5 Kebiasaan Pria yang Bisa Membahayakan Penis

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 08/12/2017 . 4 mins read
Bagikan sekarang

Penis merupakan organ penting di tubuh pria yang harus selalu dijaga kebersihan serta kesehatannya. Namun, meskipun Anda merasa sudah merawat kesehatan penis dengan baik, nyatanya masih ada kebiasaan yang Anda lakukan sehari-hari yang bisa mengancam dan membahayakan penis, lho. Apa saja?

1. Masturbasi menggunakan sabun atau body lotion

Masturbasi atau onani merupakan salah satu cara yang biasa dilakukan pria guna menyalurkan hasrat seksualnya seorang diri. Sayangnya, masih banyak pria yang melakukan masturbasi menggunakan sabun mandi atau lotion pada penisnya. Hal ini bertujuan untuk melicinkan bagian kulit penis dan tangan, agar masturbasi berjalan “lancar”.

Menurut Joshua Zeichner, M.D., direktur penelitian kosmetik di departemen dermatologi di Mount Sinai Hospital, masturbasi menggunakan lotion atau sabun terbilang berbahaya

Sabun dan lotion seharusnya digunakan untuk bagian tubuh seperti kulit tangan, kaki dan badan. Sedangkan jika Anda menggunakannya pada penis, yang memiliki permukaan kulit sensitif, hal itu bisa menyebabkan iritasi dan lecet pada kulit batang penis. Terlebih lagi jika lotion dan sabun masuk atau mengenai lubang pengeluaran urine, hal ini bisa menyebabkan rasa perih dan infeksi setelahnya.

Para ahli seks menyarankan untuk menggunakan cairan lubrikasi atau pelumas seks untuk melancarkan aktivitas masturbasi Anda. Memakai pelumas khusus seks tidak akan membuat kulit penis iritasi karena bahan-bahannya dipastikan aman untuk digunakan pada alat kelamin. Selain itu, sudah banyak pula pilihan lubrikan seks berbahan dasar air, sehingga tidak lengket. Bahkan ada pula yang dilengkapi fitur aroma tertentu sehingga menambah sensasi tersendiri.

2. Masturbasi menggunakan ludah

Selain menggunakan lotion dan sabun, masih banyak juga pria yang menggunakan ludah atau air liur untuk bermasturbasi. Meskipun aman-aman saja menggunakan air liur, tapi tetap saja ada bahaya yang tersimpan di dalamnya.

Pasalnya, menurut Centers for Disease Control and Prevention, air ludah bisa mengandung herpes simpleks virus, dan jika ini yang terjadi, maka akan berbahaya jika sampai terkena kelamin. Kondisi ini biasanya terjadi jika Anda terlebih dahulu memiliki herpes pada bibir atau di mulut, dan virus bisa menyebar ke alat kelamin yang terkena ludah Anda.

3. Merokok dan minum-minuman beralkohol

Bahkan iklan rokok pun sudah memberi peringatan akan bahaya impotensi. Merokok dapat merusak lapisan pembuluh darah Anda, yang dapat mempengaruhi otot halus di penis dan menghambat darah yang mengalir. Faktanya, laki-laki yang merokok akan berisiko mengalami 51% kemungkinan impotensi dibanding dengan yang tidak merokok.

Kemudian, sudah banyak juga penelitian yang mengaitkan antara konsumsi alkohol berlebih pada pria dengan kesuburannya. Alkohol berdampak langsung pada sel yang memproduksi hormon testosteron, sehingga bisa menyebabkan kadar hormon testosteron berkurang dalam darah. Padahal, hormon testosteron berperan penting dalam reproduksi, misalnya untuk mencapai ereksi penis dan meningkatkan gairah seksual.

4. Sering bersepeda

Bersepeda adalah kegiatan yang menyehatkan.  Namun, bersepeda juga bisa menyebabkan Anda mengalami kesulitan untuk ereksi. Penelitian lampau menemukan 1.700 laki-laki yang mengayuh sepeda lebih dari 3 jam seminggu berisiko lebih tinggi mengalami impotensi dibanding dengan yang jarang bersepeda.

Penelitian lebih lanjut dari Universitas California, San Diego mengungkapkan kemungkinan bahwa tempat duduk sepeda menjadi salah satu penyebab sulit ereksi. Sadel sepeda yang keras dapat menekan perineum (daerah antara anus dan buah zakar), sehingga memberi tekanan pada arteri dan saraf yang diperlukan sebagai fungsi seksual.

Solusinya, menggunakan pedal duduk sepeda yang empuk dan lakukan olahraga selingan lainnya selain bersepeda, seperti berenang atau jogging.

5. Sering begadang

Tidak sedikit pria yang tidur larut malam karena berbagai alasan, baik karena tuntutan pekerjaan, karena nongkrong dengan teman-teman, atau karena bersantai menonton televisi di rumah. Ternyata ini dapat mengurangi kesuburan pria karena mengurangi jumlah dari sperma yang dihasilkan.

Riset yang dilansir dari Live Science menemukan bahwa orang dengan durasi tidur yang paling sedikit mengalami penurunan jumlah sperma sampai 25 persen. Semakin sedikit jumlah sel sperma yang dikeluarkan, semakin sedikit pula yang berhasil bertahan hingga mencapai sel telur dalam organ reproduksi wanita.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Masturbasi Dulu Sebelum Bercinta, Benarkah Bikin Cepat Klimaks?

Masturbasi biasanya identik dilakukan sendirian. Lantas kalau sudah menikah dan aktif secara seksual, adakah manfaat masturbasi jika dilakukan sebelum seks?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 18/08/2019 . 4 mins read

7 Cara Mengatasi Kulit Penis Kering dan Mencegahnya Kembali Terjadi

Kulit penis yang kering menimbulkan rasa tidak nyaman. Untuk mengatasi kulit penis yang kering sekaligus mencegahnya kembali kambuh, lihat caranya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Perawatan Pria, Hidup Sehat 03/08/2019 . 4 mins read

Dead Vagina Syndrome, Benarkah Terjadi Karena Sering Pakai Vibrator?

Penggunaan vibrator secara berlebihan disinyalir dapat mengakibatkan gangguan fungsi seksual yang disebut dead vagina syndrome. Benarkah demikian?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Seks & Asmara 22/06/2019 . 3 mins read

Apakah Benar Penis Kecil Berarti Tidak Subur?

Ukuran penis selalu menjadi topik perdebatan antar pria.Namun, apa benar penis berukuran kecil menandakan bahwa seorang pria tidak subur?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kesuburan, Kehamilan 23/04/2019 . 8 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

air liur sebagai pelumas

Menggunakan Air Liur Sebagai Pelumas Seks, Aman atau Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 06/01/2020 . 5 mins read
sering pakai pelumas

Apakah Aman Pakai Pelumas Seks Sering-Sering?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 10/11/2019 . 4 mins read
terlalu sering masturbasi

Alami 3 Tanda Ini, Itu Artinya Anda Terlalu Sering Masturbasi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 29/10/2019 . 4 mins read
masturbasi ukuran penis

Masturbasi Bikin Ukuran Penis Mengecil, Mitos Atau Fakta?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 03/09/2019 . 4 mins read