Apakah Gangguan Hiperaktif (ADHD) Bisa Mempengaruhi Kehidupan Seks Anda?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017
Bagikan sekarang

Seseorang yang mengalami Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) memiliki dorongan seks yang lebih rendah dibandingkan dengan yang tidak mengalaminya. Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) adalah sebuah gangguan pada perkembangan otak yang menyebabkan penderitanya menjadi hiperaktif, impulsif, serta susah memusatkan perhatian atau susah fokus.

ADHD dapat mengganggu kehidupan seks Anda dengan pasangan. Penting untuk diketahui bahwa ADHD bisa menjadi faktor dalam masalah keintiman dan komunikasi Anda dengan pasangan. Namun, tidak perlu khawatir, Anda masih bisa memiliki hubungan bahagia dan kehidupan seks yang sehat. 

Bagaimana ADHD dapat mempengaruhi kehidupan seks Anda?

Tidak fokus saat seks

Anda bisa mengalami masalah saat berhubungan seks. Pikiran Anda mungkin akan ke mana-mana saat foreplay, saat dipeluk, atau bercinta. Itu mungkin tampak normal bagi Anda. Tapi, pasangan Anda mungkin bisa salah menafsirkannya sebagai kurangnya minat.

Mood Anda mudah berubah

Suasana hati atau keinginan Anda mungkin berubah tiba-tiba. Suatu hari Anda mungkin suka berpelukan atau melakukan tindakan seks tertentu. Keesokan harinya, Anda malah tidak tertarik sama sekali untuk bermesraan.

Gairah seks rendah

Perasaan seperti kesepian dan emosi bisa membuat Anda kurang tertarik pada seks. Perasaan ini juga dapat menyebabkan masalah terhadap komunikasi antara Anda dengan pasangan.

Perilaku seks berisiko

Anda mungkin tertarik pada perilaku yang berisiko, seperti seks tanpa kondom. ADHD bisa membuat Anda lebih rentan terhadap tindakan berisiko atau impulsif.

Anda mungkin ingin memiliki pasangan seks yang berbeda. Hal ini dapat membuat lebih sulit untuk menjaga hubungan jangka panjang dan meningkatkan kemungkinan seks yang berisiko.

Bagaimana mengatasi masalah pada kehidupan seks akibat ADHD?

  • Terbukalah dengan pasangan Anda tentang gejala ADHD Anda, seperti masalah yang fokus dan membuat mudah tersinggung. Yakinkan pasangan Anda bahwa ini bukan salahnya.
  • Bantu pasangan memahami Anda. Jika Anda tidak suka disentuh sepanjang waktu, beri tahu pasangan kapan dan bagaimana menyentuh Anda. Hal ini dapat mencegah miskomunikasi dan pertengkaran.
  • Singkirkan gangguan. Jika Anda dengan mudah kehilangan fokus saat berhubungan seks, hindari hal-hal yang mudah menarik perhatian Anda seperti TV dan radio. Berhubungan seks dalam kegelapan bisa membantu Anda fokus pada saat bersama pasangan Anda.
  • Minum obat Anda sesuai resep. Sebagian besar obat ADHD tidak akan mengganggu dorongan seks, justru malah bisa meningkatkan kemampuan Anda untuk fokus dan menikmati seks. Jika Anda menggunakan obat perangsang untuk ADHD Anda, efeknya bisa hilang pada akhir hari.
  • Fokus pada keintiman, bukan seks. Mengalami kesulitan memusatkan perhatian bisa membuat lebih sulit bagi Anda untuk terangsang atau mencapai orgasme. Luangkan waktu untuk berciuman, foreplay, dan tindakan lainnya selain hubungan seksual. Hal ini dapat mengurangi tekanan dan membantu Anda dan pasangan menikmati diri Anda.
  • Tetap aktif. Olahraga teratur dapat meningkatkan kemampuan Anda untuk fokus dan meningkatkan kadar bahan kimia otak yang terasa baik seperti dopamin. Itu bisa membantu Anda menikmati keintiman lebih banyak, dan mungkin membuat Anda cenderung tidak terlibat dalam perilaku seksual berisiko.
  • Pertimbangkan terapi bicara. Konsultasi dengan dokter Anda merupakan hal yang penting. Tapi terapis kesehatan mental, seperti psikolog atau pekerja sosial berlisensi, juga dapat membantu. Terapi bicara dapat membantu meringankan gejala ADHD yang mempengaruhi kehidupan seks Anda. Seorang terapis juga dapat membantu Anda untuk berkomunikasi lebih baik dengan pasangan Anda.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apakah Anak yang Mengalami ADHD Bisa Sembuh?

ADHD biasanya ditangani dengan kombinasi terapi psikologis, terapi edukasi, dan obat. Lantas, apakah semua ini bisa membuat anak dengan ADHD sembuh total?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu

Membesarkan Anak ADHD, Ini Fakta yang Perlu Orangtua Ketahui

Sebagai orang tua, membesarkan anak dengan ADHD bisa cukup menantang. Untuk itu, ketahui fakta anak ADHD ini yang bisa membantu meringankan beban Anda.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Roby Rizki

5 Kiat Membantu Anak ADHD Mengikuti Pelajaran di Sekolah

Anak ADHD cenderung kesulitan untuk belajar berbagai hal di sekolah. Untuk membantunya menerima pelajaran, ikuti tipsnya berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

3 Kiat Jitu Bagi Pasien ADHD dalam Mengatur Waktu

Pasien ADHD biasanya kesulitan dalam mengatur waktu. Hal ini bisa berdampak buruk pada kualitas hidupnya. Untuk mengatasinya, ikuti tipsnya berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Direkomendasikan untuk Anda

Perubahan gairah seksual pasangan paruh baya

4 Perubahan Gairah Seksual yang Terjadi di Usia Paruh Baya

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
anak adhd minum obat

Tips Mengajari Anak ADHD agar Mau Minum Obat

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 25/04/2020
seks memperlambat menopause

Rutin Berhubungan Seks Bisa Memperlambat Datangnya Menopause

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 03/04/2020
pembelian impulsif

Bagaimana Cara Pengidap ADHD Terhindar dari Belanja Impulsif?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 03/04/2020