Mengetahui Makna Teka-teki Open Relationship

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28/04/2020 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Open relationship (hubungan terbuka) adalah sebuah hubungan yang bukan monogami. Hubungan ini unik karena memiliki konsep terbuka satu sama lain tentang jalinan hubungan dengan orang lain. Konsep ini agak berbeda dari norma yang dipercayai masyarakat mengenai hubungan monogami dengan ikatan romantis.

Penasaran dengan teka-teki konsep open relationship? Yuk, simak artikelnya di bawah ini.

Mengenal makna di balik open relationship

Open relationship, sebuah hubungan yang sebenarnya bertentangan dengan konsep monogami. Hubungan monogami memiliki konsep menyayangi satu orang, secara romantis dan seksual. 

Namun untuk pasangan yang mengusung open relationship, mereka terbuka satu sama lain untuk terlibat dalam hubungan seksual, yang terkadang dibalut dengan perasaan sayang. 

Meskipun terbuka, hubungan ini berbeda ketika pasangan berhubungan seksual dengan lawan jenis lainnya tanpa terlibat perasaan. Hubungan ini disebut juga sebagai swinging.

Swinging hanya mengutamakan hubungan seksual di luar hubungan inti. Pada dasarnya mereka ingin bersenang-senang sebatas hubungan seksual saja. 

Konsep ini berbeda dengan poliamori, di mana konsep hubungan ini terbuka pada perasaan romantisme di luar hubungan inti. Poliamori mengutamakan perasaan yang terjalin dengan orang lain. Terkadang mereka terlibat hubungan seksual pada orang yang dikasihinya. Poliamori lebih kepada menjalin hubungan multikomitmen.

Sehingga posisi open relationship berada di tengah-tengah antara swinging dan poliamori. Hubungan tersebut dapat dikatakan, pasangan dapat berhubungan seks dengan orang yang disukainya, tetapi ia tidak boleh melibatkan perasaan ke dalam hubungan tersebut.

Apakah hubungan tersebut sama dengan berselingkuh?

Dalam hubungan kasual, perselingkuhan terjadi ketika adanya keterlibatan emosional dan seksual di luar hubungan inti. Saat perselingkuhan terjadi, biasanya salah satu pihak akan menutupi hubungan gelapnya kepada pasangan.

Sementara itu, pasangan yang mengusung hubungan ini disepakati sebagai hubungan yang terbuka. Komunikasi adalah inti dari hubungan. Pasangan terbuka satu sama lain, tentang dengan siapa ia berhubungan seksual.

Jika ada salah satu di antara mereka tidak terbuka, maka bisa dikatakan selingkuh. Yang mana perselingkuhan merupakan hal yang tidak etis dalam hubungan apapun.

Mengapa ada orang yang lebih memilih open relationship?

Orang yang menjalani hubungan open relationship memiliki komitmen untuk tetap terbuka dengan pasangan. Kepercayaan satu sama lain dan saling terbuka adalah hal yang diutamakan dalam hubungan ini. 

Meskipun di satu sisi, kepuasan seksual menjadi hal yang dicari dalam hubungan ini. Ada banyak pengalaman seksual baru yang dikejar dalam memuaskan hasrat dengan partner baru mereka. 

Hubungan non-monogami ini dapat mengekspresikan kebutuhan dan identitas mereka sebenarnya tanpa diselimuti oleh perasaan takut. Mereka juga tidak perlu takut saat menjelaskan mengenai orang yang mereka sukai dan dengan siapa mereka ingin berhubungan seks.

Menjalani hubungan ini seakan membuat pasangan memiliki tekanan emosional yang lebih sedikit karena perasaan terbuka.

Betul, keterbukaan adalah kuncinya. Namun, bukan berarti orang yang mengusung open relationship ini terhindar dari rasa cemburu. Potensi cemburu sangat mungkin terjadi, terutama mereka yang dibesarkan dari lingkungan monogami. 

Emosi negatif dari partner juga bisa meningkatkan kerentanan hubungan tersebut. Emosi negatif, seperti cemas, marah, atau curiga membuat mereka mundur dari hubungan yang terbuka. 

Nah, jika Anda terpikirkan untuk mencoba open relationship, ingatlah bahwa jalinan hubungan ini sangat mungkin menimbulkan rasa cemburu ketika partner berhubungan dengan orang lain. Rasa cemburu tidak membuat hubungan ini bertahan lama.

Jika lebih siap dengan hubungan monogami yang penuh komitmen, jangan ragu untuk menjalaninya. Ingatlah, komunikasi adalah hal utama dalam hubungan apapun.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Direkomendasikan untuk Anda

hubungan poliamori

Mengenal Hubungan Poliamori, Saat Cinta Anda Tak Hanya untuk Satu Orang

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rena Widyawinata
Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020 . 4 menit baca
poliamori dan selingkuh

Hubungan Poliamori dan Selingkuh, Mirip Tapi Prinsipnya Berbeda

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 09/02/2020 . 4 menit baca