Risiko Minum Pil KB Darurat Bagi Remaja

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Angka kehamilan di usia remaja masih cukup tinggi di Indonesia. Data yang dihimpun oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pada tahun 2015 menunjukkan bahwa kehamilan terjadi pada 48 orang dari setiap 1.000 remaja perempuan. Maka, tak bisa dipungkiri bahwa sebagian remaja di Indonesia sudah aktif secara seksual. Dari situ muncullah kekhawatiran soal penggunaan pil KB darurat bagi remaja. Saat ini, pil KB darurat yang tersedia di apotek atau klinik ditujukan bagi pasangan dewasa yang ingin mencegah kehamilan. Lalu, bagaimana jika remaja mengonsumsi pil KB darurat? Baca terus informasi lengkapnya berikut ini.

Apa itu pil KB darurat?

Pil KB darurat, juga dikenal dengan sebutan kontrasepsi darurat (kondar) atau morning after pill, adalah cara terakhir bagi pasangan yang ingin mencegah kehamilan. Kontrasepsi darurat berfungsi untuk mencegah pembuahan, bukan menggugurkan janin atau meluluhkan sel telur yang sudah dibuahi.

Untuk mencegah terjadinya pembuahan, pil KB darurat akan menahan sel telur supaya tidak dilepaskan ke saluran tuba falopi. Pil ini juga akan memicu produksi lendir pada dinding uterus sehingga sperma akan terjebak, tak bisa bertemu dengan sel telur.

Supaya manjur, kontrasepsi darurat harus dikonsumsi paling lama 72 jam setelah berhubungan seks. Anda memang masih bisa minum pil ini hingga 5 hari sesudahnya, tapi semakin lama Anda menunda, keampuhannya akan berkurang.  

Apakah pil KB darurat aman untuk remaja?

Hingga saat ini, belum ada penelitian yang bisa membuktikan bahaya minum pil KB darurat bagi remaja khususnya. Selain itu, belum ada laporan yang menyatakan bahwa remaja lebih rentan mengalami efek samping dari pil KB darurat. Untuk diketahui, beberapa efek samping yang mungkin muncul setelah minum pil KB darurat antara lain mual, sakit kepala, nyeri payudara, dan lemas.

Dalam beberapa kasus, pil KB darurat bisa menyebabkan siklus haid tidak teratur, tapi akan berangsur-angsur kembali lagi seperti biasanya. Risiko lainnya yaitu perdarahan kira-kira 2-3 hari setelah diminum. Ini karena terdapat perubahan pada siklus ovulasi Anda. Namun, jika efek samping yang muncul bersifat serius atau ada kontraindikasi, segera hubungi layanan kesehatan terdekat.

Risiko minum pil KB darurat bagi remaja

Remaja di bawah 18 tahun sebaiknya tidak menggunakan pil KB darurat sebagai satu-satunya alat kontrasepsi untuk mencegah kehamilan. Pasalnya, belum ada bukti medis soal risiko jangka panjang pil KB darurat bagi remaja. Ini karena metode kontrasepsi darurat baru dikembangkan belum lama ini. Maka, efeknya bagi kesehatan dalam jangka panjang belum diketahui.

Selain itu, kekhawatiran yang sering disuarakan adalah remaja belum mampu menelaah dan mengambil keputusan penting menyangkut kesehatannya. Itulah mengapa remaja tidak diperbolehkan merokok atau mengonsumsi minuman beralkohol. Maka, para ahli juga tidak menyarankan remaja untuk minum pil KB darurat. Pertimbangannya adalah remaja bisa saja jadi tidak berpikir panjang sebelum berhubungan seks karena merasa bahwa selama ada pil KB darurat, dirinya tak akan hamil.

Padahal, berhubungan seks di usia belia tetap memiliki berbagai risiko yang membahayakan. Misalnya, pengetahuan soal sistem reproduksi dan kesehatan seksual yang minim pada remaja bisa mengarah pada sikap yang sembrono seperti tidak menggunakan kondom. Hal ini bisa menyebabkan penularan penyakit kelamin atau kehamilan.

Bahaya lain yang patut dipertimbangkan adalah penyalahgunaan pil KB darurat. Overdosis pil KB darurat bisa menyebabkan muntah-muntah dan perdarahan. Remaja juga mungkin tidak menyadari kalau ada kontraindikasi atau reaksi alergi. Maka, para dokter anak dan spesialis kandungan meyakini bahwa cara terbaik bagi remaja untuk mencegah kehamilan adalah dengan tidak berhubungan seksual.  

BACA JUGA:

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tak Hanya Memutihkan Kulit, Ini 6 Manfaat Bengkoang Bagi Kesehatan

Siapa yang suka makan bengkoang? Nyatanya, kandungan dan manfaat bengkoang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Apa saja manfaatnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Kecantikan 25 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Apa Akibatnya Jika Ibu Mengandung Bayi Besar?

Tak ada ibu yang ingin bayinya lahir dengan berat rendah. Tapi, tahukah Anda bahwa bayi yang terlalu besar dalam kandungan juga bisa menimbulkan bahaya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 25 November 2020 . Waktu baca 5 menit

5 Cara Diet Tanpa Sayur yang Aman untuk Tubuh

Di semua anjuran makanan sehat, selalu saja ada sayur di dalamnya. Bagaimana jika Anda tak suka makan sayur? Berikut ini diet tanpa sayur tapi tetap sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Nutrisi, Hidup Sehat, Tips Sehat 25 November 2020 . Waktu baca 3 menit

Berapa Kali Hamil dan Melahirkan yang Aman Bagi Kesehatan?

Untuk wanita, adakah batasan maksimal berapa kali hamil dan melahirkan? Apa ada dampak tertentu jika hamil dan melahirkan hingga lebih dari 5 kali?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Melahirkan, Kehamilan 25 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

akibat sering main hp

4 Jenis Gangguan Kesehatan Akibat Terlalu Sering Bermain Smartphone

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit
waktu bermain video game

Berapa Lama Waktu Bermain Video Game yang Pas untuk Anak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit
nutrisi trimester ketiga

Nutrisi yang Harus Dipenuhi Ibu Hamil di Trimester Ketiga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit
gingsul, salah satu jenis maloklusi

Fakta Seputar Gigi Gingsul yang Harus Anda Tahu

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 25 November 2020 . Waktu baca 6 menit