Membicarakan Topik yang Berat Jadi Lebih Efektif dengan 5 Strategi Ini

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Setiap hari Anda pasti berkomunikasi denga orang lain. Baik di rumah, kantor, kampus, maupun di jalan. Pembicaraan-pembicaraan itu tentu tidak selalu bersifat basa-basi, seperti “Hai, apa kabar?” Bisa juga mengenai topik yang berat dan rumit untuk disampaikan, seperti masalah hukum, politik, atau masalah pribadi. Bagaimana supaya pembicaraan dengan topik berat bisa tetap dinikmati? Intip beberapa tips mudah membicarakan topik yang berat berikut ini.

Tips membicarakan topik berat jadi lebih mudah

Pembicaraan bisa dibilang “lancar” jika yang Anda sampaikan dapat diterima tanpa adanya salah paham. Namun, tentu saja tidak semua pembicaraan dapat semudah itu dibicarakan dan disampaikan. Apalagi jika sudah menyangkut masalah yang harus ditemukan solusinya bersama.

Meskipun sering menimbulkan perasaan cemas dan frustrasi, membicarakan topik yang berat tetap bisa berjalan dengan baik jika Anda tahu tipsnya.

Center for Creative Leadership menyebutkan kuncinya, yakni mempersiapkan diri dengan topik tersebut dan tahu bagaimana harus bertindak pada situasi tertentu ketika menyampaikan pendapat.

Supaya lebih jelas, mari bahas satu per satu tips membicarakan topik yang berat jadi lebih mudah di bawah ini.

1. Pahami topik dengan baik

Sebelum memulai pembicaraan, tips pertama yang perlu Anda lakukan saat membicarakan topik yang berat adalah memahaminya dengan amat baik. Memperkaya diri dengan pengetahuan yang berkaitan dengan topik tersebut bisa membangun rasa percaya diri dan menjadi senjata bagi Anda ketika beradu argumen.

Bukan hanya itu, menambah wawasan juga bisa membantu Anda memahami sudut pandang orang lain.

Perbanyaklah membaca dari internet, buku, atau bertanya langsung pada mereka yang mungkin sangat dekat dengan topik yang hendak Anda bicarakan atau pernah mengalami kondisi serupa.

2. Mengetahui tujuan membicarakan topik tersebut

berpikir logis

Selain wawasan yang luas, Anda juga perlu tahu tujuan di balik pembicaraan tersebut. Jadi, memantapkan hati dengan tahu tujuan yang akan dicapai menjadi salah satu tips membicarakan topik yang berat jadi lebih efektif.

Misalnya, membicarakan perkembangan animasi di Indonesia dengan orangtua. Tujuannya, agar orangtua Anda memiliki pandangan baru soal peluang kerja di dunia animasi sehingga akhirnya Anda bisa diizinkan mengambil studi di bidang itu.

Jadi, luangkan waktu untuk memikirkan tujuan Anda. Ini akan menjadi motivasi bagi Anda untuk membicarakan topik jadi lebih baik.

3. Pilih tempat dan waktu yang tepat

mengubah pola pikir seseorang

Jika Anda sudah siap, tips selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah menentukan waktu yang tepat untuk membicarakan topik berat tersebut. Hindari melakukan pembicaraan lewat telepon, pesan teks, atau email. Pasalnya, media tersebut tidak memungkinkan lawan bicara membaca bahasa tubuh dan ekspresi Anda.

Bahasa tubuh dan cara Anda berbicara sangat penting ketika membicarakan topik yang berat. Jadi. lebih baik lakukan secara face to face. Pilih tempat yang mendukung untuk membahas pembicaraan ini, bukan tempat ramai yang berisik.

Selain tempat, pilih juga waktu yang tepat untuk membicarakannya. Pastikan Anda dan lawan bicara memiliki waktu yang cukup untuk mendengarkan pembicaraan Anda seluruhnya tanpa terpotong aktivitas lain.

4. Patuhi hal ini saat berbicara

cara bicara

Tips lancar membicarakan topik berat yang perlu Anda ikuti selanjutnya adalah mematuhi beberapa aturan berikut ini, yaitu:

  • Berbicara dengan jelas tanpa berbelit-belit alias to the point. Terlalu berbelit-belit bisa membuat lawan bicara bingung dan terkesan membuang waktu.
  • Fokus pada topik dan tidak menyinggung topik lainnya karena bisa membuat semakin bingung.
  • Tunjukkan rasa empati dan lebih terbuka dengan pendapat yang diajukan oleh lawan bicara. Jangan menyela atau menolak pendapatnya mentah-mentah.
  • Jangan tunjukkan bahasa tubuh menunjukkan bahwa Anda kesal, menyepelekan, atau merendahkan, contohnya memutar bola mata, menghela napas, atau melipat tangan di depan dada.
  • Tunjukkan bahwa Anda mendengarkan perkataan lawan bicara, seperti menganggukkan kepala.

5. Hargai hasil akhirnya

semangat kerja

Meski sudah mempersiapkan semuanya dengan baik dan memantapkan tujuan, kemungkinan hasil pembicaraan tidak sesuai harapan tetap ada. Jadi, tips terakhir dalam membicarakan topik berat adalah berbesar hati menerima apa pun hasil akhirnya.

Jangan pernah memaksakan kehendak apabila percakapan yang dilakukan pada akhirnya tidak mampu mengubah pemikiran seseorang sesuai keinginan Anda.

Meski begitu, bukan berarti Anda menyerah begitu saja. Jika Anda percaya ada peluang untuk membicarakan hal ini di lain waktu, tidak ada salahnya untuk mencoba kembali dengan “bekal” yang lebih baik.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca