Sulit Berpisah Dengan Orang Tua Saat Merantau? Ini 3 Cara Mengatasinya

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Separation anxiety disorder (SAD) adalah sebuah kondisi ketika anak sulit untuk berpisah dengan orang tua atau orang terdekat mereka. Walaupun terlihat wajar, ternyata kondisi ini bisa menjadi penghalang agar mereka berkembang di masa depan. Oleh karena itu, diperlukan cara tersendiri untuk mengatasi separation anxiety , terutama kepada remaja yang akan pergi merantau.

Mulai dari rasa cemas yang berlebihan, sulit beristirahat, hingga stres berat dialami oleh remaja tersebut. Tidak jarang hal ini mengganggu produktivitas harian mereka, sehingga sulit untuk fokus belajar karena pikirannya tertuju pada orang tua. Nah, agar anak Anda tidak mengalami kondisi ini, simak dahulu beberapa tips untuk mengurangi separation anxiety pada remaja.

Bagaimana cara mengatasi separation anxiety pada remaja?

Pada umumnya, perasaan cemas saat berpisah dengan orang terdekat diatasi dengan melakukan terapi dan konsumsi obat-obatan. Hal ini dimaksudkan agar rasa khawatir yang dialami oleh anak Anda dapat hilang untuk sementara waktu sampai mereka tidak lagi tergantung pada obatnya.

Namun, mengenal lebih lanjut pemicunya juga menjadi cara alternatif mengatasi separation anxiety  yang dapat dilakukan di rumah.

1. CBT (Cognitive Behavioral Therapy)

Pada kebanyakan kasus, terapi jenis ini cukup efektif untuk mengatasi separation anxiety , terutama mereka yang akan pergi merantau. Terapi ini bertujuan agar para remaja mampu mendeteksi kecemasan mereka, mengantisipasi berbagai situasi, dan memahami dampaknya.

Jika mereka berhasil mendekati ketakutan dan pemicu gangguan ini, tentu saja peluang bagi mereka menghilangkan perasaan cemas tersebut sangat besar.

Pertama-tama, para remaja akan ditanyakan, mulai dari ketakutan terkecil hingga terbesar. Setelah itu, mereka harus menghadapi ketakutan tersebut, tentu saja secara bertahap. Nah, ketika mereka berhasil mengatasinya, biasanya kepercayaan diri meningkat. Oleh karena itu, cara CBT cukup ampuh untuk mengatasi separation anxiety.

2. Konsumsi obat-obatan

obat antidepresan untuk anak

Selain terapi, biasanya para ahli akan menganjurkan beberapa jenis antidepresan ketika gejalanya sudah semakin parah. Tentu saja, cara ini dikombinasikan dengan terapi agar mereka tidak bergantung kepada obat-obatan. Nah, ini dia beberapa jenis obat yang biasa digunakan untuk menghilangkan rasa cemas ketika akan merantau;

  • Doxepin
  • Lorazepam
  • Clonazepam

Ketiganya dipercaya dapat meredakan kekhawatiran pada remaja, walaupun dalam jangka waktu yang terbatas. Umumnya, para ahli akan mengontrol dosis penggunaannya dan melihat apakah ada efek samping dari pengobatan tersebut. Hal ini dilakukan melalui ujian fisik dan elektrokardiogram (EKG) secara berkala.

3. Mendukung anak

menghindari pergaulan bebas remaja

Tidak jarang sebagai orang tua, kesabaran Anda habis ketika melalui proses pemulihan gangguan psikologis pada anak. Tentu saja, Anda harus tetap mendukung dan berada di sisinya agar kepercayaan dirinya meningkat dan tidak merasa ditinggalkan.

Selain itu, terdapat beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk membantu mengatasi separation anxiety selain melakukan terapi dan konsumsi obat-obatan.

  • Menunjukkan dukungan secara tenang adalah langkah yang cukup bagus. Dorong anak Anda untuk menjalani pengalaman baru. Misalnya, tinggal di kos atau apartemen sendiri. Berikan gambaran keuntungan yang bisa mereka dapatkan dan kembangkan rasa mandiri dan tanggung jawab mereka untuk mengelola perasaan cemas tersebut.
  • Melatih perpisahan pun dapat dilakukan agar anak Anda yang sudah memasuki usia remaja tersebut mampu mandiri. Misalnya, Anda bisa meninggalkan anak Anda selama beberapa hari untuk pergi berlibur atau melakukan dinas pekerjaan. Selama Anda pergi, katakan kepadanya bahwa Anda akan kembali namun mereka harus bersabar.
  • Menghargai usaha anak juga sangat berarti ketika mereka sedang menjalani perawatan. Contohnya, Anda bisa memberikan ‘sedikit hadiah’ ketika mereka berhasil mencapai target tertentu yang sudah Anda buat. Dengan begitu, kemungkinan besar mereka akan semakin bersemangat untuk memulihkan diri dari separation anxiety disorder.

Kapan harus menemui ahlinya?

tips melakukan konsultasi ke psikolog pertama kali

Sebenarnya, kesabaran Anda dan niat dari anak Anda adalah kunci utama dari kesembuhan. Akan tetapi, pada beberapa kasus terkadang ada saja remaja yang harus ditangani oleh ahlinya untuk kembali ke jalan yang benar. Nah, ini dia beberapa gejala yang mungkin mengharuskan anak Anda untuk menemui ahlinya.

  • Sudah berusia yang tidak seharusnya terlalu melekat pada orang terdekat
  • Menjauhi keluarga, teman, dan sahabat
  • Sibuk tenggelam dalam ketakutan dan rasa bersalah
  • Sering mengeluhkan badan yang tidak terasa enak
  • Menolak untuk pergi ke sekolah selama beberapa minggu
  • Ketakutan yang amat besar saat harus meninggalkan rumah

Jika putra atau putri Anda yang harus merantau dalam waktu dekat mengalami hal tersebut, silahkan datangi ahlinya. Hal ini bertujuan agar mengetahui cara yang tepat untuk mengatasi separation anxiety disorder yang mereka alami.

Separation anxiety yang terjadi pada remaja yang akan pergi merantau sebenarnya sangat umum. Akan tetapi, bila dibiarkan tentu bisa mempengaruhi pikiran mereka. Oleh karena itu, silahkan mengikuti cara mengatasi separation anxiety di atas. Jika merasa khawatir dengan kondisi anak Anda, silahkan datangi ahlinya untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca