suami Istri, Apa Manfaatnya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 27/03/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kehidupan pernikahan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun memang tak semanis masa-masa awal pernikahan. Kesibukan, rintangan, dan rasa jenuh lebih banyak mengisi keseharian pasangan dibandingkan keintiman. Apalagi sudah memiliki anak, sulit rasanya untuk menyediakan waktu khusus bersama pasangan.

Jika dibiarkan, maka situasi seperti ini bisa semakin memperlebar jarak antara Anda dan pasangan. Bulan madu kedua dapat menjadi solusi untuk menghapus jarak yang tercipta dalam kehidupan pernikahan jangka panjang.

Manfaat bulan madu kedua

Bulan madu kedua adalah upaya untuk merajut kembali hubungan yang telah renggang dengan menghabiskan waktu berkualitas bersama pasangan. Cara ini bisa memperkuat ikatan pernikahan dalam beberapa hal, di antaranya adalah:

1. Menjaga komunikasi

Kesibukan sehari-sehari kerap kali membuat Anda dan pasangan tak bisa menemukan waktu yang tepat untuk membicarakan masalah-masalah penting ataupun yang belum tuntas. Bulan madu kedua dapat menjadi kesempatan yang tepat untuk berbicara dari hati-kehati dengan pasangan. Ketika mengkhususkan waktu berdua, Anda dan pasangan juga bisa terhindar dari distraksi sehingga bisa menyelesaikan permasalahan komunikasi dengan kepala dingin.

2. Lebih memahami pasangan

Setelah menikah selama bertahun-tahun, Anda dan pasangan pastinya telah banyak berubah. Kalian bukan lagi orang yang sama seperti saat baru menikah dulu. Manfaatkanlah bulan madu kedua untuk mengenali sisi baru dari pasangan Anda. Barangkali baik Anda maupun pasangan akan melihat perubahan karakter ini sebagai sebuah daya tarik baru bagi satu sama lain.

3. Menciptakan kenangan baru

Kenangan bersama pasangan merupakan harta berharga yang kelak bisa diingat dan dimaknai bersama. Oleh karena itu, penting untuk menghabiskan bulan madu kedua di tempat yang spesial bagi Anda dan pasangan. Apalagi, jika saat-saat bulan madu juga diisi dengan aktivitas yang menyenangkan atau melakukan suatu hal yang belum pernah dicoba sebelumnya. Dengan begitu, akan tercipta memori positif yang membuat Anda lebih menghargai waktu kebersamaan yang telah berlalu.

4. Mengistirahakan pikiran

Bulan madu kedua juga bisa menjadi ajang untuk melepaskan stres. Segala ketegangan dalam hubungan yang muncul akibat ketidaklancaran komunikasi bisa hilang saat Anda dan pasangan bersikap lebih rileks. Pastikan Anda melakukan hal-hal yang bersifat memanjakan diri selama bulan madu kedua, seperti spa atau menikmati pemandangan alam.

Meluangkan waktu bersama pasangan di tengah kesibukan memang merupakan tantangan tersendiri. Namun, apabila dampaknya begitu positif terhadap hubungan pernikahan Anda, kenapa tidak dicoba?

Waktu yang tepat untuk bulan madu kedua

Untuk memperoleh manfaatnya secara maksimal, bulan madu kedua sebaiknya memang direncanakan dengan matang, seperti liburan ke luar kota atau ke tempat romantis. Waktu yang tepat adalah ketika Anda dan pasangan sedang tidak terlalu disibukkan dengan pekerjaan.

Pastikan anak juga tidak diabaikan begitu saja, cobalah untuk menitipkannya pada kerabat atau saudara dekat. Agar si kecil mau mengerti, komunikasikan terlebih dahulu bahwa momen seperti ini penting bagi kedua orang tuanya.

Namun bukan berarti bulan madu kedua tidak bisa dilakukan secara spontan dalam waktu yang sempit. Profesor Barbara Fredrickson, penulis Love 2.0, mempelajari bahwa hal yang dapat memperkuat hubungan bukanlah gairah cinta yang besar, melainkan waktu kebersamaan yang singkat namun bermakna.

Hal senada juga diungkapkan oleh W. Bradford Wilcox dan Jeffrey Dew, penulis The Date Night Opportunity yang menemukan bahwa pasangan yang menghabiskan waktu berdua hanya sekali dalam seminggu cenderung lebih bahagia dibandingkan yang tidak.

Kesimpulannya, bulan madu kedua bisa disesuaikan dengan kesibukan sehari-hari dan waktu mengurus anak. Jika Anda dan pasangan terkendala biaya sekaligus tak bisa menitipkan anak, cukup luangkanlah waktu untuk makan malam berdua sekali dalam seminggu saja.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Alasan Umum yang Membuat Seseorang Takut Menikah

Banyak orang yang menjalin asmara ingin akhirnya berumah tangga, tapi ada juga yang malah sangat takut menikah sampai menghindari cari pacar. Kenapa begitu?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Seks & Asmara 26/09/2019 . Waktu baca 4 menit

Pentingnya Quality Time Bersama Pasangan Setelah Punya Anak

Pernikahan dan memiliki anak seringkali membuat pasangan lupa menghabiskan waktu berdua. Memangnya, apa saja pentingnya quality time bersama pasangan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Hidup Sehat, Seks & Asmara 16/09/2019 . Waktu baca 4 menit

Berteman dengan Mantan Setelah Menikah Memang Boleh, Tetapi….

Biasanya, kebanyakan orang akan memutuskan komunikasi dengan mantan setelah menikah. Nah, sebenarnya boleh tidak ya menjalin kontak dengan mantan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Seks & Asmara 13/07/2019 . Waktu baca 3 menit

Cara Menengahi Orangtua yang Tidak Akur dengan Pasangan

Untuk menengahi orangtua yang seringkali bersitegang dan tidak pernah akur dengan pasangan, cobalah tiga cara ini. Siapa tahu, kekhawatiran Anda didengar.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 07/06/2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

sumber stres dalam pernikahan

6 Sumber Stres Utama dalam Pernikahan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . Waktu baca 5 menit
pernikahan beda usia

Pernikahan Beda Usia, Membawa Tantangan Sekaligus Dinamika

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020 . Waktu baca 5 menit
masalah menjelang pernikahan

4 Masalah Utama yang Sering Diributkan Menjelang Pernikahan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 10/12/2019 . Waktu baca 5 menit
pertengkaran menjelang pernikahan

Agar Tak Makin Stres, Ini 3 Tips Mencegah Pertengkaran Jelang Pernikahan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 10/10/2019 . Waktu baca 4 menit