Hepatitis A

Oleh

  1. Definisi

Apa itu Hepatitis A?

Hepatitis A adalah penyakit hati yang dihasilkan dari infeksi akibat virus hepatitis A. Keparahan penyakit ini dapat berkisar dari penyakit ringan yang berlangsung beberapa minggu sampai penyakit parah yang berlangsung beberapa bulan. Hepatitis A biasanya menyebar ketika seseorang mencerna kotoran, bahkan dalam jumlah mikroskopis, dari kontak dengan benda-benda, makanan, atau minuman yang terkontaminasi oleh kotoran atau tinja dari orang yang terinfeksi.

Apa saja tanda-tanda dan gejalanya?

Beberapa orang yang terserang Hepatitis A tidak menunjukkan gejala apapun. Jika Anda mengalami gejala, mungkin termasuk:

  • Demam
  • Kelelahan
  • Kehilangan nafsu makan
  • Mual
  • Muntah
  • Nyeri perut
  • Urin berwarna gelap
  • Feses berwarna seperti tanah liat
  • Nyeri sendi
  • Penyakit kuning (menguningnya kulit atau mata)
  1. Cara mengatasinya

Apa yang harus saya lakukan?

Jika Anda memiliki pertanyaan tentang paparan Hepatitis A, hubungi dokter Anda.

Jika Anda baru-baru ini terkena virus Hepatitis A dan belum divaksinasi untuk melawan hepatitis A, Anda mungkin memerlukan suntikan baik globulin imun atau vaksin Hepatitis A. Namun, vaksin atau immune globulin harus diberikan dalam 2 minggu pertama setelah terpapar agar bekerja dengan efektif. Dokter dapat memutuskan alternatif terbaik berdasarkan usia dan kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan.

Kapan saya harus ke dokter?

Jika Anda merasa telah terkena Hepatitis A, segera hubungi dokter atau pusat kesehatan setempat.

  1. Pencegahan

Cara terbaik untuk mencegah Hepatitis A adalah melalui vaksinasi dengan vaksin Hepatitis A. Vaksinasi direkomendasikan untuk semua anak, bagi wisatawan untuk negara-negara tertentu, dan untuk orang yang berisiko tinggi terinfeksi virus.

Selalu cuci tangan Anda dengan sabun dan air hangat setelah menggunakan kamar mandi, mengganti popok, atau sebelum menyiapkan makanan untuk membantu mencegah penyebaran Hepatitis A.

Orang-orang di bawah ini tidak boleh mendapatkan vaksin hepatitis A atau harus menunda vaksinasi:

  • Siapapun yang pernah memiliki reaksi alergi berat (mengancam jiwa) dengan dosis vaksin hepatitis A sebelumnya, tidak boleh mendapatkan vaksin ini lagi.
  • Siapapun yang memiliki alergi berat (mengancam jiwa) terhadap komponen vaksin ini tidak boleh mendapatkan vaksin. Katakan kepada dokter jika Anda memiliki alergi parah, termasuk alergi parah terhadap lateks. Semua vaksin hepatitis A berisi tawas dan beberapa vaksin hepatitis A berisi 2-phenoxyethanol.
  • Siapapun ¬†yang sedang atau parah sakit pada saat suntikan dijadwalkan mungkin harus menunggu sampai sembuh. Tanyakan kepada dokter Anda. Orang dengan penyakit ringan biasanya bisa mendapatkan vaksin.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil. Karena vaksin hepatitis A tidak aktif, risiko untuk wanita hamil atau bayi yang belum lahir diyakini sangat rendah. Tapi dokter Anda dapat menimbang risiko teoritis dari vaksin terhadap kesehatan Anda.

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca