Masalah Tidur Lansia: Sering Mengantuk dan Banyak Tidur Siang

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 27/04/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Orang tua atau lansia sering memiliki masalah tidur, terlihat mengantuk dan banyak tidur di siang hari. Kalaupun tidak tertidur, lansia sering menguap dan terlihat lesu. Dengan bertambahnya usia, pola tidur cenderung berubah, penuaan menyebabkan lansia lebih sulit tertidur di malam hari. 

Saat tidur malam, lansia sering terbangun bisa 3 sampai 4 kali, waktu yang yang dihabiskan untuk tertidur nyenyak lebih sedikit, dan biasanya bangun lebih pagi.

Ini membuat lansia membayar kehilangan waktu tidur malamnya dengan tidur siang. Jika ini hanya terjadi satu atau dua kali mungkin masih merupakan hal yang normal.

Tapi jika sering terjadi, banyak tidur di siang hari bisa jadi salah satu tanda adanya gangguan pernafasan di malam hari atau gangguan tidur lainnya. 

Jack Gardner seorang ahli saraf dan gangguan tidur White Medical Center, Texas mengatakan masalah tidur pada lansia bisa dipengaruhi dua faktor yakni faktor fisik dan psikologis.

Faktor penyebab fisik masalah tidur lansia

masalah tidur lansia

Lansia sering menguap, mengantuk, dan banyak tidur siang, ini disebabkan mereka tidak tidur cukup saat malam hari. Masalah fisik penyebab lansia kesulitan tidur di malam hari ada beberapa kemungkinan. 

Pertama karena alasan insomnia. Keluhan umum insomnia pada lansia biasanya dikarenakan efek samping obat-obatan, perubahan ritme organ tubuh atau ritme sirkadian, dan alasan sederhana karena kebiasaan terlalu banyak konsumsi kopi. 

“Insomnia lebih umum pada manula, sebagian karena masalah kesehatan, sebagian karena kecemasan dan kekhawatiran penuaan, dan kadang-kadang karena obat,” kata Jack Gardner seperti dilansir WebMD.

Alasan fisik lainnya yang menjadi masalah tidur lansia karena sering buang air kecil, merasa sakit pada persendiannya, atau nyeri karena penyakit menahun yang diidapnya. Ini membuat lansia sering terbangun dan mengganggu kualitas tidur malam mereka. 

Faktor psikologis lansia sering mengantuk dan tidur berlebihan

lansia masalah tidur

Alasan psikologis yang menjadi masalah tidur pada lansia bisa disebabkan oleh beberapa kemungkinan. 

Sindrom fase tidur lanjutan

Hal ini bisa terjadi karena siklus waktu istirahat yang buruk. Semakin seseorang menjadi dewasa, sindrom fase tidur lanjutan semakin tertanam. 

Sindrom fase tidur lanjutan atau advanced sleep phase syndrome (ASPS) adalah gangguan di mana seseorang mengantuk dan tertidur lebih awal dari yang diinginkan dan terbangun lebih awal dari yang diinginkan.  

Depresi

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika, depresi mempengaruhi sekitar 1-5 persen dari populasi lansia secara umum.

Depresi pada lansia dapat dipicu oleh kondisi medis, kehilangan orang yang dicintai atau teman, perubahan gaya hidup atau perubahan kimia di otak.

Sangat penting untuk mengenali depresi pada manula karena walaupun kondisinya relatif umum, itu tidak normal dan harus diobati.

Kebanyakan orang akrab dengan tanda-tanda dasar depresi, tetapi untuk orang yang lebih tua, tandanya bisa sedikit berbeda. Adanya masalah tidur dan terlihat kelelahan sering kali menjadi indikasi adanya gangguan kesehatan mental pada lansia. 

Sindrom kaki gelisah

Restless legs syndrome (RLS) atau sindrom kaki gelisah menyebabkan dorongan yang tak tertahankan dan tidak nyaman untuk menggerakkan kaki.

Ini bisa menjadi salah satu penyebab masalah tidur pada lansia. RLS menyebabkan seseorang sulit tertidur dan mengakibatkan kantuk yang berlebihan di hari berikutnya.

Bagaimana perbaiki rutinitas tidur lansia?

lansia olahraga

Untuk mengatasi masalah tidur berlebihan pada lansia, perhatikan faktor gaya hidup dan lingkungan tidur terlebih dahulu.

Hindari kafein, alkohol, gula, dan makanan berlemak dalam jumlah berlebihan, terutama di sore hari. Cobalah untuk makan makanan yang sehat dan berolahraga ringan. 

Pertimbangkan apakah ada perasaan khawatir atau stres atau yang tidak biasa yang mungkin berperan dalam masalah tidur lansia.

Selain hal-hal di atas, banyak gangguan psikologis lain yang bisa menimbulkan permasalah tidur mereka. Lakukan konsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebab utama yang Anda atau orangtua Anda lebih sering mengantuk dan tertidur di siang hari.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengulik Sleep Texting, Gangguan yang Bikin Anda Berkirim Pesan Saat Tidur

Berkirim pesan ternyata bisa dilakukan saat Anda sedang tertidur, lho. Disebut dengan istilah sleep texting, simak penjelasannya di sini!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Hidup Sehat, Gangguan Tidur 23/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Mengenal Somniphobia, Ketika Seseorang Takut Akan Jatuh Tertidur

Tidur seharusnya menjadi kegiatan yang nyaman dan menenangkan. Namun, hal ini berbanding terbalik bagi orang-orang yang punya somniphobia.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Hidup Sehat, Gangguan Tidur 22/06/2020 . Waktu baca 7 menit

3 Hal yang Harus Diperhatikan Lansia Saat Sahur dan Berbuka Puasa

Usia tidak menghambat sebagian lansia untuk puasa. Agar tetap lancar dan kuat berpuasa, lakukan persiapan untuk lansia saat sahur dan puasa ini!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
persiapan puasa untuk lansia
Hidup Sehat, Tips Sehat 05/06/2020 . Waktu baca 6 menit

Mengapa Perlu Matikan Lampu Saat Tidur?

Sebagian dari Anda mungkin lebih suka tidur dalam keadaan terang. Namun riset menunjukkan matikan lampu saat tidur itu lebih baik. Kenapa?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hidup Sehat, Fakta Unik 29/05/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

infeksi saluran kencing kemih

Infeksi Saluran Kemih

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 13 menit
mengigau saat tidur

Sering Mengigau Saat Tidur Bisa Jadi Tanda Penyakit Demensia

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 20/07/2020 . Waktu baca 3 menit
mempersiapkan kematian

Mendampingi Orang Terkasih Agar Tetap Tegar Sebelum Menemui Ajalnya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20/07/2020 . Waktu baca 5 menit
penyakit katup jantung

Penyakit Katup Jantung

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . Waktu baca 13 menit