Siapa Bilang Basa-Basi Itu Basi? Ini Dia Manfaatnya Bagi Kesehatan Jiwa Anda

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 11/02/2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Basa-basi sering diartikan sebagai obrolan kecil yang seringkali tidak terlalu penting dibicarakan — atau tetap ditanyakan meski sudah tahu jawabannya. Misalnya, “Apa kabar?”, “Eh sekarang kamu sudah besar ya! Dulu masih kecil, padahal…”, atau bahkan “Mau gorengan, nggak?” (baca: cuma sekadar menawarkan, belum tentu benar ikhlas mau ngasih, lho!).

Banyak orang bilang kalau basa-basi hanya buang-buang waktu, tidak ada gunanya, dan hanya dilakukan ketika “ada maunya”. Banyak juga yang menghindari situasi yang membutuhkan banyak basa basi, misalnya pesta kantor atau acara keluarga, karena malas terjebak dalam percakapan yang mentok di situ-situ saja. Akan tetapi, tahukah Anda kalau basa-basi ternyata bermanfaat untuk kesehatan mental?

Basa-basi membuka kesempatan menjalin hubungan erat dengan orang lain

Meski terkesan remeh dan buang waktu, sebenarnya basa-basi bisa menjadi pembuka gerbang menuju banyak obrolan yang lebih serius dan berbobot. Bahkan, hubungan bisnis dan asmara sekalipun bisa saja merekah hanya dari sekadar iseng bertanya “Tadi pagi macet banget, ya?”

Menurut Dr. Justine Coupland, ahli sosiolinguistik dan penulis buku Small Talk, mengatakan tanpa disadari basa-basi memiliki efek yang kuat dan positif dalam interaksi sosial. Dengan berbasa-basi, Anda membuka kesempatan untuk mengekplorasi kesamaan yang Anda miliki dengan teman ngobrol, yang pada akhirnya menghasilkan dan menguatkan ikatan antara dua manusia. Dengan melempar pertanyaan atau pernyataan yang kelihatannya tidak penting, Anda jadi belajar bagaimana caranya menjalin koneksi dengan orang lain, tidak hanya berkomunikasi dengan mereka.

membicarakan menstruasi

Elizabeth Dunn, profesor psikologi di University of British Columbia, menuturkan bahwa dengan basa-basi, Anda tak hanya berusaha memberikan yang terbaik untuk menjalin hubungan dengan teman ngobrol Anda, tetapi juga sedikit banyak menunjukkan informasi penting tentang diri Anda, seperti niat baik, apakah Anda bisa dipercaya, dan kemauan Anda untuk bekerja sama.

Bernardo Carducci, direktur Shyness Research Institute di Indiana University Southeast, juga percaya bahwa basa-basi adalah landasan kesopanan. “Bila Anda merasa ‘nyambung’ dengan orang-orang melalui percakapan remeh tersebut, Anda sama saja telah mendapatkan sekutu baru.” Tentu Anda tidak akan memperlakukan teman Anda dengan semena-mena, bukan? Begitu pun sebaliknya. Berbasa-basi menimbulkan rasa familiaritas yang membuat teman bicara Anda akan memperlakukan Anda layaknya teman sendiri.

Basa-basi membuat Anda lebih panjang umur

Dunn pernah melakukan pengamatan tentang manfaat basa-basi untuk kesehatan tubuh pada tahun 2014 lalu, dengan merekrut orang-orang yang sedang menuju ke kedai kopi. Mereka diminta untuk berinteraksi dengan barista sembari menunggu pesanannya dibuat.

Hasilnya menunjukkan bahwa mereka yang iklhas basa-basi dengan barista “ketularan” mood dan energi positif yang lebih tinggi. Ini menandakan bahwa interaksi acak dengan anggota masyarakat yang lebih luas juga tidak kalah pentingnya bagi kesejahteraan emosional dan psikologis kita dengan efek interaksi dengan teman akrab atau pasangan sendiri.

Penelitian lainnya pada tahun 2013 oleh Andrew Steptoe dari University College London melaporkan bahwa orang lanjut usia yang jarang berkomunikasi atau justru terisolasi secara sosial berisiko meninggal lebih cepat daripada mereka yang suka berinteraksi dengan orang lain di tempat-tempat umum atau dengan anggora keluarga sendiri.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Minum Madu Setelah Minum Obat, Boleh atau Tidak?

Minum obat terus minum madu? Boleh atau tidak? Baiknya Anda simak penjelasan di sini mengenai bahaya dan anjuran saat minum madu.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat, Fakta Unik 27/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Menguak Manfaat Power Nap dan Bedanya Dengan Tidur Siang Biasa

Badan lemas, ngantuk, dan mata berat? Itu tandanya Anda butuh tidur siang! Yuk, intip trik power nap ini agar tidur siang lebih berkualitas dan bermanfaat.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Fakta Unik 23/07/2020 . Waktu baca 4 menit

5 Manfaat Buah Melon yang Menyehatkan Tubuh

Suka makan buah melon? Tapi, tahukah Anda kalau manfaat buah melon sangat baik untuk kesehatan tubuh manusia? Apa saja manfaatnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Fakta Unik 22/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Penyebab Demam Naik Turun Pada Bayi (dan Cara Mengatasinya)

Semua orangtua mungkin panik dan takut menghadapi bayi demam naik turun. Sebenarnya apa yang menyebabkan bayi demam naik turun? Bagaimana mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Anak, Parenting 21/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mengatasi rambut kering

5 Ramuan Alami Terbaik untuk Mengatasi Rambut Kering

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit
lemak paha sulit dihilangkan

Lemak Paha Anda Sulit Dihilangkan? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 30/07/2020 . Waktu baca 4 menit
cara tahan lama

Berbagai Cara Agar Pria Tahan Lama Saat Berhubungan Seks

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 28/07/2020 . Waktu baca 3 menit
tidur pakai bra

Tidur Sebaiknya Pakai Bra atau Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 28/07/2020 . Waktu baca 4 menit