Ternyata Begini Cara Masturbasi yang Sehat untuk Penis

Oleh

Masturbasi atau onani masih dipandang sebagai topik yang tabu oleh sebagian kalangan. Onani adalah rangsangan diri ke alat kelamin untuk mencapai kenikmatan dan gairah seksual. Menurut sisi medis, aktivitas ini normal dan aman untuk dilakukan untuk mengatasi ketegangan seksual dan stres. Meski begitu, cara onani yang sehat sesuai medis tetap perlu dipahami agar tidak membahayakan kesehatan seksual Anda.

Apa yang dilakukan pria saat onani?

  • Onani melibatkan hasrat atau gairah seksual untuk menyentuh alat kelamin.
  • Kebanyakan kaum pria melakukannya dengan memegang kemaluan menggunakan tangan.
  • Para pria umumnya menggenggam atau meremas batang kemaluan dengan satu tangan atau di antara ibu jari dan jari tengah.
  • Sentuhan pertama ke kemaluan dilakukan secara perlahan-lahan. Hingga hasrat seksual memuncak yang menyebabkan gerakan tangan ke penis makin cepat.
  • Ketika mencapai puncak gairah seksual (orgasme), pria akan mengalami ejakulasi. Ejakulasi adalah keluarnya semen atau air mani, yaitu cairan pembawa sel-sel sperma. Air mani yang dikeluarkan umumnya sebanyak 5 ml, tapi bisa lebih banyak apabila pria tidak berejakulasi dalam kurun waktu tertentu.
  • Pada kasus tertentu, kaum pria berimajinasi seksual ketika beronani.

Bagaimana cara onani yang sehat dan benar?

Meskipun onani masih dianggap tabu, pandangan ini perlahan-lahan berubah seiring adanya fakta bahwa onani merupakan aktivitas seksual yang paling aman. Hal ini karena tidak melibatkan hubungan badan sehingga meminimalkan penyebaran penyakit kelamin dan menghindari kehamilan.

Tidak ada cara yang benar atau salah dalam melakukan onani. Namun, untuk menghindari hal-hal yang berbahaya. Pria harus mengetahui bagaimana cara onani yang sehat terutama tidak membahayakan penis atau diri Anda.

  • Jangan lakukan onani di tempat yang sempit dan jorok seperti toilet atau  WC umum atau tempat-tempat umum lainnya. Tempat ini berpotensi sebagai tempat bakteri dan virus pembawa penyakit.
  • Aktivitas ini sangat pribadi usahakan melakukannya di tempat yang tidak diketahui oleh orang lain. Anda harus menjaga privasi. Hal ini akan mempengaruhi psikologi orang lain ataupun Anda.
  • Hindari membawa orang lain saat Anda sedang onani. Perlu diketahui, onani yang melibatkan orang lain atau pasangan berisiko menularkan penyakit kelamin. Hal ini bisa terjadi jika ada kontak langsung dengan penderita penyakit kelamin atau tercampurnya cairan sperma dari satu orang ke yang lainnya.
  • Siapkan tissue, kain, atau benda-benda lembut yang dapat digunakan jika Anda perlu. Jangan menggunakan benda sembarangan terutama benda kotor atau yang cenderung membahayakan penis.
  • Pastikan tangan Anda dalam keadaan bersih untuk menjaga kebersihan area genital.
  • Lakukan perlahan. Sentuhan dan gesekan yang berulang-ulang secara kasar dapat mengakibatkan nyeri, memar, dan luka pada alat kemaluan. Kemungkinan cedera terburuk yang bisa terjadi pada alat kelamin diakibatkan oleh onani yang terlalu bersemangat.
  • Lakukanlah dengan posisi yang paling nyaman dan aman untuk Anda. Hindari posisi yang membahayakan penis atau meningkatkan risiko cedera.

Cara onani yang keliru bisa menyebabkan gangguan pada kesehatan Anda. Hal ini juga dapat mengganggu kualitas hubungan pribadi, kehidupan sosial, bahkan merusak alat kelamin. Konsultasikan kepada dokter untuk mendapatkan penanganan terbaik.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca