Sebuah kebiasaan buruk yang dipelihara dan dibiarkan berlama-lama, bisa menjadi bumerang dalam hidup Anda. Dimulai dari kebiasaan tidak sehat seperti ngemil sebelum tidur, kebiasaan menunda pekerjaan untuk main game, sampai kebiasaan terlambat. Namanya juga kebiasaan, pasti susah untuk dibuang. Maka dari itu, Anda harus mencari cara mengubah kebiasaan buruk tersebut. Bagaimana cara mengubah kebiasaan buruk untuk orang yang mau berubah? Begini tahapan perubahannya menurut para ahli.

Cara mengubah kebiasaan buruk dengan lima tahapan penting

Pada tahun 1980-an, dua orang ahli yaitu James O. Prochaska dan rekannya Carlo Di Clemente mengembangkan teori lima tahapan perubahan. Teori ini meyakini bahwa untuk bisa benar-benar mengubah kebiasaan buruk, seseorang harus melalui lima tahap penting, satu per satu.

Apa saja tahapan yang harus dilalui sebagai cara mengubah kebiasaan buruk seseorang? Berikut penjelasannya.

Tahap pertama, Anda mungkin belum sadar

Saat ini, Anda mungkin belum benar-benar menyadari bahwa Anda punya kebiasaan buruk yang perlu diubah. Anda juga belum ingin mengubah apa pun.

Misalnya Anda punya kebiasaan menaruh barang-barang milik Anda sembarangan, kemudian nanti Anda akan repot sendiri mencarinya. Pada tahap ini Anda mungkin belum mau mengakui kalau yang bikin Anda repot sebenarnya adalah diri Anda sendiri, karena suka sembarangan menaruh barang.

Tahap kedua, mulai menyadari bahwa kebiasaan buruk Anda harus diubah

Memasuki tahap kedua, Anda mulai ingin berubah karena sudah tahu bahwa kebiasaan buruk Anda menjadi batu sandungan dalam kehidupan Anda sendiri. Biasanya tahap ini dipicu oleh suatu kejadian yang cukup berarti sampai menyadarkan Anda bahwa ada yang salah dengan kebiasaan Anda selama ini.

Namun, Anda belum benar-benar siap untuk meninggalkan kebiasaan buruk Anda. Pasalnya, mengubah kebiasaan buruk berarti Anda tidak bisa hidup “senyaman” dulu lagi.

Tahap ketiga, menyiapkan tekad yang bulat

Pada tahap ini, Anda mulai mempersiapkan diri secara mental dan secara fisik untuk tindakan perubahan. Contohnya, jika Anda punya kebiasaan menunda-nunda pekerjaan. Anda pun sekarang mulai memeras otak, memikirkan seperti apa cara mengubah kebiasaan buruk tersebut. Misalnya dengan membuat jadwal harian atau minta tolong orang lain untuk mengingatkan Anda untuk menyelesaikan suatu pekerjaan.   

Tahap keempat, mulai bertindak dan mewujudkan perubahan

Akhirnya Anda tiba pada tahap yang sangat penting, yaitu mewujudkan perubahan. Setelah Anda membuat jadwal harian yang jelas, Anda pun mulai berjuang untuk mengikuti jadwal tersebut dan menyelesaikan setiap pekerjaan tepat pada waktunya, tidak ditunda-tunda lagi.

Tahap keempat ini biasanya berlangsung lama sekali. Namun, tidak usah khawatir karena semua orang punya waktunya masing-masing. Yang penting Anda sudah selangkah lebih dekat menuju perubahan yang total.

Tahap kelima, mempertahankan pencapaian Anda

Tahap akhirnya adalah mempertahankan perubahan yang telah berhasil Anda lakukan. Misalnya Anda berhasil berhenti ngemil makanan yang tinggi kalori dan gula. Anda harus mengusahakan agar perubahan ini tidak cuma sesaat, melainkan berkelanjutan.

Jadi, bisa dibilang tahap ini tidak ada batas waktunya. Anda juga mungkin harus melakukan usaha tambahan. Misalnya dengan lebih sering masak di rumah daripada beli camilan di luar yang kurang sehat.

Intinya, cara mengubah kebiasaan buruk itu tidak bisa instan dan sekejap mata. Anda membutuhkan proses yang panjang serta kemauan yang besar. Namun, setelah melalui lima tahap yang sudah dijelaskan tersebut, Anda bisa lebih yakin dengan kemampuan Anda sendiri untuk berubah jadi lebih baik.  

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca