Tips Pertama Kali Melakukan Brazillian Waxing (Bikini Waxing)

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Brazilian waxing adalah cara menghilangkan bulu di sekitar vagina mengikuti jalur bikini. Waxing dilakukan dengan cara menempelkan plester yang dilapisi cairan lilin hangat di atas kulit kemaluan dan kemudian ditarik agar rambut pubis terlepas dari akarnya. Jika Anda berminat mencoba Brazilian waxing, tips pertama yang paling penting untuk diperhatikan adalah mendapatkannya di salon atau tempat waxing khusus. Mendapatkan waxing di tempat ahlinya akan meminimalisir risiko cedera atau iritasi kulit yang mungkin terjadi jika Anda melakukannya sendiri di rumah. Berikut adalah beberapa tips Brazilian waxing lainnya untuk Anda yang baru pertama kali.

Bagaimana Brazilian waxing dilakukan?

Sebelum waxing, umumnya terapis akan meminta Anda membersihkan area kelamin dan bawah perut dengan air atau tissue basah, setelah itu dikeringkan. 

Lalu terapi akan mengoleskan lilin khusus waxing yang hangat ke bulu kemaluan searah pertumbuhan bulu. Setelah lilin dioles, terapis akan meletakkan kain di atasnya dan ditekan selama beberapa detik agar menempel kuat dan mudah ditarik nantinya.

Selanjutnya, terapis akan menarik kain ke arah berlawanan dari tumbuhnya bulu. Sehabis itu, terapis langsung akan mengoleskan kain dingin atau kompres es ke area kulit tersebut untuk meredakan nyerinya 

Tips aman untuk yang akan pertama kali Brazilian waxing 

Cukur dulu sedikit di rumah 

Sebelum waxing, pastikan Anda mencukur dulu sedikit bulu kemaluan Anda di rumah untuk memudahkan prosesnya nanti. Namun, jangan mencukurnya terlalu mepet jadwal waxing dan disisakan sampai terlalu pendek.

Terapis umumnya merekomendasikan waxing minimal 3-4 minggu setelah bercukur, atau jika ingin lebih cepat dari itu sisakan panjangnya sekitar 1 sentimeter. Bulu yang terlalu pendek akan sulit untuk dicabut sehingga hasilnya tidak maksimal. 

Pastikan kulit Anda tidak bermasalah

Tips Brazilian waxing selanjutnya adalah memastikan bahwa kulit kemaluan Anda sehat dan tidak sedang bermasalah. Apabila kulit vagina berjerawat atau mengalami luka, Anda biasanya akan disarankan waxing di lain hari. Ini bertujuan untuk mencegah kulit semakin teriritasi.

Begitu pula jika Anda sedang hamil atau bahkan sedang menstruasi. Jadwal waxing biasanya akan diundur sampai Anda selesai haid atau sudah melahirkan.

American Academy of Dermatology juga menyarankan jangan waxing saat Anda sedang menggunakan krim wajah mengandung retinoid untuk mencegah kulit ikut terangkat. Retinoid banyak terkandung dalam produk skincare untuk untuk jerawat. 

Minum obat pereda nyeri

Apabila Anda tidak tahan sakit, sebaiknya minum obat pereda nyeri dulu seperti ibuprofen atau paracetamol sebelum berangkat. Dengan begitu, rasa sakit saat plaster waxing terangkat dapat sedikit diminimalisir.

Sempatkan scrub kulit di daerah kemaluan

Tips lain yang mungkin berguna sebelum Anda menjadwalkan Brazilian waxing di salon dekat rumah adalah eksfoliasi. Eksfoliasi berguna untuk menghilangkan sel-sel kulit mati yang mungkin menghalangi wax atau kain menempel ke rambut. Eksfoliasi juga dipercaya dapat meringankan rasa sakit saat waxing dan mencegah rambut tumbuh ke dalam setelahnya.

Pastikan Anda eksfoliasi area kulit bulu kemaluan minimal 24 jam sebelum waxing. 

Pakai gel lidah buaya setelah waxing

Setelah waxing berhasil dilakukan, Anda bisa meredakan sensasi panas dan perih di kulit dengan mengoleskan gel lidah buaya. Oleskan gel lidah buaya tiga sampai empat kali sehari agar iritasinya cepat sembuh. Anda juga bisa mengompres area kemaluan dengan waslap yang direndam air dingin atau susu dingin.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca