Selain Membuat Kuku Jadi Cantik, Nail Art Bisa Bantu Atasi Gangguan Kecemasan

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017
Bagikan sekarang

Bagi beberapa wanita, kuku merupakan salah satu bagian tubuh yang juga bisa menarik perhatian. Maka, tak heran para wanita pun rutin melakukan berbagai perawatan kuku. Salah satu perawatan kuku yang paling banyak dilakukan selain menicure dan pedicure adalah nail art. Jenis perawatan ini dilakukan dengan cara menghiasi kuku menggunakan cat kuku yang berwarna-warni dan dipadukan dengan hiasan dekoratif lainnya yang menarik hati dan tentunya unik.

Tapi, tahukah Anda selain membuat kuku jadi cantik, ternyata nail art juga bisa membantu mengatasi kecemasan, loh! Hmmm… Kenapa bisa, ya? Simak penjelasan selengkapnya dalam artikel ini. 

Pengaruh nail art pada gangguan kecemasan

Greta Angert, seorang psikoterapis gangguan kecemasan dari Los Angeles mengatakan, membuat nail art mampu mengatasi kecemasan dengan meningkatkan suasana hati seseorang karena melibatkan kreativitas dalam mengembangkan ide dari perpaduan warna-warni dan bentuk gambar yang unik. Greta juga menambahkan jika nail art mampu menggambarkan suasana hati seseorang yang sedang dirasakan setiap harinya.

Orang yang memiliki masalah kecemasan seringnya menemukan hiburan untuk sekedar menenangkan suasana hati mereka dengan berkreasi dalam bentuk karya seni. Nah, salah satunya melukis di atas kuku. Untuk melukis di atas kuku, dibutuhkan kosentrasi yang tinggi. Sehingga pada akhirnya orang akan lupa dengan kecemasan yang mereka rasakan karena sibuk berkreasi menuangkan imajinasi mereka.

Selain itu, nail art juga dipercaya mampu membantu dalam menghentikan kebiasan menggigit kuku seseorang yang disebabkan karena gangguan kecemasan, rasa gugup, dan hal lainnya yang membuat kebanyakan orang tidak sadar sering melakukan kebiasaan tersebut.

Pasalnya, ketika seseorang membuat nail art, yang dimulai dari membentuk kuku, menggambar sketsa, dan mewarnainya, hal ini secara tidak langsung akan membuat mereka lebih menghargai dalam setiap proses pembuataanya. Sehingga ketika seseorang ingin melakukan kebiasaan menggigit kuku, justru akan membuat mereka berpikir dua kali untuk merusak keindahan kukunya sendiri.

Memang efek yang ditimbulkan dari kebiasaan membuat nail art ini belum bisa dipastikan bertahan dalam jangka panjang, namun jika Anda melakukan nail art secara rutin, hal ini cukup membantu Anda menghilangkan kebiasaan buruk menggigit kuku.

Tips membuat nail art sederhana dan mudah di rumah

Seiring perkembangan zaman, kuku tidak hanya dihias dengan warna-warna polos saja. Saat ini, sudah banyak kreasi nail art yang artistik dan kreatif bertebaran di mana-mana. Mulai dari yang sulit dan harus dibuat di salon, hingga yang mudah dan bisa dibuat sendiri di rumah. Jika Anda suka dengan hal-hal yang simpel cobalah motif cat kuku yang satu ini. Simak baik-baik, ya.

  • Siapkan cat kuku berwarna pastel, warna terang, warna dasar (biasanya berwarna putih) dan top coat  – warna-warna bisa disesuai keinginan Anda.
  • Setelah semua bahan utama telah terkumpul, selanjutnya olesilah seluruh kuku Anda dengan warna dasar putih. Lalu tunggu cat kuku tersebut sampai benar-benar mengering.
  • Kemudian, lapisi lagi kuku Anda dengan cat berwarna pastel. Anda bisa menggunakan 1 atau 2 warna pastel yang berbeda, sesuai dengan selera.
  • Nah, jika kuku sudah kering, Anda bisa mulai membuat garis-garis vertikal dengan menggunakan cat kuku berwarna terang. Supaya hasilnya bagus, pastikan Anda memilih paduan warna yang tepat sehingga tidak terkesan “tabrak” warna. 
  • Biarkan cat tersebut kering, dan lakukan proses finishing dengan melapisi kuku cantik Anda itu dengan top coat untuk melapisi warna kuku menjadi lebih cerah dan mencegah cat kuku mudah mengelupas dan tergores.

Selain membuat garis-garis vertikal, Anda juga bisa membuat lingkaran kecil berbentuk polkadot, segitiga, ataupun bunga sesuai dengan kreasi yang Anda miliki.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ini yang Terjadi pada Tubuh Anda Ketika Overthinking

Overthinking tidak hanya memberi dampak psikologis, tetapi juga fisik. Terlalu banyak pikiran dan kecemasan memicu stres dan menimbulkan masalah kesehatan.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda

Apakah Merokok Menyebabkan Gangguan Kecemasan (Anxiety Disorder)?

Masyarakat secara umum merokok untuk membantu meredakan rasa cemas atau stres. Padahal, ternyata merokok menyebabkan gangguan kecemasan.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki

Alasan Orang yang Mudah Cemas Senang Menonton Film Horor

Walaupun menakutkan, penggemar film horor terus bertambah. Bahkan, penderita gangguan kecemasan pun senang menonton film horor, mengapa demikian?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi

Teknik Meditasi yang Ampuh Membantu Atasi Gangguan Kecemasan

Penelitian menunjukan meditasi dianggap mampu meringankan gangguan kecemasan. Khususnya teknik meditasi perhatian penuh yang bisa dilakukan sendiri.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki

Direkomendasikan untuk Anda

cara membersihkan gunting kuku

Cara Membersihkan Gunting Kuku yang Tepat dan Mudah

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 11/05/2020
cemas tidak selera makan

Alasan Perasaan Cemas Bikin Seseorang Tidak Selera Makan

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 09/05/2020
kebiasaan menyentuh wajah

Sulit Dihentikan, Ini 3 Tips Mengurangi Kebiasaan Menyentuh Wajah

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 23/04/2020
postnatal anxiety

Postnatal Anxiety, Ketakutan Berlebih Ibu Baru Saat Merawat Bayi

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 06/04/2020