Cara Melakukan Senam Kegel untuk Wanita

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Otot vagina yang mengendur kadang menjadi penghalang kenikmatan bercinta Anda dengan pasangan. Kendurnya vagina ini, biasanya terjadi pada wanita yang telah mengalami proses bersalin atau melahirkan.

Eits, tapi tidak usah sedih, masih ada cara alami nan mudah guna membuat vagina kencang guna membuat hubungan seks jadi lebih nikmat. Anda bisa melakukan senam Kegel untuk mengembalikan kekencangan otot panggul vagina. Bagaimana cara melakukan senam ini? Dan apa manfaatnya untuk vagina? Yuk, simak baik-baik penjelasannya di bawah ini.

Apa itu senam Kegel?

Senam Kegel adalah latihan untuk mengencangkan otot panggul bawah Anda. Karena itu, badan dan anggota tubuh Anda yang lain tidak perlu ikut bergerak.

Awalnya senam ini dikembangkan oleh seorang spesialis kandungan asal Amerika Serikat, yaitu dr. Arnold Kegel pada tahun 1940-an. Tujuan utamanya saat itu adalah untuk mengatasi masalah inkontinensia urine pada wanita yang baru saja melahirkan.

Seiring dengan berjalannya waktu, senam ini telah banyak terbukti mampu mengatasi berbagai masalah seputar panggul dan organ intim jika dilakukan secara rutin.

Apa saja manfaat melakukan senam Kegel untuk wanita?

Merapatkan vagina setelah melahirkan

Senam Kegel berguna untuk merapatkan vagina dan mempercepat pemulihan setelah melahirkan Terlebih, ketika wanita pernah melakukan episiotomi, yaitu sebuah metode gunting vagina yang umum dilakukan saat  wanita melahirkan. Tidak jarang hal ini bisa membuat vagina terasa kendur.

Senam Kegel bisa meningkatkan sirkulasi darah yang lancar ke area vagina. Darah yang mengandung oksigen dan berbagai nutrisi sangat diperlukan untuk meregenerasi beragam sel dan jaringan vagina yang mengalami kerusakan akibat episiotomi.

Mengatasi wasir

Senam atau latihan Kegel ini bisa membantu mengatasi wasir (ambeien), terutama setelah melahirkan lewat vagina. Ini lantaran Kegel bisa melancarkan peredaran darah menuju dubur dan vagina.

Mengencangkan vagina yang mengendur karena usia

Kegel berguna untuk mengencangkan vagina yang sudah mengendur, misalnya pada saat wanita memasuki usia menopause. Manfaat ini bisa membantu mewujudkan performa seksual yang lebih memuaskan.

Lalu, bagaimana cara melakukan senam Kegel?

Senam Kegel untuk mengencangkan otot vagina bisa dilakukan sambil berbaring, atau pun sambil duduk. Jika ini adalah pertama kalinya Anda mencoba latihan otot panggul bawah ini, sebaiknya lakukan sambil berbaring, dengan kedua lutut Anda menekuk. Posisi ini akan meminimalisasi gaya gravitasi sehingga tubuh Anda lebih rileks.

Untuk menentukan di mana letak otot dasar panggul, cobalah untuk mengencangkan otot di area vagina seolah Anda sedang menahan air kencing ketika buang air kecil. Otot yang berkontraksi itulah otot dasar panggul Anda. Selanjutnya, barulah Anda bisa mengikuti langkah-langkah senam Kegel berikut ini:

  1. Pertama, kencangkan otot panggul bawah Anda selama kira-kira 3 sampai 5 detik saja.
  2. Selama mengencangkan otot ini, jangan menahan napas atau mengencangkan otot perut, paha, dan pantat.
  3. Lemaskan kembali otot panggul bawah selama 3 detik.
  4. Ulangi latihan otot ini hingga 10 kali.
  5. Untuk hasil yang maksimal, lakukan latihan ini sebanyak 3 kali sehari.
(Source: www.shutterstock.com)

Setelah Anda terbiasa melakukan senam Kegel, cobalah untuk menahan otot dasar panggul lebih lama lagi. Mulailah dengan menahan selama 6 detik, sampai Anda bisa menahan selama 10 detik. Berikan jeda waktu yang sesuai, yaitu 6-10 detik.

Jangan lupa untuk bernapas seperti biasa selama melakukan senam Kegel wanita. Namun tidak disarankan menahan otot dasar panggul saat ingin kencing, ya. Hal tersebut bisa membahayakan kandung kemih Anda.

Jaga kebersihan organ intim agar bercinta semakin menyenangkan

Tidak cukup dengan hanya melakukan senam Kegel, guna mengencangkan otot-otot vagina yang mengendur. Agar hubungan intim bersama pasangan lebih menyenangkan, Anda harus rajin-rajin menjaga dan merawat kebersihan vagina. Ini berlaku bagi Anda yang belum atau sudah pernah melahirkan sekalipun.

Mulailah dengan rutin mengganti celana dalam, dua sampai tiga kali dalam sehari. Anda juga bisa menggunakan produk kewanitaan yang mengandung povidone-iodine untuk mencegah infeksi vagina terutama saat sedang menstruasi. Dan jangan lupa untuk rajin mengganti pembalut saat sedang haid, minimal setiap 4-6 jam.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: November 19, 2017 | Terakhir Diedit: Juni 14, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca