4 Tips Bijak Main HP Tanpa Takut Merusak Hubungan Asmara Dengan Pasangan

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Saat ini handphone (HP) menjadi salah satu dimiliki hampir setiap orang. Sayangnya, di balik manfaatnya untuk memudahkan komunikasi, sering main HP ternyata juga dapat merusak hubungan asmara. Bahkan, dalam sebuah hubungan HP dapat menurunkan interaksi dan rasa empati terhadap pasangan. Lantas, bagaimana caranya agar HP tidak merusak hubungan asmara dengan pasangan? Simak tipsnya di bawah ini.

Kenapa main HP terlalu sering bisa merusak hubungan asmara?

Jika Anda bersama seseorang dan di saat bersamaan Anda memainkan HP, interaksi sosial cenderung akan berkurang. Hal dapat memutuskan koneksi, menghentikan percapakan, dan bahkan membuat orang lain merasa tidak dibutuhkan. Secara psikologis, kondisi ini menggambarkan sebuah penolakan. Sekecil apa pun bentuk penolakan yang diterima oleh manusia, respon pada otak akan sama bentuknya saat seseorang sedang mengalami rasa sakit secara fisik.

Bentuk penolakan ini bikin mood jadi tidak keruan karena tak jarang membuat seseorang merasa tak dihargai. Bahkan, hal ini juga dapat menimbulkan rasa kemarahan maupun kebencian. Nah, jika kondisi ini terus-terusan terjadi, tentu saja hubungan Anda dan pasangan jadi terancam.

Tips bijak main HP tanpa merusak hubungan asmara

1. Utamakan interaksi langsung secara fisik

main HP bersama pasangan

Jangan sampai karena sekarang Anda mudah mengobrol dengan pasangan di mana pun dan kapan pun melalui HP, Anda berdua jadi jarang bertemu dan berinteraksi langsung.

Hasil berbagai penelitian menunjukkan bahwa membangun hubungan sosial yang kuat adalah salah satu cara terbaik untuk menjaga kesehatan mental dan fisik. Ini bisa dilakukan dengan bertatap muka secara langsung. Selain dapat mengenal lawan bicara lebih dalam lagi, bertatap muka secara langsung juga dapat meningkatkan suasana hati dan mengurangi risiko depresi.

Jadi, Anda dan pasangan harus lebih sering berinteraksi langsung dan bertemu daripada video call, chatting, atau telepon.

2. Perioritaskan pasangan Anda

mencari pasangan mirip orangtua

Ini adalah poin yang jelas, tetapi banyak orang masih sering mengabaikannya. Berikut ini beberapa cara mudah untuk menunjukkan kepada pasangan bahwa mereka adalah prioritas Anda:

  • Bagi pasangan suami istri, pastikan Anda mengucapkan selamat pagi, memberi ciuman kecil, dan luangkan beberapa menit untuk berpelukan terlebih dahulu ke pasangan sebelum Anda memeriksa HP. Percayalah, hari Anda akan jauh lebih menyenangkan jika dimulai dengan cara ini dibandingkan harus melihat email menjengkelkan dari bos yang menanyakan update pekerjaan.
  • Ketika pasangan sedang bercerita atau bicara, jangan pegang HP atau melirik-lirik ke arah HP Anda di meja. Simpan saja di dalam tas bila Anda memang mudah terdistraksi oleh HP Anda.
  • Kalau Anda terpaksa harus membuka HP ketika sedang bersama pasangan, jelaskan dulu dan beri pengertian kalau kepentingan tersebut memang sifatnya mendesak.

3. Terbuka dengan pasangan

dari teman jadi pacar

Banyak orang tentu tidak suka ketika pasangan menghabiskan begitu banyak waktu dengan HP-nya. Dalam banyak kasus, hal ini menjadi bumerang yang bisa menimbulkan perpecahan dalam sebuah hubungan.

Supaya tidak menyakiti perasangan pasangan, bicaralah secara terbuka dan jelas mengapa pada saat itu Anda benar-benar harus mengecek HP berkali-kali. Misalnya kalau hari itu Anda sedang sibuk mengurus suatu proyek di kantor. Lebih baik Anda jelaskan dari awal dulu, jangan tunggu sampai pasangan jadi kesal melihat Anda mementingkan urusan dengan HP.

Sering kali, komunikasi yang sangat sederhana dapat mencegah percikan api perkelahian sekaligus dapat menghangatkan suasana.

4. Dengarkan pasangan baik-baik

bertengkar dengan pasangan

Kecanggihan ponsel membuat banyak orang dapat menyelesaikan beragam pekerjaan sekaligus meski harus mengobrol sambil main HP. Sayangnya, tidak semua orang dapat menerima respon ini. Beberapa pasangan mungkin akan sangat marah ketika Anda tidak fokus saat mendengarkan ceritanya.

Kalau sudah begini, kapan pun Anda dan pasangan berbicara, letakkan ponsel Anda dan tatap matanya saat ia berbicara.  Jangan sentuh ponsel Anda hingga percakapannya selesai. Jika Anda kesulitan membaca bahasa isyarat dari gerak-gerik pasangan, Anda dapat bertanya kepadanya dengan nada yang lembut seperti, “Masih ada yang perlu dibicarakan soal tadi? Aku mau lihat update kerjaan dulu, tapi aku nggak mau kalau sampai mengganggu kamu.”

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca