Tips Menghindari Makan Banyak Sebelum dan Setelah Olahraga Agar Usaha Tak Sia-sia

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Berolahraga adalah cara terbaik untuk membantu menurunkan berat badan. Dengan berolahraga, Anda bisa membakar kalori lebih banyak dibandingkan kalori yang masuk ke tubuh dari makanan. Namun usaha memiliki berat badan ideal akan hangus kalau Anda masih mengonsumsi sembarangan makanan, apalagi porsinya juga banyak. Simak artikel ini untuk cari tahu cara mencegah kalap banyak makan sebelum dan setelah olahraga.

Kunci badan ideal adalah kalori yang keluar lebih banyak dari kalori masuk

Prinsipnya, berat badan bisa turun jika kalori yang Anda bakar lebih banyak daripada kalori yang Anda dapat. Ini sebabnya Anda harus mengontrol asupan makanan Anda selama diet.

Tapi tak dapat dipungkiri bahwa menahan godaan untuk makan itu lumayan sulit. Terlebih, kebanyakan makanan enak biasanya juga berkalori tinggi.

Makanan yang Anda makan selama kurang dari 5 menit bisa mempunyai kalori yang sama dengan Anda melakukan olahraga selama satu jam. Jadi, jangan sia-siakan usaha yang sudah Anda lakukan dengan mengonsumsi makanan tinggi kalori. Pasalnya, kalori yang Anda bakar saat olahraga akan diganti dengan kalori yang lebih banyak dari makanan.

Tips makan sebelum dan setelah olahraga agar tidak berlebihan

Berikut ini merupakan cara yang bisa Anda lakukan untuk tetap mengontrol asupan makan sebelum dan setelah olahraga agar tidak berlebih:

1. Makan dalam porsi kecil sebelum melakukan olahraga pagi

Ya, makan sebelum berolahraga pagi penting dilakukan, terlebih perut Anda sudah tidak menerima makanan sejak kemarin malam. Makan dalam porsi kecil (tidak dihitung sebagai sarapan) dapat memberi Anda sedikit energi sebelum Anda olahraga. Namun, jangan terlalu banyak mengambil makanan. Cukup satu lembar roti atau tiga keping biskuit sudah cukup memberi Anda energi sebelum berolahraga. Dan, jangan lupa untuk minum.

2. Sarapan setelah olahraga pagi

Setelah olahraga pagi, pastikan Anda sarapan dengan menu makanan yang mengandung karbohidrat (terutama karbohidrat kompleks) dan protein. Seperti, roti gandum dengan telur atau susu rendah lemak dengan oatmeal. Tapi tetap ingat, perhatikan porsinya, jangan terlalu banyak.

Karbohidrat dapat mengganti energi yang sudah Anda pakai selama olahraga. Sedangkan, protein dapat membantu memperbaiki jaringan otot yang rusak setelah berolahraga, sehingga pemulihan setelah olahraga bisa berlangsung dengan cepat.

3. Makan siang atau makan 1-2 jam sebelum olahraga sore

Di siang hari (beberapa jam sebelum Anda olahraga), sebaiknya Anda makan lagi dengan nutrisi yang lengkap. Ini berguna untuk memberi cukup kalori untuk olahraga sore Anda. Pastikan piring Anda terdiri dari makanan yang mengandung karbohidrat, protein, sayuran, dan buah-buahan.

Karbohidrat bisa Anda dapatkan dari nasi merah, pasta gandum, atau roti gandum. Protein bisa Anda dapatkan dari ikan, daging, ayam, dan telur. Lebih baik lagi jika Anda memasak bahan makanan tersebut dengan cara dipanggang, direbus, atau dikukus, bukan digoreng. Hal ini dilakukan untuk menghindari asupan lemak jenuh berlebih.

Nah, sebelum Anda melakukan olahraga sore, sebaiknya Anda makan lagi 15-30 menit sebelumnya. Tapi, cukup dengan makan buah, seperti pisang atau apel, dan minum air putih. Ini bisa memberi Anda energi awal yang baik untuk berolahraga.

4. Setelah olahraga sore

Minum air setelah olahraga untuk melegakan dahaga Anda. Setelah itu, Anda bisa minum susu rendah lemak atau makan yogurt dengan buah sebagai makan malam Anda. Sebenarnya, ini saja sudah cukup untuk mengisi perut Anda yang lapar setelah berolahraga sore.

Kuncinya adalah jangan melewatkan sarapan dan makan siang. Jika Anda melewatkan kedua waktu itu, justru Anda akan cenderung makan lebih banyak setelah olahraga sore. Dan, hal inilah yang dapat membuat Anda malah mengalami kenaikan berat badan.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca